Program LENTERA 2026 di Kabupaten Kupang: Mengedukasi Generasi Muda dalam Teknologi Jaringan
Program Talenta Fiber Optik Nusantara (LENTERA) 2026 resmi berlangsung di Kabupaten Kupang, yang menjadi salah satu inisiatif penting dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI. Kegiatan ini diselenggarakan selama dua hari, yaitu pada 19 hingga 20 Agustus 2026, dengan lokasi utama di GOR Komitmen, Desa Oelnasi, Kecamatan Kupang Tengah.
Sebanyak 300 peserta yang terdiri dari siswa dan alumni sekolah menengah kejuruan (SMK) mengikuti program ini. Peserta berasal dari berbagai SMK di wilayah Kabupaten Kupang dan sekitarnya, antara lain SMKS Advent Nusra, SMKN 4 Kupang, SMKN 1 Kabupaten Kupang, SMK Uyelindo Kupang, serta beberapa SMK lainnya. Program ini bertujuan untuk memberikan pelatihan teknis dan softskill kepada generasi muda, sehingga mereka siap memasuki dunia kerja di bidang telekomunikasi.
Tema yang Relevan dengan Kebutuhan Bencana
Tema utama yang diangkat dalam LENTERA 2026 adalah “Restorasi Infrastruktur Akibat Bencana.” Hal ini menjadi penting karena ketika bencana terjadi, pemulihan infrastruktur komunikasi menjadi prioritas utama. Staf Ahli Menteri Komdigi Bidang Sosial, Ekonomi dan Budaya, Raden Wijaya Kusuma Wardhana, menjelaskan bahwa jaringan komunikasi diperlukan untuk mendukung koordinasi, penyampaian informasi, pelayanan masyarakat, hingga proses pemulihan setelah bencana.
Ia menekankan bahwa melalui program ini, peserta tidak hanya diberikan pengetahuan teori tentang fiber optik, tetapi juga pengalaman praktik langsung di lapangan. Keterampilan ini diharapkan menjadi bekal bagi peserta untuk ikut menjaga konektivitas dan membantu pemulihan jaringan komunikasi ketika terjadi gangguan akibat bencana.
Pelatihan dan Pengembangan Softskill
Selama dua hari, peserta mengikuti berbagai sesi pelatihan fiber optik. Mereka juga mendapatkan pembekalan softskill yang bertujuan untuk mempersiapkan diri memasuki dunia kerja. Raden menambahkan bahwa LENTERA tidak hanya berupa pelatihan biasa, tetapi juga memberikan sertifikasi dan akses bagi peserta untuk mengenal peluang di industri telekomunikasi.
Salah satu bentuk kolaborasi yang dilakukan adalah rekrutmen oleh PT Personel Alih Daya Tbk (PERSADA), yang menggunakan Portal Telko Hub yang disediakan Komdigi. Ini menjadi langkah penting untuk mempertemukan peserta dengan kebutuhan industri. Raden berharap semakin banyak mitra industri yang bisa membuka ruang bagi talenta-talenta muda seperti yang ada di LENTERA.
Kolaborasi dengan Industri Telekomunikasi
Sejak kolaborasi Komdigi dengan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL), sebanyak 480 siswa dan alumni telah direkrut atau mengikuti program magang oleh perusahaan-perusahaan di bidang telekomunikasi. Dalam LENTERA 2026 di Kabupaten Kupang, 300 peserta memiliki kesempatan yang sama untuk direkrut atau mengikuti program magang.
Raden juga menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Provinsi NTT, Pemerintah Kabupaten Kupang, Dinas Pendidikan, sekolah-sekolah peserta, para guru pendamping, APJATEL, mitra pendukung, serta para instruktur yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan. Selain itu, Komdigi juga menyerahkan bantuan peralatan fiber optik kepada sejumlah SMK dalam rangkaian LENTERA 2026.
Harapan untuk Generasi Muda
Ia berharap peralatan tersebut dapat mendukung pembelajaran dan praktik siswa. Raden juga meminta peserta agar tidak berhenti setelah menyelesaikan pelatihan. Ia percaya bahwa dari Kabupaten Kupang akan lahir talenta-talenta muda yang siap bekerja di bidang telekomunikasi.
Plt. Asisten III Administrasi Umum Setda Kabupaten Kupang, Juhardi D. Selan, menekankan bahwa penguatan jaringan telekomunikasi menjadi bagian penting dalam pembangunan Kabupaten Kupang hingga 2045. Menurutnya, kondisi geografis yang luas membuat kebutuhan terhadap konektivitas semakin besar. Pengalaman menghadapi bencana Seroja pada 2021 juga menjadi pembelajaran penting tentang kebutuhan jaringan komunikasi.
Pengalaman Peserta
Beberapa peserta mengungkapkan pengalaman positif selama mengikuti LENTERA. Salah satunya adalah Giovani Adriant Mira Mangngi, alumni SMKN 4 Kota Kupang, yang mengatakan bahwa kegiatan ini sangat berguna bagi anak muda khususnya dalam bidang teknologi komunikasi dan jaringan. Ia menyebutkan bahwa mereka diajarkan banyak hal terkait dunia teknik jaringan.
Abigail Yoanita Rifarahman juga menyampaikan hal serupa. Ia mengatakan bahwa pada hari pertama peserta mendapatkan pengenalan dengan mitra yang bekerja sama dalam kegiatan. Sementara pada hari kedua, peserta mengikuti pelatihan fiber optik, termasuk pengenalan alat keselamatan diri.
Pendukung Program LENTERA
Program LENTERA 2026 didukung oleh Kementerian Komunikasi dan Digital melalui Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital bersama APJATEL serta sejumlah mitra pendukung, yakni Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL), PT Personel Alih Daya Tbk (PERSADA), Huawei Indonesia, Tower Bersama Group, PT Kreatif Sinergi Teknologi, PT Jala Lintas Media, PT Global Infra Teknologi dan PT Dinar Wahana Gemilang.
Setelah berlangsung selama dua hari, Program Talenta Fiber Optik Nusantara (LENTERA) 2026 di Kabupaten Kupang resmi ditutup oleh Raden Wijaya Kusuma Wardhana pada Kamis (20/8/2026).






