Jawa Timur Meraih Penghargaan Nasional atas Kepemimpinan Koperasi Desa
Jawa Timur kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih penghargaan kategori Outstanding Province in Supporting Koperasi Desa Merah Putih Program dalam ajang National Governance Awards 2026. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap komitmen dan keberhasilan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tito Karnavian kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di The Ritz-Carlton Jakarta. Penghargaan ini mencerminkan upaya pemerintah daerah dalam membangun sistem ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.
Koperasi Desa sebagai Motor Ekonomi Rakyat
Gubernur Khofifah menyampaikan rasa syukur atas capaian ini, menekankan bahwa penghargaan ini merupakan hasil dari kerja kolektif dalam memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa. Menurutnya, tujuan utama dari program ini bukanlah untuk memperoleh penghargaan, tetapi untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami bekerja bukan bertujuan memperoleh penghargaan tetapi bahagia dan bersyukur bahwa kinerja yang dilakukan di Provinsi Jatim telah di capture dan mendapatkan apresiasi,” ujarnya.
Pengembangan KDKMP dilakukan melalui integrasi dengan program prioritas daerah yang tertuang dalam dokumen perencanaan RPJMD Provinsi Jawa Timur Tahun 2025–2029. Selain itu, pemerintah provinsi juga mengalokasikan anggaran untuk penerbitan akta badan hukum bagi 1.660 KDKMP pada tahun 2025.
Pelatihan dan Penguatan SDM
Selain itu, pelatihan juga telah diberikan kepada 16.167 pengurus dan pendamping koperasi melalui dukungan dana dekonsentrasi Kementerian Koperasi. Hal ini menjadi bentuk konkrit dari kerja sama antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota.
Pada tahun ini, Pemprov Jatim juga mendorong peningkatan kapasitas kelembagaan dan SDM melalui pelatihan manajerial, penyusunan laporan keuangan, serta optimalisasi pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) sebagai bagian dari penguatan tata kelola koperasi.
Berbagai Sektor yang Dilayani KDKMP
Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Timur, telah terbentuk 1.292 gerai usaha KDKMP yang mencakup berbagai sektor, antara lain:
- Gerai sembako: 711
- Gerai klinik desa: 42
- Gerai apotek desa: 52
- Gerai logistik: 76
- Gerai usaha simpan pinjam: 154
- Gerai usaha lainnya: 257
Melalui sistem informasi manajemen koperasi desa, jumlah tersebut terus berkembang dengan peningkatan pada berbagai jenis layanan, termasuk gerai sembako, layanan kesehatan, hingga distribusi logistik.
Sinergi dengan Pelaku Usaha Lokal
Khofifah menegaskan bahwa KDKMP berperan sebagai mitra strategis bagi pelaku UMKM serta mempermudah akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok seperti pupuk dan LPG. Saat ini, sejumlah KDKMP telah berfungsi sebagai agen distribusi LPG 3 kg dan pupuk bersubsidi, dengan tetap membangun sinergi bersama pelaku usaha dan distributor yang telah ada di tingkat desa.
Ke hadiran KDKMP bukanlah menjadi kompetitor dari sektor usaha di desa/kelurahan yang sudah ada, melainkan upaya dalam mendekatkan layanan kepada masyarakat atau konsumen sehingga harga bisa semakin terjangkau.
Visi Ke Depan: Penguatan dan Hilirisasi
Ke depan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan terus mendorong penguatan kelembagaan koperasi agar mampu menjadi institusi ekonomi yang profesional, adaptif, dan berdaya saing. Selain itu, akses permodalan bagi pelaku usaha mikro di desa juga akan terus diperluas guna mendukung pengembangan usaha produktif masyarakat.
Terkait dengan upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi, Gubernur Khofifah menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mendorong hilirisasi sebagai strategi peningkatan nilai tambah, khususnya pada sektor-sektor unggulan daerah.
Penghargaan untuk Daerah Lain
Selain Jawa Timur, empat kabupaten/kota juga mendapatkan penghargaan, yaitu:
- Kota Surabaya dengan Kategori (Excellent City in Integrated Conectivity & Strategi Infrastructure Transformation)
- Kota Malang (Excellent City In Advance Academic Achievment)
- Kab. Lamongan (Top Regency In Argo-Maritime Food Hub)
- Kab. Situbondo (Top Regency in Public Health Center Service)
Ajang National Governance Awards 2026 sendiri merupakan bentuk apresiasi terhadap pemerintah daerah yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi, tata kelola pemerintahan yang baik, serta dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.







