Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Jejak Karier Said Iqbal dari Buruh Pabrik ke Penasihat Presiden Prabowo

    24 Juni 2026

    Permintaan Maaf Sarwendah Jadi Sorotan, Minola Temukan Kekurangan

    24 Juni 2026

    IndoWood Expo 2026 Surabaya Jadi Pusat Inovasi Furnitur Dunia

    24 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Kamis, 25 Juni 2026
    Trending
    • Jejak Karier Said Iqbal dari Buruh Pabrik ke Penasihat Presiden Prabowo
    • Permintaan Maaf Sarwendah Jadi Sorotan, Minola Temukan Kekurangan
    • IndoWood Expo 2026 Surabaya Jadi Pusat Inovasi Furnitur Dunia
    • 6 Shio Paling Beruntung 22 Juni 2026: Kelinci Cuan, Kuda Percaya Diri
    • Ratusan Miliar Disita, Ini Barang Berharga Silmy Karim yang Dirampas KPK
    • Panduan Sholat Jumat Lengkap: Qobliyah dan Badiyah
    • Bukan Hanya Bantuan Pangan, Intervensi Nutrisi Anak Hemat Triliunan Rupiah
    • 7 Camilan Peningkat Berat Badan Bayi 9 Bulan
    • Listrik Padam 3 Kali Seminggu, Pedagang Ayam di Bondowoso Khawatir Daging Rusak
    • Jadwal Kapal Pelni KM Ciremai 2026: Rute Sorong, Biak, dan Serui
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kesehatan»Bukan Hanya Bantuan Pangan, Intervensi Nutrisi Anak Hemat Triliunan Rupiah

    Bukan Hanya Bantuan Pangan, Intervensi Nutrisi Anak Hemat Triliunan Rupiah

    adm_imradm_imr24 Juni 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Tantangan Nasional: Angka Stunting di Jawa Timur Masih Tinggi

    Berdasarkan data Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, angka stunting di Jawa Timur masih mencapai 14,7 persen. Hal ini menunjukkan bahwa masalah malnutrisi, termasuk stunting, wasting, dan underweight, masih menjadi tantangan serius dalam pembangunan kesehatan nasional. Penanganan masalah gizi pada anak sangat penting agar dapat mempersiapkan Generasi Emas Indonesia pada tahun 2045.

    Malnutrisi tidak hanya menghambat pertumbuhan anak, tetapi juga membuat mereka lebih rentan terhadap berbagai penyakit infeksi yang memerlukan biaya pengobatan besar dan berdampak jangka panjang pada kualitas hidup. Oleh karena itu, pencegahan stunting dan malnutrisi harus menjadi prioritas semua pihak.

    Jika anak telah terindikasi mengalami masalah gizi atau malnutrisi, langkah utama yang harus dilakukan adalah segera berkonsultasi dengan dokter spesialis anak untuk mengevaluasi tumbuh kembang dan mencari tahu penyakit penyerta. Penanganan yang tepat dan cepat sangat penting karena dampaknya masih bisa diperbaiki dan dikejar, salah satunya dengan memberikan solusi nutrisi seperti Pangan Olahan untuk Keperluan Medis Khusus (PKMK) atau Nutrient-Dense Formula (NDF).

    Riset Internasional: Solusi Nutrisi Efektif untuk Anak Indonesia

    Sebuah penelitian terbaru berjudul “A Nutrient-Dense Formula in Undernourished Children in Indonesia: A Cost-Effective Strategy” dipresentasikan oleh Associate Prof. Muh. Akbar Bahar, Ph.D., Ketua Pharmacoepidemiology Research Group (PharmaEpid-RG), Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin, pada ajang International Society for Pharmacoeconomics and Outcomes Research (ISPOR) Europe 2025 di Glasgow, Skotlandia.

    Penelitian ini mengevaluasi dampak kesehatan dan ekonomi dari pemberian PKMK atau NDF kepada anak-anak Indonesia yang mengalami masalah gizi. Hasil analisis menunjukkan bahwa intervensi nutrisi tersebut berpotensi menurunkan prevalensi stunting sebesar 34,5%, wasting sebesar 72,7%, dan underweight sebesar 51,7%. Jika diterapkan secara luas, dampaknya diperkirakan dapat mencegah sekitar 1,6 juta kasus stunting, 1,2 juta kasus wasting, dan 1,9 juta kasus underweight pada anak Indonesia.

    Selain memperbaiki status gizi, penelitian ini juga menunjukkan bahwa perbaikan nutrisi berpotensi menurunkan berbagai penyakit infeksi yang sering dialami anak dengan gizi kurang. Model yang dikembangkan memperkirakan penurunan kasus tuberkulosis (TB) sebesar 47,2%, pneumonia sebesar 44,7%, setara dengan pencegahan sekitar 1,2 juta kasus TB dan 1 juta kasus pneumonia. Selain itu, kasus ISPA dan diare diperkirakan dapat berkurang masing-masing hingga 2,6 juta dan 2 juta kasus pada skenario utama penelitian.

    Manfaat Ekonomi dan Kesehatan dari Intervensi Nutrisi

    Dari sisi ekonomi, penelitian ini memperkirakan bahwa berkurangnya kasus penyakit dapat menghasilkan penghematan biaya pengobatan hingga Rp2,46 triliun untuk TB, Rp3,88 triliun untuk pneumonia, Rp2,40 triliun untuk infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), dan Rp3,38 triliun untuk diare.

    Analisis ekonomi kesehatan juga menunjukkan bahwa intervensi ini memberikan manfaat kesehatan yang besar dengan biaya yang relatif rendah hingga 7 kali lipat dibandingkan ambang batas efektivitas biaya yang digunakan di Indonesia. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa pemberian PKMK merupakan strategi yang layak dipertimbangkan dalam upaya penanganan malnutrisi anak.

    Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FSRPH, Founder and Chairman of Health Collaborative Center (HCC) menyambut positif hasil penelitian tersebut. Ia menjelaskan bahwa intervensi nutrisi yang tepat tidak hanya berpotensi mencegah memburuknya dampak kesehatan akibat malnutrisi, tetapi juga dapat mengurangi kebutuhan biaya pengobatan di masa depan. Bukti seperti ini penting untuk mendukung pengambilan kebijakan yang lebih berbasis data dan berorientasi pada manfaat jangka panjang bagi anak-anak Indonesia.

    Inovasi Solusi Nutrisi untuk Anak Indonesia

    Hadirnya inovasi solusi nutrisi untuk masalah gizi anak telah memberikan harapan baru dalam upaya mengatasi masalah stunting di Indonesia. Salah satu produk PKMK yang diproduksi di dalam negeri adalah SGM Eksplor Gain Optigrow. Produk ini dirancang khusus untuk membantu kejar tumbuh anak secara optimal.

    SGM Eksplor Gain Optigrow merupakan satu-satunya PKMK 1kkal/ml yang terbukti klinis turunkan angka stunting hingga 34,5%, serta dapat menghemat biaya terapi hingga 7 kali lipat dengan proporsi TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) tertinggi mencapai 37,34%.

    Peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni merupakan momentum krusial untuk merealisasikan keadilan sosial dan kemanusiaan dengan memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan hak gizi yang merata. Pemenuhan gizi yang optimal merupakan fondasi untuk mencetak generasi penerus bangsa yang cerdas, sehat, dan mampu bersaing menyongsong Indonesia Emas. Oleh karena itu, hadirnya inovasi solusi nutrisi PKMK seperti SGM Eksplor Gain Optigrow diharapkan dapat mendukung pemerintah dalam pemenuhan gizi anak Indonesia untuk mewujudkan Generasi Emas 2045 Bebas Stunting.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    CFD Rasuna Said Tekan Emisi, DLH Catat Penurunan Partikel Halus

    By adm_imr24 Juni 20261 Views

    Pendiri RSU Bidadari Group HM Nur Abu Bakar Meninggal, Ini Perjalanan Hidupnya

    By adm_imr24 Juni 20261 Views

    10 Hal yang Harus Dihindari Sebelum Tidur untuk Tidur Lebih Nyenyak

    By adm_imr24 Juni 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Jejak Karier Said Iqbal dari Buruh Pabrik ke Penasihat Presiden Prabowo

    24 Juni 2026

    Permintaan Maaf Sarwendah Jadi Sorotan, Minola Temukan Kekurangan

    24 Juni 2026

    IndoWood Expo 2026 Surabaya Jadi Pusat Inovasi Furnitur Dunia

    24 Juni 2026

    6 Shio Paling Beruntung 22 Juni 2026: Kelinci Cuan, Kuda Percaya Diri

    24 Juni 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?