Infomalangraya.com,- Tribunners, bulan Agustus 2026 segera akan berakhir.
Oleh karena itu, banyak orang mulai mencari data mengenai kalender bulan September tahun 2026.
Jika melihat kalender bulan September tahun 2026, terlihat tidak ada tanggal merah yang dijadikan sebagai hari libur nasional.
Meskipun ada tanggal merah, itu adalah hari libur biasa.
Berbeda dengan kalender Agustus 2026, tampaknya kalender September 2026 penuh dengan hari kerja.
Tanggal Merah
Sedangkan jumlah hari libur nasional di kalender bulan September tahun 2026 berjumlah empat.
Di antaranya tanggal 6, 13, 20, dan 27 merupakan hari Minggu yang termasuk dalam hari libur nasional.
Dengan mengetahui tanggal tersebut, Anda dapat menyesuaikan jam kerja dan hari libur.
Karena tidak ada hari libur nasional, Anda masih dapat berlibur sendiri dengan mengajukan izin cuti.
Peringatan Hari NasionalÂ
Pada bulan September, terdapat beberapa perayaan Hari Nasional.
Berikut ini daftarnya:
Awal Bulan: Petugas Polisi Wanita, PMI, dan Pelanggan
1 September – Hari Kepolisian Wanita
Mulai dari kesulitan yang dihadapi polisi dalam melakukan pemeriksaan fisik terhadap korban, tersangka, dan saksi perempuan pada tahun 1948.
Kelompok perempuan di Bukittinggi, Sumatera Barat, menyarankan agar wanita dilibatkan dalam program pendidikan polisi.
Pada tanggal 1 September 1948, enam perempuan pertama, yaitu Mariana Saanin, Nelly Pauna, Rosmalina Loekman, Dahniar Sukotjo, Djasmainar, dan Rosnalia Taher secara resmi mengikuti pelatihan inspektur polisi di SPN Bukittinggi bersama 44 siswa laki-laki.
Tanggal tersebut kemudian diperingati sebagai hari kelahiran Polwan.
3 September – Hari Bantuan Kesehatan Indonesia (PMI)
PMI didirikan pada 3 September 1945, kemudian diresmikan pada 17 September 1945.
Tanggal dikeluarkannya perintah pembentukan organisasi tersebut diperingati sebagai Hari PMI.
4 September – Hari Nasional Pelanggan
Penghargaan yang bersifat formal untuk menghormati pelanggan/pengguna; tidak memiliki dasar sejarah resmi yang khusus seperti peringatan lainnya.
Tengah Bulan: Olahraga, Radio, dan Komunikasi
9 September – Peringatan Olahraga Nasional (Haornas)
Dimulai dari kegagalan atlet Indonesia tampil di Olimpiade London 1948.
Sebagai tanggapan, PON I diselenggarakan di Solo pada tanggal 9–12 September 1948 dan dibuka oleh Presiden Soekarno.
Pada tahun 1983, Presiden Soeharto menetapkan tanggal 9 September sebagai Hari Olahraga Nasional, yang kemudian diresmikan melalui Keputusan Presiden Nomor 67 Tahun 1985.
11 September – Hari Radio Republik Indonesia (RRI)
RRI berdiri pada 11 September 1945, satu bulan setelah siaran radio Hoso Kyoku (Jepang) dihentikan.
Didirikannya organisasi tersebut ditentukan dalam pertemuan “Perjuangan Kita” di rumah Adang Kadarusman, Menteng Dalam, Jakarta, dengan Abdulrahman Saleh sebagai ketua pertama.
Tanggal pembentukannya menjadi diperingati sebagai Hari Radio Nasional.
17 September – Hari Transportasi Nasional
Diperkenalkan pertama kali pada 17 September 1973 di Monas, Jakarta, sebagai wujud kesadaran masyarakat terhadap sektor transportasi.
Inisiatif ini diusulkan oleh Menteri Perhubungan Frans Seda, dan tanggal 17 September ditetapkan melalui Keputusan Menteri Perhubungan Nomor SK.247/G/1971.
Tanggal ini juga menjadi hari peresmian PMI (1945).
Akhir Tahun: Tani, Statistik, PTT, Kereta Api, dan G30S
24 September – Hari Petani Nasional
Sesuai dengan pengesahan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 mengenai Ketentuan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA).
Presiden Soekarno selanjutnya menetapkan tanggal 24 September sebagai Hari Tani berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 169 Tahun 1963.
26 September – Hari Statistik Nasional.
Merujuk pada hari diundangkannya UU Nomor 7 Tahun 1960 mengenai Statistik (pengganti Statistiek Ordonantie 1934).
Ditetapkan sebagai Hari Statistik Nasional pada bulan Agustus 1996 melalui Keputusan Menteri Sekretaris Negara Nomor B.259/M.Sesneg/1996.
27 September – Hari Pos, Komunikasi, dan Telegraf (Bhakti Postel)
Mengenang peristiwa pengambilalihan jabatan PTT dari tangan Jepang oleh Angkatan Muda PTT pada 27 September 1945, setelah kemerdekaan.
28 September – Hari Kereta Api Nasional Indonesia
Berdasarkan pengambilalihan Gedung Pusat Kereta Api di Bandung oleh pihak Indonesia dari kekuasaan Jepang pada 28 September 1945, yang menandai bahwa perkeretaapian Indonesia berada di bawah kendali pemerintah Republik Indonesia.
30 September – Peringatan G30S/PKI
Mengenang peristiwa Gerakan 30 September 1965 yang melibatkan Partai Komunis Indonesia, salah satu peristiwa paling gelap dalam sejarah bangsa.(ray/Infomalangraya.com)
Baca berita lain dari TRIBUN MEDAN di Google News
Ikuti pula informasi lainnya melalui Facebook, Instagram, Twitter, dan Channel WA
Berita populer lainnya di Tribun Medan





