Kehidupan dan Perjalanan Karier Paulus Ugang
Paulus Ugang, seorang aparatur sipil negara (ASN) yang kini menjabat sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sekadau, memiliki kisah perjuangan yang menginspirasi. Lahir pada 4 Februari 1971, ia tidak pernah membayangkan bahwa perjalanan hidupnya akan membawanya ke posisi yang kini diemban. Baginya, semua capaian ini adalah hasil dari kerja keras, dukungan keluarga, kepercayaan pimpinan, serta penyertaan Tuhan dalam setiap langkah pengabdiannya.
Sosok yang lahir dari Desa Nanga Danau, Kecamatan Kalis, Kabupaten Kapuas Hulu ini telah mengabdikan diri di dunia birokrasi selama lebih dari tiga dekade. Perjalanan karier Ugang dimulai dari bawah, dengan bekal pendidikan tingkat SMA dan keberanian merantau sejak usia muda. Ia membangun karier secara bertahap hingga akhirnya dipercaya menduduki jabatan strategis sebagai Kasatpol PP Kabupaten Sekadau.
Sejak remaja, Ugang meninggalkan kampung halaman untuk melanjutkan pendidikan di Kota Pontianak. Pada 1987, ketika masih duduk di bangku SMP, ia mulai hidup mandiri jauh dari orang tua demi mengejar masa depan yang lebih baik. Di Pontianak, ia menamatkan pendidikan hingga lulus dari SMEA Negeri 2 Pontianak pada tahun 1991.
Setelah menyelesaikan sekolah, Ugang sempat bekerja sebagai tenaga pemasaran di Kabupaten Sanggau sebelum akhirnya mengikuti seleksi calon pegawai negeri sipil. Kesempatan itu menjadi titik awal perjalanan panjangnya di dunia pemerintahan. Ia dinyatakan lulus seleksi dan resmi diangkat menjadi pegawai negeri sipil pada tahun 1993 dengan golongan II/a.
Meski memulai karier hanya dengan bekal pendidikan SMA, semangat belajar tidak pernah surut. Di tengah kesibukan sebagai aparatur negara, Ugang terus meningkatkan kapasitas akademiknya dengan menyelesaikan pendidikan Diploma III dan Sarjana di STIA Bandung. Tidak berhenti sampai di sana, ia kemudian melanjutkan pendidikan ke jenjang magister dan berhasil meraih gelar Magister Administrasi dari Universitas Tanjungpura.
Selain pendidikan formal, berbagai pelatihan dan pendidikan kedinasan juga diikutinya, mulai dari Diklat Prajabatan, Diklat Kepemimpinan Tingkat IV dan III, hingga Diklat Manajemen Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Penegak Peraturan Daerah pada tahun 2024.
Karier birokrasinya diawali di Kabupaten Sanggau sebelum akhirnya melanjutkan pengabdian di Kabupaten Sekadau setelah daerah tersebut resmi dimekarkan. Sejak awal pembentukan Kabupaten Sekadau, ia memilih bergabung dan ikut membangun daerah baru tersebut melalui berbagai posisi strategis yang pernah diemban.
Selama bertugas di Sekadau, Ugang pernah menempati sejumlah jabatan penting, mulai dari Bagian Keuangan Sekretariat Daerah, Kasubbag Perencanaan dan Analisa Kebutuhan, hingga menjabat di lingkungan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Kariernya semakin berkembang ketika dipercaya memimpin Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Sekadau selama hampir empat tahun. Setelah itu, ia mendapat amanah sebagai Camat Nanga Taman pada 2019 hingga 2022.
Pengalaman kepemimpinannya terus bertambah saat dipercaya menjadi Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sekadau dan sempat menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan. Sebelum menduduki jabatan saat ini, ia juga pernah bertugas di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.
Melalui proses seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Ugang akhirnya dipercaya oleh Bupati Sekadau untuk memimpin Satpol PP Kabupaten Sekadau. Di antara berbagai pengalaman yang pernah dijalaninya, masa tugas di Disdukcapil menjadi salah satu kenangan yang paling membekas. Saat program perekaman KTP elektronik digencarkan secara nasional, ia bersama tim turun langsung ke berbagai desa terpencil untuk memastikan masyarakat memperoleh pelayanan administrasi kependudukan.
Melalui strategi jemput bola hingga ke wilayah-wilayah yang sulit dijangkau, Kabupaten Sekadau berhasil mencatatkan capaian perekaman KTP elektronik tertinggi kedua di Kalimantan Barat setelah Kota Pontianak.
Kini, sebagai Kasatpol PP, tantangan yang dihadapi berbeda. Menurutnya, fokus utama yang harus dibangun adalah pembenahan internal organisasi, termasuk peningkatan disiplin, profesionalisme, dan semangat kerja personel. Ia menilai Satpol PP memiliki tugas strategis dalam penegakan peraturan daerah sehingga membutuhkan sumber daya manusia yang disiplin, berintegritas, dan memahami tanggung jawabnya sebagai aparatur penegak aturan.
Berkat pendekatan komunikasi dan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, kondisi internal Satpol PP Kabupaten Sekadau dinilainya semakin baik dan mampu menjalankan tugas secara optimal.
Atas dedikasi dan pengabdiannya selama puluhan tahun sebagai ASN, Ugang juga menerima berbagai penghargaan, termasuk Satyalancana Karya Satya X Tahun pada 2011 dan Satyalancana Karya Satya XXX Tahun pada 2024. Dengan pengalaman panjang, pendidikan yang terus ditingkatkan, serta berbagai jabatan strategis yang pernah diemban, Paulus Ugang berharap dapat terus memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan Kabupaten Sekadau hingga memasuki masa purnatugas.






