Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Ramalan Keuangan Gemini Jumat 28 Agustus 2026: Bersabar Hadapi Kenaikan Finansial

    28 Agustus 2026

    Muktamar NU ke-35 di Jombang Bawa Berkah bagi UMKM Lokal

    27 Agustus 2026

    Prediksi Skor Anderlecht vs Kairat: Kemenangan Pasti untuk Lolos!

    27 Agustus 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Minggu, 30 Agustus 2026
    Trending
    • Ramalan Keuangan Gemini Jumat 28 Agustus 2026: Bersabar Hadapi Kenaikan Finansial
    • Muktamar NU ke-35 di Jombang Bawa Berkah bagi UMKM Lokal
    • Prediksi Skor Anderlecht vs Kairat: Kemenangan Pasti untuk Lolos!
    • Prediksi Skor Thun vs Lech Poznan: Kolejorz Tidak Butuh Keajaiban Lagi!
    • Prediksi Skor Red Bull Salzburg vs Mjallby AIF: Apakah Keajaiban Die Rotten Bullen Masih Ada?
    • Prediksi Skor Aarhus vs Benfica Liga Europa 2026/2027: Benfica Raih Kemenangan Di Kandang Lawan
    • Persebaya Pulang, Bawa Hadiah dari Thailand Menuju Super League 2026/2027
    • Tim Ducati Desmo450 MX Menggila di Kejuaraan Internasional dan Kejurnas Motocross Putaran 6 Klaten
    • Kondisi PSIS Semarang jelang musim baru diungkap Syahrian Abimanyu, fisik pemain 70-80 persen
    • 5 Hal yang Sering Terlupakan dalam Mencapai Kemandirian Keuangan Muda
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Nasional»Kekalahan dari Vietnam Jadi Bencana Memalukan bagi Timnas U-23 Indonesia, Media Korea Soroti Deja Vu

    Kekalahan dari Vietnam Jadi Bencana Memalukan bagi Timnas U-23 Indonesia, Media Korea Soroti Deja Vu

    adm_imradm_imr1 Februari 202637 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



    Kekalahan yang terjadi dalam pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Asia U-23 2026 antara Timnas U-23 Korea Selatan melawan Vietnam menjadi bahan kritik keras dari berbagai media di negara tersebut. Timnas U-23 Korea Selatan harus bersusah payah meraih hasil imbang 2-2 melawan Vietnam dalam waktu normal. Meskipun memiliki keunggulan jumlah pemain selama 30 menit tambahan setelah kartu merah Nguyen Dinh Bac, mereka gagal memanfaatkannya dan akhirnya kalah 6-7 dalam adu penalti.

    Ini adalah pertama kalinya Korea Selatan kalah dari Vietnam di level U-23, setelah sebelumnya memenangkan 6 laga dan bermain imbang 3 kali. Kekalahan ini juga menjadi yang kedua secara berturut-turut dari tim Asia Tenggara di Piala Asia U-23. Sebelumnya, pada perempat final edisi 2024, Korea Selatan juga bermain imbang 2-2 dengan Indonesia sebelum kalah 10-11 dalam adu penalti.

    Kekalahan dari Indonesia juga mencatatkan sejarah baru bagi sepak bola Korea Selatan, yaitu pertama kalinya dalam 40 tahun mereka gagal lolos ke Olimpiade. Hal ini memicu reaksi tajam dari berbagai media Korea Selatan seperti The Fact, Chosun, Yonhap, Osen, Joongang, dan Sports Khan.

    • The Fact menyebut pelatih yang mengalahkan Korea Selatan di dua edisi terakhir Piala Asia U-23 sebagai “bumerang yang menusuk jantung sepak bola negara tersebut.” Mereka menilai bahwa sistem manajemen tim nasional saat ini membutuhkan penilaian ulang serius, termasuk posisi pelatih.
    • Chosun memberitakan dengan judul utama: “Pertandingan ini pantas disebut sebagai bencana memalukan di Jeddah.” Mereka menegaskan bahwa pergantian pelatih tidak dapat dihindari dan hasil saat ini tidak sesuai harapan.
    • Yonhap mengkritik kekalahan Korea Selatan dari Vietnam, yang dianggap sebagai pukulan telak terhadap harga diri negara. Mereka menyoroti bahwa bahkan kekalahan dari Jepang pun tidak seburuk ini.
    • Osen menyoroti perbedaan persiapan antara kedua tim, khususnya dalam adu penalti. Vietnam, yang didukung oleh pelatih kiper Lee Woon-jae, tampak lebih siap dan bereaksi tepat.



    Joongang menyatakan bahwa Korea Selatan menampilkan sepak bola yang hambar dan membosankan. Mereka hampir tidak bisa membenarkan kekalahan mereka.

    Sports Khan mengkritik performa tim dengan menyebut umpan silang yang tidak akurat, tembakan yang kurang bertenaga, serta pemain yang tidak aktif saling mendukung. Mereka menilai bahwa umpan-umpan di sekitar area penalti hanya menambah statistik tanpa nilai nyata.

    Dalam beberapa laporan, media-media tersebut menggunakan kata-kata keras seperti “mengejutkan,” “memalukan,” “menghina,” dan “mengerikan” untuk menggambarkan kekalahan Korea Selatan. Mereka menilai bahwa kekalahan ini bukan hanya tentang hasil, tetapi juga tentang stagnasi dan kemunduran sepak bola Korea Selatan.

    Beberapa analisis menyebutkan bahwa perubahan besar-besaran diperlukan dalam sistem manajemen tim nasional. Mengakui kegagalan dan melakukan restrukturisasi secara berani menjadi satu-satunya cara untuk memperbaiki posisi Korea Selatan di dunia sepak bola internasional.

    Kritik terhadap pelatih juga muncul, terutama karena kekalahan dari Shin Tae-yong (Indonesia) dan Kim Sang-sik (Vietnam) yang dianggap sebagai pengkhianatan terhadap filosofi sepak bola Korea Selatan. Mereka menilai bahwa strategi dan taktik yang digunakan oleh pelatih asal Negeri Ginseng ini berhasil mengungguli tim nasional Korea Selatan.

    Dengan kekalahan ini, sepak bola Korea Selatan dihadapkan pada tantangan besar untuk bangkit dan menemukan kembali identitasnya di kancah internasional.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Aksi Heroik Ketua DPRK Aceh Tenggara Jelajahi Jalanan Saat Macet Parah

    By adm_imr27 Agustus 20261 Views

    Kalender September 2026: Daftar Hari Penting dan Nasional

    By adm_imr27 Agustus 20261 Views

    Pemimpin demo 27 Agustus 2026 ditangkap karena dugaan rencana kericuhan

    By adm_imr27 Agustus 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Ramalan Keuangan Gemini Jumat 28 Agustus 2026: Bersabar Hadapi Kenaikan Finansial

    28 Agustus 2026

    Muktamar NU ke-35 di Jombang Bawa Berkah bagi UMKM Lokal

    27 Agustus 2026

    Prediksi Skor Anderlecht vs Kairat: Kemenangan Pasti untuk Lolos!

    27 Agustus 2026

    Prediksi Skor Thun vs Lech Poznan: Kolejorz Tidak Butuh Keajaiban Lagi!

    27 Agustus 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?