Inovasi Minuman di Kisamen Noodle Bar, Cirebon
Kisamen Noodle Bar di Kabupaten Cirebon kini hadir dengan inovasi minuman yang menarik perhatian para pengunjung. Berbeda dari menu sebelumnya, kafe ini menghadirkan tiga varian minuman berbahan dasar ube atau ubi ungu. Tiga varian tersebut adalah Ubee Original, Ubee Matcha Latte, dan Ubee Coffee Latte.
Inspirasi dari tren minuman ube yang sedang viral di Amerika Serikat menjadi dasar pengembangan menu baru ini. Pemilik kafe, Sampriatna, memilih untuk mengadaptasi rasa agar sesuai dengan lidah masyarakat Indonesia, khususnya Cirebon.
Rasa yang Unik dan Menarik
Minuman yang ditawarkan memiliki karakter rasa yang unik. Kombinasi antara rasa kopi yang pahit dengan tekstur ube yang lembut dan creamy memberikan sensasi yang berbeda. Hal ini membuat banyak pelanggan merasa tertarik untuk mencoba.
Menurut Sampriatna, ube dipilih karena memiliki karakter rasa yang lembut dan mudah dipadukan dengan bahan-bahan lain. Ia juga menjelaskan bahwa setiap varian memiliki ciri khas tersendiri. Misalnya, ketika ube dipadukan dengan matcha, akan menghasilkan sensasi earthy dengan tekstur yang lembut. Sementara itu, ketika bertemu espresso, muncul sentuhan pahit tipis yang membuat rasa keseluruhan lebih seimbang.
Warna yang Menarik Perhatian
Selain rasanya, warna alami dari ube juga menjadi daya tarik tersendiri. Warna ungu yang berasal dari pigmen antosianin memberikan kesan visual yang menarik. Banyak pengunjung awalnya tertarik karena warna tersebut, namun yang membuat mereka kembali adalah rasa yang konsisten.
Harga yang Terjangkau
Meski konsepnya cukup baru dan unik, harga yang ditawarkan tetap ramah di kantong. Pengunjung hanya perlu merogoh kocek mulai dari Rp18.000 per gelas untuk menikmati minuman berbahan ube tersebut.
Pengalaman Pelanggan
Salah satu pelanggan, Arrum Lestari (24), mengaku awalnya ragu dengan perpaduan kopi dan ubi ungu. Namun, rasa penasaran membuat ia mencoba minuman tersebut. Setelah mencoba, ia merasa bahwa rasa kopi tetap menjadi karakter utama dalam minuman tersebut, sementara ube memberikan tekstur yang lebih lembut dan kaya.
Arrum bahkan menyamakan sensasi rasa ube dalam minuman itu dengan karakter selai yang lembut dan menyatu dengan kopi. Ia mengatakan bahwa kopinya memang terasa, cuma ubinya seperti memberi sensasi tambahan yang creamy. Jadi perpaduannya ternyata cocok.
Kesimpulan
Di tengah cuaca panas khas Pantura Cirebon, kehadiran kopi berbalut warna ungu ini menawarkan alternatif baru bagi para pecinta minuman dingin. Bukan sekadar mengikuti tren, racikan ube dan kopi tersebut menjadi bukti bahwa inovasi sederhana dapat menghadirkan pengalaman rasa yang berbeda dalam satu gelas.







