Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Kilas Balik Pernyataan Dadan: Motor Listrik MBG untuk Wilayah Terpencil, Anggaran Rp 1 Triliun

    12 Juni 2026

    Ruben Onsu Buka Isi Akta 39, Sebut Permintaan Maaf Sarwendah Tak Berarti

    12 Juni 2026

    Pemindahan Ibu Kota Mojokerto Tertunda Pembebasan Lahan, Appraisal Akan Diaudit

    12 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Sabtu, 13 Juni 2026
    Trending
    • Kilas Balik Pernyataan Dadan: Motor Listrik MBG untuk Wilayah Terpencil, Anggaran Rp 1 Triliun
    • Ruben Onsu Buka Isi Akta 39, Sebut Permintaan Maaf Sarwendah Tak Berarti
    • Pemindahan Ibu Kota Mojokerto Tertunda Pembebasan Lahan, Appraisal Akan Diaudit
    • Krisis 1997, Apakah Terulang di 2026?
    • Ibu di Sragen Histeris Lihat Anaknya Tewas Dengan Luka Bacok Di Wajah
    • Niat dan Tata Cara Sholat Dhuha 2 Rakaat Lengkap Manfaatnya
    • Tidak Selalu Buruk, Ini 5 Manfaat Menghabiskan Waktu Kosong untuk Otak
    • Amankah Minum Kopi Saat Konsumsi Obat Kolesterol? Ini Fakta Penting!
    • Makassar, Surga Oleh-Oleh Jemaah Haji
    • Renungan Katolik Harian: Kebahagiaan yang Terus Dicari
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Ekonomi»Heboh Pernikahan Kakek 71 Tahun dengan Siswi SMA, Faktor Ekonomi Terungkap

    Heboh Pernikahan Kakek 71 Tahun dengan Siswi SMA, Faktor Ekonomi Terungkap

    adm_imradm_imr16 April 20266 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Pernikahan Kakek 71 Tahun dengan Gadis 17 Tahun di Sulawesi Selatan

    Pernikahan yang mengejutkan terjadi di Desa Batu Lappa, Kecamatan Larompong Selatan, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Seorang kakek bernama Haji Buhari (71 tahun) menikahi seorang gadis berusia 17 tahun inisial TA yang masih duduk di bangku SMA. Pernikahan ini berlangsung pada Minggu (5/4/2026), dan menjadi sorotan masyarakat karena perbedaan usia yang sangat jauh.

    Meski terpaut usia hingga 54 tahun, keduanya disebut menjalin hubungan atas dasar saling suka. Dalam video pernikahan yang beredar di media sosial, pengantin perempuan tampak berjoget dan menyanyi hingga menarik sang kakek untuk ikut joget bersamanya.

    Tanpa Persetujuan Kantor Urusan Agama (KUA)

    Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPA) Sulawesi Selatan, Nursidah, mengatakan pernikahan tersebut berlangsung tanpa persetujuan Kantor Urusan Agama (KUA). Ia menjelaskan bahwa ayah dari TA menikahkan putrinya tanpa surat nikah, karena pihak pemerintah desa maupun KUA tidak merekomendasikan pernikahan tersebut.

    Berdasarkan hasil komunikasi Nursidah dengan Kepala Desa Batu Lappa, Muhammad Arsad, pernikahan ini dilakukan atas dasar suka sama suka. Pernikahan ini juga direstui orangtua pihak perempuan. Salah satu alasan terkait faktor ekonomi. Kakek Haji Buhari sering membantu kebutuhan keluarga TA, sehingga kebaikannya memikat hati bocah TA.

    Nursidah telah meminta Dinas PPPA Kabupaten Luwu dan BKKBN melakukan kunjungan ke rumah mempelai. Tujuannya adalah memberikan edukasi terkait dampak apabila hamil di usia muda.

    “Kami Pemprov Sulsel menyarankan kepada DPPPA Kabupaten Luwu bersama dengan BKKBN kiranya melakukan kunjungan ke desa di lokasi terjadi pernikahan anak tersebut dan untuk memberikan edukasi kepada pihak keluarga terkait dampak-dampak jika hamil di usia muda,” kata Nursidah.

    Pernikahan Tidak Terdaftar Secara Resmi

    Pernikahan Buhari dan TA tidak tercatat lewat prosedur yang resmi. Apalagi usia mempelai perempuan tergolong di bawah umur sesuai dengan Undang-Undang Nomor 16 tahun 2019 tentang Perkawinan. Dalam UU itu dijelaskan, minimal umur perkawinan bagi wanita dipersamakan dengan batas minimal umur perkawinan bagi pria yaitu 19 atau 20 tahun.

    “Pernikahan di Batu Lappa itu tidak terdaftar. Sedangkan pak desanya itu tidak tahu. Jadi di luar prosedur pernikahan Undang-undang,” jelas Kasi Bimas Kemenag Luwu Baso Aqil Nas kepada Tribun-Timur.com, Jumat (10/4/2027).

    Kepala KUA Larompong Selatan Masdir menerangkan bahwa pihaknya tidak pernah mendapat informasi adanya pernikahan tersebut. Sesuai prosedur, sebelum pernikahan, mempelai perempuan seharusnya mengajukan dispensasi nikah.

    “Di bawah 19 atau 20 tahun, dispensasi dari Pengadilan Agama, baru bisa diproses. Sampai saat ini tidak pernah datang ke kantor, administrasinya juga tidak masuk,” bebernya.

    Sosok Haji Buhari Disorot

    Nama kakek Haji Buhari langsung menjadi perbincangan. Di usia 71 tahun, ia menikahi perempuan yang usianya terpaut 54 tahun lebih muda. Dari informasi yang dihimpun TribunLuwu.com, Buhari diketahui sebagai warga yang secara ekonomi tergolong mampu. Ia disebut memiliki lahan perkebunan yang cukup luas.

    Sementara itu, keluarga mempelai perempuan diketahui bekerja sebagai buruh lepas di sektor tambak. Perbedaan latar belakang ini ikut menjadi sorotan publik, selain faktor usia yang mencolok.

    Di tengah kontroversi, pemerintah desa menyebut hubungan keduanya terjadi atas dasar suka sama suka. Kepala Desa Arsad mengaku telah melihat sejumlah video yang beredar saat prosesi pernikahan berlangsung.

    “Saya lihat tidak ada tanda-tanda tekanan. Bahkan pengantin perempuan tampak bergembira, menyanyi dan berjoget,” ujarnya.

    Mahar yang Menghebohkan

    Di balik kontroversi usia dan legalitas, pernikahan ini juga disorot karena nilai mahar yang disebut cukup besar. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Haji Buhari menyerahkan mahar berupa uang tunai Rp100 juta dan satu unit motor.

    “Maharnya Rp100 juta dan satu motor,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya. Besarnya mahar ini ikut memicu spekulasi di tengah masyarakat, meski tidak ada bukti adanya paksaan dalam pernikahan tersebut.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Krisis 1997, Apakah Terulang di 2026?

    By adm_imr12 Juni 20261 Views

    Negara Tujuan Utama Investasi Tiongkok dalam 20 Tahun: AS hingga RI

    By adm_imr12 Juni 20263 Views

    Mengapa Uang di ATM Menghilang? Ini Penyebab dan Solusinya

    By adm_imr12 Juni 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Kilas Balik Pernyataan Dadan: Motor Listrik MBG untuk Wilayah Terpencil, Anggaran Rp 1 Triliun

    12 Juni 2026

    Ruben Onsu Buka Isi Akta 39, Sebut Permintaan Maaf Sarwendah Tak Berarti

    12 Juni 2026

    Pemindahan Ibu Kota Mojokerto Tertunda Pembebasan Lahan, Appraisal Akan Diaudit

    12 Juni 2026

    Krisis 1997, Apakah Terulang di 2026?

    12 Juni 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?