Jawaban Terlengkap Mengenai Biaya Operasional dan Teknologi SUV Listrik JAECOO di Indonesia
JAECOO, merek kendaraan listrik ternama asal Tiongkok, terus memperkuat posisinya di pasar otomotif Indonesia melalui lini New Energy Vehicle (NEV) yang terdiri dari J5 EV, J7 SHS-P, dan J8 SHS-P ARDIS. Dengan semangat “Full Power, Real SUV”, JAECOO menawarkan kombinasi efisiensi, teknologi modern, kenyamanan, serta kapabilitas SUV untuk mendukung kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia yang semakin beragam.
J5 EV: SUV Listrik Murni dengan Biaya Operasional Rendah
Sebagai SUV listrik murni, J5 EV berhasil menjadi mobil EV No.1 terlaris di Indonesia selama periode Januari hingga April 2026. Angka penjualan retail mencapai 10.587 unit, sementara penjualan grosir mencapai 11.006 unit dalam empat bulan pertama tahun ini.
Biaya operasional J5 EV sangat hemat, dengan konsumsi daya sebesar Rp1.700 per kWh. Dengan angka tersebut, biaya operasional kendaraan ini hanya sekitar Rp290.000 per bulan atau Rp9.600 per hari, lebih terjangkau dari harga segelas kopi.
J5 EV juga menawarkan jarak tempuh hingga 461 kilometer dalam satu kali pengisian daya penuh, memungkinkan perjalanan jarak jauh seperti Jakarta menuju Semarang tanpa perlu pengisian ulang di tengah perjalanan.
Karakter SUV pada kendaraan ini turut didukung ground clearance setinggi 200 mm yang memberikan rasa percaya diri saat melintasi berbagai kontur jalan mulai dari jalur perkotaan, tanjakan, hingga permukaan jalan berbatu ringan.
Teknologi Super Hybrid System (SHS): Efisiensi dan Fleksibilitas
Untuk konsumen yang membutuhkan fleksibilitas lebih dalam penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh, JAECOO menghadirkan teknologi Super Hybrid System (SHS) melalui model J7 SHS-P dan J8 SHS-P ARDIS.
Teknologi SHS menggabungkan efisiensi berkendara khas kendaraan listrik dengan performa dan kemampuan perjalanan jarak jauh kendaraan bermesin bensin, sekaligus tetap menghadirkan kenyamanan dan karakter SUV untuk berbagai kondisi jalan dan kebutuhan mobilitas.
J7 SHS-P menawarkan jarak tempuh kombinasi hingga 1.377 kilometer dalam kondisi baterai dan tangki bahan bakar terisi penuh, dengan kemampuan berkendara listrik hingga 115 kilometer serta konsumsi bahan bakar sekitar 35 km/liter.
Fleksibilitas ini memungkinkan kendaraan digunakan secara efisien untuk mobilitas harian maupun perjalanan jarak jauh tanpa kekhawatiran terhadap pengisian daya maupun bahan bakar.

Simulasi penggunaan mode EV pada weekdays dan bensin pada weekend, J7 SHS-P menawarkan biaya operasional yang kompetitif sekitar Rp5,8 juta per tahun, setara dengan Rp113.400 per minggu atau Rp16.200 per hari. Simulasi tersebut menggunakan asumsi harga bensin RON 92 sebesar Rp12.300 per liter dan tarif listrik Rp1.699 per kWh.
Model ini juga didukung teknologi Dedicated Hybrid Transmission (DHT) untuk menghadirkan perpindahan tenaga yang lebih halus dan responsif, serta dilengkapi fitur intelligent driving seperti kamera 540 derajat dan transparent chassis yang membantu visibilitas kendaraan saat melintasi jalur sempit, tanjakan, maupun kontur jalan yang beragam.
J8 SHS-P ARDIS: Rekor MURI dan Performa Unggul
Sementara itu, J8 SHS-P ARDIS berhasil mencatatkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai kendaraan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) dengan jarak tempuh terjauh di Indonesia, setelah sukses mencapai 1.660 kilometer dalam satu kali pengisian penuh bahan bakar dan daya.
Dengan kemampuan berkendara listrik hingga 180 kilometer, J8 SHS-P ARDIS juga menawarkan biaya operasional yang kompetitif sekitar Rp7 jutaan per tahun, setara dengan Rp600.000 per bulan atau Rp20.000 per hari berdasarkan simulasi penggunaan harian. Simulasi tersebut menggunakan asumsi harga bensin RON 92 sebesar Rp12.300 per liter dan tarif listrik Rp1.699 per kWh.
Sebagai SUV hybrid premium, J8 SHS-P ARDIS juga dibekali teknologi penggerak all-wheel drive ARDIS yang mampu mendistribusikan torsi secara real-time untuk membantu menjaga stabilitas dan traksi kendaraan di berbagai karakter jalan dan kondisi perjalanan.
Dukungan sembilan mode berkendara cerdas turut memberikan pengalaman berkendara yang lebih adaptif dan nyaman, mulai dari jalur perkotaan, tanjakan, hingga kontur jalan berbatu ringan.
Ekspansi Jaringan Dealer dan Layanan Purna Jual
Sejalan dengan pertumbuhan pasar NEV di Indonesia, JAECOO terus memperluas jaringan dealer dan layanan purna jual sebagai bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam menghadirkan pengalaman kepemilikan kendaraan yang lebih nyaman dan terpercaya bagi konsumen Indonesia.
Hingga saat ini, JAECOO telah memiliki 35 dealer yang sudah beroperasi di Indonesia dan akan terus berekspansi dengan target hingga 80 dealer di seluruh Indonesia hingga akhir tahun 2026.






