Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Kisah pilu Ruben Onsu, perubahan mendadak putrinya di akhir 2025, kini rindu pada anaknya

    13 Juni 2026

    Operasi Patuh 2026 Siap Digelar Polrestabes Surabaya, Korlantas Umumkan Penundaan

    13 Juni 2026

    Mengapa Permen Diletakkan Dekat Kasir?

    13 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Selasa, 16 Juni 2026
    Trending
    • Kisah pilu Ruben Onsu, perubahan mendadak putrinya di akhir 2025, kini rindu pada anaknya
    • Operasi Patuh 2026 Siap Digelar Polrestabes Surabaya, Korlantas Umumkan Penundaan
    • Mengapa Permen Diletakkan Dekat Kasir?
    • Pelanggaran yang Dicari Polisi dalam Operasi Patuh Semeru 2026 di Surabaya Tiba-Tiba Ditunda
    • Renungan Katolik: Kekayaan di Mata Allah, Senin 8 Juni 2026
    • 5 Alasan Orang Kelelahan Akibat Gangguan Tidur
    • Asal Usul Tengkleng: Dari Gembreng Jadi Masakan Khas Solo
    • Jaga Keamanan Saat Liburan: 5 Tips Solo Travel Pertama untuk Wanita
    • Harga dan Buyback Emas Pegadaian 8 Juni 2026: Galeri 24, Antam, UBS
    • 5 Kekacauan Internasional: Pembunuhan WNI di Hokkaido dan Demo di Korea Selatan
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Teknologi»Kerja mogok buruh Samsung mengancam pasokan cip AI global

    Kerja mogok buruh Samsung mengancam pasokan cip AI global

    adm_imradm_imr19 Mei 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Kebijakan dan Perselisihan di Samsung Electronics



    Rencana mogok kerja massal yang dilakukan oleh serikat pekerja terbesar Samsung Electronics menimbulkan ancaman baru bagi rantai pasok semikonduktor global. Hal ini terjadi di tengah ledakan permintaan cip kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Perselisihan utama berkaitan dengan bonus kinerja yang menyebabkan negosiasi antara pekerja dan manajemen kembali buntu, meskipun pemerintah Korea Selatan telah turun tangan sebagai mediator.

    Mengutip laporan dari kantor berita Yonhap, Jumat (15/5/2026), serikat pekerja terbesar Samsung Electronics memastikan tetap melanjutkan aksi mogok selama 18 hari mulai pekan depan. Meski manajemen telah mengajukan proposal baru untuk melanjutkan pembicaraan tanpa prasyarat, keputusan tersebut memperbesar risiko terganggunya produksi di perusahaan pembuat cip memori terbesar dunia tersebut.

    Industri semikonduktor global saat ini mencatatkan lonjakan permintaan dari pembangunan pusat data AI. Ketua serikat pekerja Samsung Electronics, Choi Seung-ho, menyatakan bahwa pihaknya tidak akan kembali berunding sebelum perusahaan memenuhi tuntutan utama terkait bonus berbasis kinerja. “Kami bersedia berdiskusi setelah 7 Juni. Kami berniat menggunakan hak yang dijamin konstitusi,” katanya.

    Sebelumnya, dua hari mediasi yang dipimpin pemerintah Korea Selatan berakhir tanpa kesepakatan pada Rabu (13/5/2026). Perbedaan posisi antara serikat pekerja dan manajemen menjadi pemicunya. Perselisihan utama berkaitan dengan skema bonus berbasis laba dari bisnis semikonduktor AI Samsung Electronics yang tengah menikmati lonjakan keuntungan seiring berlanjutnya tren peningkatan permintaan global.

    Serikat pekerja sebelumnya mengklaim sekitar 41.000 pekerja telah menyatakan siap mengikuti aksi mogok. Jumlah itu disebut berpotensi meningkat menjadi lebih dari 50.000 pekerja.

    Risiko Mogok Buruh Samsung bagi Ekonomi Korea Selatan

    Pemerintah Korea Selatan ikut menyuarakan kekhawatiran terhadap potensi aksi mogok tersebut. Pemerintah memperingatkan bahwa gangguan produksi di Samsung Electronics dapat menimbulkan risiko serius terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Pengamat memperkirakan kerugian ekonomi Korea Selatan dapat mencapai hingga 100 triliun won atau sekitar US$66,7 miliar apabila mogok massal benar-benar terjadi.

    Kekhawatiran itu muncul karena industri semikonduktor menjadi tulang punggung ekspor Korea Selatan. Pada kuartal I/2026, ekspor negara tersebut mencetak rekor US$219,9 miliar, didorong tingginya permintaan pusat data AI global. Ekspor semikonduktor bahkan melonjak 139% secara tahunan menjadi US$78,5 miliar.

    Di sisi lain, Samsung Electronics juga tengah menikmati lonjakan profitabilitas dari booming AI tersebut. Perusahaan mencatat laba operasi kuartal I/2026 mencapai rekor 57 triliun won. Sepanjang tahun ini, laba operasi Samsung diproyeksikan menembus sekitar 300 triliun won.

    Dalam catatan Bisnis, cip AI menjadi salah satu lini bisnis andalan konglomerasi usaha global asal Korea Selatan tersebut. Samsung Electronics bahkan berencana mengalokasikan dana investasi lebih dari 110 triliun won atau Rp1.247 triliun untuk ekspansi kapasitas dan riset cip AI pada 2026. Alokasi ini menjadi komitmen modal tahunan terbesar dalam sejarah perusahaan untuk mengamankan posisi terdepan di tengah ledakan permintaan teknologi global.

    Strategi Ekspansi Samsung Electronics

    Keterbukaan informasi Samsung Electronics menunjukkan nilai investasi tersebut meningkat 21,7% dibandingkan realisasi belanja tahun lalu sebesar Rp1.024 triliun. Angka ini juga menandai pertama kalinya pengeluaran tahunan raksasa teknologi asal Korea Selatan tersebut melampaui ambang batas 100 triliun won atau sekitar Rp1.134 triliun.

    Strategi ekspansi Samsung melampaui perkiraan belanja modal Taiwan Semiconductor Manufacturing Co. (TSMC) yang menetapkan dana sekitar US$50 miliar untuk tujuan serupa. Keputusan tersebut menandakan pergeseran fokus perusahaan dalam merespons permintaan yang didorong oleh evolusi AI.

    CEO Samsung Electronics Jun Young-hyun mengatakan kemunculan agentic AI telah memicu ledakan pesanan yang sangat besar untuk memori dan penyimpanan kelas server. Perusahaan kini memprioritaskan pengembangan cip AI generasi berikutnya serta proses foundry yang lebih canggih. “Munculnya agentic AI memicu lonjakan pesanan eksplosif, tidak hanya untuk memori bandwidth tinggi (HBM), tetapi juga penyimpanan kelas server,” kata Jun sebagaimana dilaporkan The Business Times, Jumat (20/3/2026).

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Fakta Trionda: Bola Piala Dunia dengan Sensor Canggih untuk VAR

    By adm_imr13 Juni 20261 Views

    Yamaha Classy Modifest 2026 Surabaya: Kombinasi Otomotif dan Gaya Hidup

    By adm_imr13 Juni 20261 Views

    5 Paradoks Menarik Do Ji Ui di Dokter di Ujung

    By adm_imr13 Juni 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Kisah pilu Ruben Onsu, perubahan mendadak putrinya di akhir 2025, kini rindu pada anaknya

    13 Juni 2026

    Operasi Patuh 2026 Siap Digelar Polrestabes Surabaya, Korlantas Umumkan Penundaan

    13 Juni 2026

    Mengapa Permen Diletakkan Dekat Kasir?

    13 Juni 2026

    Pelanggaran yang Dicari Polisi dalam Operasi Patuh Semeru 2026 di Surabaya Tiba-Tiba Ditunda

    13 Juni 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?