Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Surah Al-Kahfi Ayat 1-10: Tulisan Arab, Latin, dan Terjemahan

    26 April 2026

    Laga Derbi Sumatera PSMS Medan vs Sriwijaya FC Dimulai Pukul 19.00 WIB

    26 April 2026

    Strategi licik pemuda Probolinggo raup Rp91 juta dari beras palsu

    26 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Minggu, 26 April 2026
    Trending
    • Surah Al-Kahfi Ayat 1-10: Tulisan Arab, Latin, dan Terjemahan
    • Laga Derbi Sumatera PSMS Medan vs Sriwijaya FC Dimulai Pukul 19.00 WIB
    • Strategi licik pemuda Probolinggo raup Rp91 juta dari beras palsu
    • Orang Lahir 3 Bulan Ini Dikatakan Sukses Finansial, Apakah Anda Termasuk?
    • Pasangan muda ditangkap polisi di Lubuklinggau
    • Cuaca Malang-Kota Batu Hari Ini: Berawan, Udara Kabur di Lawang-Singosari
    • Resep bakso sapi kenyal, lezat, dan sehat ala rumahan
    • Pulau Penyengat: Jembatan Sejarah Raja Ali Haji di Tanjungpinang
    • Kenalan dengan ‘Doom-Rom’, Cinta dalam Film yang Lebih Nyata
    • Korsel: Korea Utara Uji Coba Rudal Saat Iran Tutup Selat Hormuz
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Ekonomi»Harga BBM Stabil, Masyarakat Didorong Hemat Energi

    Harga BBM Stabil, Masyarakat Didorong Hemat Energi

    adm_imradm_imr13 April 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Kondisi Energi Nasional di Tengah Ketidakstabilan Global

    Indonesia masih mampu mengelola pasokan bahan bakar minyak meskipun terjadi penutupan Selat Hormuz akibat konflik Timur Tengah. Hal ini disampaikan dalam kajian Reforminer Note yang berjudul “Potensi Dampak Perang Iran Versus Israel-AS terhadap Ketahanan Energi dan APBN Indonesia”. Meski demikian, sebagai negara importir minyak, Indonesia tetap sangat terdampak oleh situasi global. Tanpa penghematan strategis, beban anggaran negara bisa semakin berat.

    Dalam tulisan analisis yang dipublikasikan di Infomalangraya.com, Rabu (1/4), Founder dan Advisor ReforMiner Institute, Pri Agung Rakhmanto, menegaskan bahwa konflik di Timur Tengah memiliki efek domino yang luas terhadap sistem energi global. Kawasan tersebut bukan hanya pusat produksi minyak, tetapi juga jalur distribusi vital dunia. Stabilitas energi global sangat dipengaruhi dinamika geopolitik, terutama di kawasan pusat produksi dan jalur distribusi.

    Salah satu titik paling krusial adalah Selat Hormuz yang merupakan jalur utama distribusi minyak dunia. Gangguan di wilayah ini akan berdampak langsung pada harga dan pasokan energi global, termasuk bagi negara importir seperti Indonesia. Ketergantungan pada chokepoint global seperti Selat Hormuz tetap menjadi faktor penting dalam menjaga pasokan energi nasional.

    Meski demikian, jika mencermati neraca impor energi nasional, dampak langsung terhadap pasokan domestik masih relatif dapat dikelola. Pada 2025, porsi impor minyak mentah dan impor BBM Indonesia yang melewati Selat Hormuz masing-masing mencapai 18,13 persen dan 14,23 persen. Artinya, 81,87 persen impor minyak mentah dan 85,77 persen impor BBM Indonesia tidak melalui jalur tersebut.

    Namun, keterkaitan Indonesia dengan pasar global membuat dampak kenaikan harga tetap tidak terhindarkan. Sebagai negara net importir minyak, Indonesia berada dalam posisi rentan. Kenaikan harga minyak mentah dunia lebih banyak menambah tekanan dibandingkan manfaat bagi perekonomian nasional. Hal ini tercermin dalam sensitivitas fiskal. ReforMiner Note menyebutkan bahwa setiap kenaikan harga minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP) sebesar US$1 per barel selama satu tahun anggaran dapat menambah defisit APBN 2026 sekitar Rp6,80 triliun.

    Ketika harga BBM di dalam negeri ditahan, beban fiskal yang harus ditanggung negara menjadi semakin besar. Tekanan tersebut juga diperparah oleh pelemahan nilai tukar Rupiah, yang membuat biaya impor energi semakin mahal. Dengan kata lain, gejolak global tidak hanya berdampak pada sektor energi, tetapi juga menjalar ke stabilitas fiskal dan ekonomi domestik secara keseluruhan.

    Potensi Inflasi Domestik

    Di tengah tekanan tersebut, kehidupan masyarakat masih berjalan normal. Aktivitas ekonomi tetap bergerak, mobilitas tinggi, dan konsumsi energi belum menunjukkan penyesuaian signifikan. Bahkan, saat Lebaran, Indonesia masih melaksanakan budaya mudik, ketika negara lain sudah membatasi penggunaan energinya. Kondisi ini berpotensi menciptakan persepsi keliru seolah situasi energi sedang baik-baik saja. Padahal, tekanan yang ada bersifat laten dan dapat membesar sewaktu-waktu, terutama jika konflik global berkepanjangan.

    Kajian dari Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia bertajuk “Awas Efek Domino Konflik Timur Tengah” menunjukkan bahwa lonjakan harga energi global dapat memicu inflasi domestik serta mempersempit ruang fiskal pemerintah. Dalam skenario tertentu, beban subsidi energi bahkan bisa meningkat signifikan dan mendorong defisit anggaran melewati batas aman. CORE juga menyoroti adanya trade-off kebijakan antara menjaga stabilitas harga energi di dalam negeri dengan kebutuhan konsolidasi fiskal. Semakin lama harga ditahan di tengah tren kenaikan global, semakin besar pula tekanan terhadap anggaran negara.

    Tidak hanya itu, CORE juga menekankan pentingnya langkah struktural untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Pemerintah dinilai perlu mempercepat pembangunan cadangan energi strategis guna mengurangi kerentanan terhadap lonjakan harga minyak global. Langkah tersebut antara lain melalui implementasi kebijakan cadangan penyangga energi, investasi infrastruktur penyimpanan, peningkatan eksplorasi dan produksi migas domestik, serta kewajiban cadangan minimum bagi pelaku usaha energi seperti Pertamina dan swasta.

    Selain itu, percepatan transisi energi juga menjadi kunci untuk menekan ketergantungan terhadap BBM.

    Masyarakat Harus Bijak Gunakan BBM

    Di tengah situasi ini, peran masyarakat juga menjadi semakin penting. Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Kalimantan Timur, Tiopan HM Gultom, menilai bahwa kondisi ini seharusnya menjadi momentum untuk mulai menggunakan energi secara lebih bijak. Kita harus bisa menerima kondisi pemerintah yang sedang menjaga pertumbuhan ekonomi dan belanja negara di tengah kenaikan harga BBM global. Artinya, negara mengontrol konsumsi, dan masyarakat juga harus bijak menggunakan bahan bakar.

    Besarnya beban subsidi energi yang mencapai ratusan triliun rupiah setiap tahun menunjukkan pentingnya perubahan perilaku konsumsi. Salah satu langkah paling realistis adalah mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan beralih ke transportasi umum. Selama ini, energi kerap dianggap sebagai sesuatu yang selalu tersedia. Ketika BBM habis, masyarakat tinggal membeli kembali tanpa mempertimbangkan dampak yang lebih luas.

    Pola pikir inilah yang perlu diubah, terutama di tengah meningkatnya kompetisi global dalam memperebutkan pasokan energi. Pada akhirnya, ketahanan energi tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga pada kesadaran kolektif masyarakat. Di tengah dunia yang semakin tidak pasti, energi bukan lagi sekadar kebutuhan, melainkan sumber daya strategis. Dalam kondisi seperti ini, menggunakan energi secara bijak bukan lagi pilihan melainkan keharusan.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Orang Lahir 3 Bulan Ini Dikatakan Sukses Finansial, Apakah Anda Termasuk?

    By adm_imr26 April 20261 Views

    Microsoft dan Meta PHOTOKAN Ribuan Karyawan Saat Investasi AI Capai Ratusan Miliar Dolar

    By adm_imr26 April 20262 Views

    Wali Kota Depok Minta Maaf di HUT ke-27, Janjikan Pendidikan Gratis dan Pengelolaan Sampah Modern

    By adm_imr26 April 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Surah Al-Kahfi Ayat 1-10: Tulisan Arab, Latin, dan Terjemahan

    26 April 2026

    Laga Derbi Sumatera PSMS Medan vs Sriwijaya FC Dimulai Pukul 19.00 WIB

    26 April 2026

    Strategi licik pemuda Probolinggo raup Rp91 juta dari beras palsu

    26 April 2026

    Orang Lahir 3 Bulan Ini Dikatakan Sukses Finansial, Apakah Anda Termasuk?

    26 April 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Karcis Masuk Pantai Pasir Panjang Disorot, Transparansi Retribusi Dipertanyakan

    7 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?