Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Berita Arema FC Terkini: Dampak Cepat Perubahan Formasi Marcos Santos, PSM Lolos Degradasi

    15 Mei 2026

    Kamaruddin Simanjuntak, Mantan Pengacara Brigadir J yang Kini Diperhatikan

    15 Mei 2026

    Cara Melakukan Sholat Dhuha 2 Rakaat: Niat dan Manfaatnya

    15 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Jumat, 15 Mei 2026
    Trending
    • Berita Arema FC Terkini: Dampak Cepat Perubahan Formasi Marcos Santos, PSM Lolos Degradasi
    • Kamaruddin Simanjuntak, Mantan Pengacara Brigadir J yang Kini Diperhatikan
    • Cara Melakukan Sholat Dhuha 2 Rakaat: Niat dan Manfaatnya
    • Publik Waspada, Trump Bawa 13,5 Kg Uranium dari Venezuela
    • Harga emas Antam melonjak Rp40.000 hari ini: Strategi untung bagi warga Jatim, jual atau beli?
    • Persiapan Haji 2026: 1.214 Jemaah Kediri Siap Berangkat, Ini Aturan Bawaan Barang
    • 17 destinasi populer di Sentul dengan harga terjangkau
    • Petugas Parkir Pasar Kebalen Malang Dukung Penertiban, Butuh Area Parkir Resmi
    • 7 tips memilih mobil listrik keluarga untuk perjalanan jauh nyaman
    • 15 ide hidangan dari kulit lumpia, cocok untuk usaha kuliner di Solo Raya
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Ekonomi»Prabowo Diminta Berani Hentikan MBG Jika Krisis Ekonomi Memburuk

    Prabowo Diminta Berani Hentikan MBG Jika Krisis Ekonomi Memburuk

    adm_imradm_imr3 April 20263 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Peringatan Sosiolog Aceh terhadap Krisis Ekonomi Global

    Sosiolog Aceh, Prof Humam Hamid, memberikan peringatan penting kepada pemeratif pusat mengenai respons yang harus diambil dalam menghadapi gejolak ekonomi global. Menurutnya, situasi ini memerlukan kehati-hatian dan keputusan yang tegas dari pemerintah, termasuk kemungkinan penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG) jika diperlukan.

    Kenaikan Harga Energi dan Dampaknya

    Menurut Prof Humam, kenaikan harga energi akibat konflik internasional telah mulai dirasakan oleh masyarakat, termasuk di Aceh. Ia menyoroti bahwa tekanan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan semakin besar seiring lonjakan harga minyak dunia yang melebihi asumsi awal. Hal ini diperparah oleh penurunan ekspor ke China, yang menyebabkan uang masuk kecil sementara biaya pembayaran meningkat.

    “Pemerintah harus sangat hati-hati. Mudah-mudahan jangan malu lah Pak Presiden kalau memang harus membuat keputusan yang agak berat. Misalnya ya, tiba-tiba MBG dihentikan misalnya,” kata Prof Humam dalam sebuah podcast.

    Stabilitas Fiskal vs Popularitas Politik

    Dalam situasi krisis, ia menekankan bahwa stabilitas fiskal harus diutamakan dibandingkan popularitas politik. “Jangan takut nanti enggak populer karena sudah berjanji MBG. Jangan pernah ragu untuk mengambil keputusan yang tidak populer untuk menyelamatkan bangsa dan negara,” tegasnya.

    Ia juga mengingatkan bahwa krisis ekonomi dapat berdampak serius terhadap stabilitas politik. Contoh nyata adalah 1998 ketika kepemimpinan Soeharto runtuh akibat gejolak besar-besaran yang dipicu oleh krisis ekonomi.

    Dampak pada Aceh

    Meskipun konflik global terjadi jauh dari Indonesia, dampaknya sudah mulai dirasakan oleh masyarakat Aceh. Kenaikan harga energi dipastikan akan merembet ke berbagai sektor, seperti transportasi dan bahan kebutuhan pokok.

    “Sekarang saja sudah terasa. Sebentar lagi harga minyak, gas naik, ongkos transportasi naik, bahan kebutuhan akan inflasi,” ujarnya.

    Ia mencontohkan sektor perikanan dan pertanian sebagai sektor yang paling rentan terdampak. Nelayan terancam tidak melaut jika harga solar naik, sementara petani dan pelaku usaha akan terbebani biaya operasional sehingga hasil taninya terkendala untuk dipasarkan.

    Peran Pemerintah Aceh

    Untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah, Humam mendorong Pemerintah Aceh memperkuat program yang langsung menyentuh masyarakat. Salah satunya adalah skema padat karya dalam penanganan banjir di Aceh. Hal itu menjadi penting agar ada perputaran uang langsung di tengah masyarakat.

    Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya memastikan distribusi pupuk subsidi di tengah kondisi ekonomi yang sulit. Menurutnya, saat ini berbagai wilayah di Aceh mengalami kesulitan mendapatkan pupuk. “Ini harus dijamin sampai ke masyarakat. Orang lagi susah, lagi teriak,” tuturnya.

    Dampak Konflik Global pada Ekonomi

    Konflik di Timur Tengah antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel yang kini telah genap satu bulan, mulai menimbulkan dampak serius di berbagai belahan dunia. Sejumlah negara dilaporkan telah membatasi gerak kehidupan karena kekhawatiran terjadinya krisis BBM.

    “Sekitar 20 persen energi dunia itu ada di Hormuz, 10 persen di Laut Merah. Jadi baru diancam saja, harga minyak sudah naik karena risiko asuransi dan logistik,” jelasnya.

    Ia menegaskan bahwa dampak terbesar konflik global bukan pada aspek militer bagi Indonesia, melainkan pada ekonomi. Perang besar mungkin tidak sampai ke Indonesia. Namun, paling buruk adalah sektor ekonomi.

    Di tengah situasi tersebut, Prof Humam mengingatkan pemerintah agar tidak gegabah dan asal-alasan dalam mengambil setiap kebijakan. “Jangan ugal-ugalan dalam kebijakan. Ini situasi serius,” ujarnya.




    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Harga emas Antam melonjak Rp40.000 hari ini: Strategi untung bagi warga Jatim, jual atau beli?

    By adm_imr15 Mei 20263 Views

    Delapan Tambang Emas Terbesar di Indonesia, Grasberg Papua Tetap Pemimpin

    By adm_imr15 Mei 20262 Views

    Jangan Salah Paham! 9 Weton Ini Kaya dari Kerja, Bukan Hal Lain

    By adm_imr15 Mei 20263 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Berita Arema FC Terkini: Dampak Cepat Perubahan Formasi Marcos Santos, PSM Lolos Degradasi

    15 Mei 2026

    Kamaruddin Simanjuntak, Mantan Pengacara Brigadir J yang Kini Diperhatikan

    15 Mei 2026

    Cara Melakukan Sholat Dhuha 2 Rakaat: Niat dan Manfaatnya

    15 Mei 2026

    Publik Waspada, Trump Bawa 13,5 Kg Uranium dari Venezuela

    15 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?