MEDAN – Harga tandan buah segar (TBS) sawit produksi petani mitra Pemprov Sumut kembali mengalami peningkatan signifikan. Hal ini terjadi akibat meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah, khususnya konflik antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel.
Pada periode 1 hingga 7 April 2026, harga TBS produksi pekebun mitra plasma Pemprov Sumut mencapai Rp4.059,20 per kilogram (kg). Sebelumnya, harga TBS petani Sumut ditetapkan pada level Rp3.834,74 per kg. Perubahan ini menunjukkan adanya fluktuasi yang cukup besar dalam sepekan terakhir.
Analis Pasar Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Sumut, Dewiana, menjelaskan bahwa situasi global saat ini turut memengaruhi pergerakan harga komoditas. Khususnya, ketegangan di kawasan Timur Tengah berdampak pada stabilitas harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO).
Saat ini, harga CPO lokal dan acuan telah mencapai Rp15.905,71 per liter. Dari catatan yang ada, harga CPO acuan terus bergejolak sejak beberapa waktu lalu akibat ketegangan di Selat Hormuz. Beberapa waktu lalu, harga CPO sempat menyentuh Rp15.516 per liter, kemudian turun ke level Rp14.999,17 per liter, dan kembali naik menjadi Rp15.905,71 per liter pada minggu ini.
Selain itu, harga kernel lokal juga ikut terdongkrak, saat ini mencapai Rp15.492 per kg dari sebelumnya Rp15.285 per kg. Hal ini menunjukkan bahwa harga komoditas sawit terus mengalami fluktuasi akibat dinamika pasar global.
Di sisi lain, Disbunak Sumut juga merilis penyesuaian harga pembelian TBS petani mitra Sumut hingga usia tanaman 30 tahun, yang sebelumnya hanya sampai usia 25 tahun. Penambahan ini dilakukan sesuai dengan pedoman penetapan harga yang terbaru. Selain itu, kebun mitra plasma masih ada yang berproduksi hingga usia 30 tahun, sehingga pengumuman ini sangat membantu memberi kejelasan terkait harga.
Secara keseluruhan, harga tertinggi dari TBS petani Sumut periode ini terjadi pada tanaman usia 21 tahun, yaitu sebesar Rp4.065,95 per kg dari sebelumnya Rp3.842,13 per kg. Penentuan harga pembelian TBS oleh Tim Penetapan Harga TBS Petani Mitra Pemprov Sumut mengacu pada harga yang diperoleh dari PT Perkebunan Nusantara, GAPKI, serta harga pasaran minyak sawit mentah dan kernel.
Ketentuan harga ini bisa berbeda di tiap daerah di Sumut. “Harga ini hanya berlaku untuk petani mitra Pemprov Sumut. Di daerah lain di Sumut bisa saja harganya berbeda-beda,” tambahnya.
Harga pembelian tertinggi TBS petani mitra Pemprov Sumut periode ini yang ditetapkan sebesar Rp4.059,20 per kg berlaku untuk tanaman usia 10-20 tahun dengan kadar rendemen CPO tertinggi, mencapai 22,42%. Adapun, faktor ‘K’ atau persentase bagian yang diterima oleh petani pada April 2026 sebesar 93,15%.
Berikut adalah acuan harga TBS sawit petani pekebun di Sumut periode tanggal 1-7 April 2026:
- Usia 3 tahun = Rp3.428,34,-
- Usia 4 tahun = Rp3.656,41,-
- Usia 5 tahun = Rp3.782,00,-
- Usia 6 tahun = Rp3.891,64,-
- Usia 7 tahun = Rp3.854,45,-
- Usia 8 tahun = Rp3.991,99,-
- Usia 9 tahun = Rp4.026,64,-
- Usia 10-20 tahun= Rp4.059,20,-
- Usia 21 tahun = Rp4.065,95,-
- Usia 22 tahun = Rp4.029,97,-
- Usia 23 tahun = Rp3.971,55,-
- Usia 24 tahun = Rp3.851,46,-
- Usia 25 tahun = Rp3.741,52,-
- Usia 26 tahun = Rp3.713,10,-
- Usia 27 tahun = Rp3.659,64,-
- Usia 28 tahun = Rp3.603,22,-
- Usia 29 tahun = Rp3.545,29,-
- Usia 30 tahun = Rp3.487,35,-






