Kunjungan Menhan Jepang ke Indonesia: Pengalaman yang Mengesankan
Menteri Pertahanan Jepang, Shinjiro Koizumi, telah meninggalkan Indonesia setelah melakukan kunjungan kerja selama 48 jam. Meskipun waktu singkat tersebut berakhir, ada beberapa momen menarik yang terjadi selama kunjungannya.
Momen Awal: Pengantaran Khusus dari Menteri Pertahanan Indonesia
Saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Banten, pada Minggu, 3 Mei 2026, Koizumi mendapat perlakuan khusus oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Sebuah mobil sudah menanti dan mengantar ke area VVIP. Di sana, pesawat jenis Boeing 737-800 NG siap mengantarkan Menhan berusia 45 tahun itu menuju Bali. Pesawat ini pernah digunakan sebagai pesawat kepresidenan dan kini dimanfaatkan sebagai pesawat pemerintah. Pilot yang mengemudikan dan merawat pesawat berasal dari militer angkatan udara.
Koizumi mengungkapkan rasa terima kasihnya atas pengantaran tersebut. Ia mengingat April lalu saat Sjafrie transit di Bandara Narita Jepang dari Amerika Serikat, sempat terjadi perbincangan di antara keduanya. Ketika itu, Sjafrie menyampaikan niat untuk menyiapkan pesawat kepresidenan dan siap menantikan kunjungan Koizumi ke Indonesia. Koizumi mengatakan bahwa ia awalnya tidak percaya akan hal itu, namun ternyata semua benar-benar ditepati.
Makanan Khas Jepang di Pesawat
Momen menarik lainnya terjadi saat berada di dalam pesawat untuk tamu-tamu VVIP. Saat sedang menyaksikan film yang diputar, Koizumi menemukan ada kudapan cokelat buatan Jepang. Ia langsung berkomentar “ini permen dari Jepang!” dan mereka membicarakan banyak hal, dari urusan pekerjaan hingga keluarga. Koizumi merasa bahwa kepercayaan pribadi ini dapat memperkuat kerja sama nyata antara kedua negara. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada TNI Angkatan Udara (AU) untuk penerbangan yang nyaman dan aman.
Matahari Terbit di Bali
Setelah tiba di Bali, Sjafrie mengajak Menhan Koizumi makan malam di sebuah hotel bintang lima di area Nusa Dua. Menu makan malamnya pun disiapkan dengan makanan Jepang. Selain itu, pagelaran Tari Bali turut ditampilkan. Dalam satu malam, budaya dua negara sudah diperkenalkan.

Di akhir makan malam, Koizumi memberikan hadiah berupa sepasang sepatu untuk Sjafrie karena ia menyukai olahraga berjalan kaki. Pada Senin paginya, Sjafrie mengajak Menhan Koizumi menikmati matahari terbit dari pantai di Nusa Dua. Saat berjalan, mereka sempat berbincang dan memperdalam hubungan persahabatan. Meski hanya 12 jam di Bali, Koizumi mengucapkan terima kasih atas gestur baik Sjafrie.
Hadiah Foto Khusus
Saat tiba di Jakarta pada Senin pagi, Menhan Koizumi kembali memberikan hadiah khusus berupa foto kedua pemimpin itu saat berada di Kemhan Jepang pada 2025 lalu. Sjafrie berdiri tepat di depan patung Jenderal Sudirman yang ada di area halaman kantor Kemhan Jepang. Patung ini menjadi satu-satunya patung pahlawan asing yang dipajang di area halaman Kemhan Jepang.

Sementara itu, Sjafrie menandatangani kesepakatan kerja sama pertahanan dengan Jepang pada Senin, 4 Mei 2026 di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat. Penandatanganan itu turut disaksikan oleh Menhan Koizumi yang kali pertama berkunjung ke Tanah Air. Selain itu, ada pula Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto.
Purnawirawan jenderal bintang empat itu mengatakan, hal itu menjadi babak baru bagi relasi pertahanan Indonesia dan Jepang. Ini adalah pertama kalinya pertemuan Menhan Jepang dan Indonesia digelar. Ia menjelaskan bahwa kerja sama ini dilakukan berdasarkan mutual respect, mutual benefit, dan mutual advantage antara Jepang dan Indonesia, khususnya Kementerian Pertahanan dari kedua negara.
“Kami akan melakukan pertukaran pandangan secara konstruktif mengenai pembangunan pertahanan kedua negara di dalam hubungan kemanusiaan dan untuk mengatasi bencana alam,” imbuhnya.







