Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Jadwal dan Harga Tiket Bus AKAP Bali ke Jawa Selasa (12/5)

    15 Mei 2026

    Jangan Salah Paham! 9 Weton Ini Kaya dari Kerja, Bukan Hal Lain

    15 Mei 2026

    Korban KDRT Kasus Pembunuhan Mertua di Mojokerto Alami Trauma Parah

    15 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Jumat, 15 Mei 2026
    Trending
    • Jadwal dan Harga Tiket Bus AKAP Bali ke Jawa Selasa (12/5)
    • Jangan Salah Paham! 9 Weton Ini Kaya dari Kerja, Bukan Hal Lain
    • Korban KDRT Kasus Pembunuhan Mertua di Mojokerto Alami Trauma Parah
    • Kondisi Menyedihkan Desa Limbur Tanpa Listrik dan Akses Sulit
    • 5 tempat makan malam lezat di Solo Baru untuk santai dan nikmati kuliner
    • Pengawal Perumahan Tewas Ditusuk Saat Hadang Pencuri di Malang
    • Semeton Dewata, Bobotoh, dan Pusamania Serbu Bali United Usai Kalah dari Borneo FC: Perbedaan Pendapat
    • Indri Wahyuni, Juri LCC Empat Pilar yang Sindir Artikulasi Siswi dan Punya Jabatan Penting di MPR
    • Pemilihan hewan kurban sesuai syariat Islam
    • Profesor Jiang: AS Akan Kuasai Selat Malaka untuk Persaingan Ekonomi dengan Tiongkok
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Daerah»Korban KDRT Kasus Pembunuhan Mertua di Mojokerto Alami Trauma Parah

    Korban KDRT Kasus Pembunuhan Mertua di Mojokerto Alami Trauma Parah

    adm_imradm_imr15 Mei 20264 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Korban KDRT dalam Pembunuhan Sadis di Mojokerto Mengalami Trauma Berat

    Korban penganiayaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dalam peristiwa pembunuhan sadis di Mojokerto, SW (36), mengalami trauma berat pasca kejadian tragis yang menimpa keluarganya. Saat ditemui di rumah duka pada Senin (11/5/2026), SW tampak pucat dengan bekas luka yang masih terlihat jelas. Ia menjalani proses pemulihan akibat luka KDRT setelah pulang dari perawatan di RSUD Dr Wahidin Sudirohusodo Kota Mojokerto.

    Peristiwa berdarah ini terjadi di rumah kontrakan yang baru 9 bulan dihuni korban, di Desa Sumbergirang, Puri, Kabupaten Mojokerto (Jatim), pada Rabu (6/5/2026). Dalam peristiwa tersebut, ibu kandung SW, Siti Arofah (54), tewas mengenaskan di tangan suaminya sendiri, yaitu Satuan alias Tuan (42). Selain membunuh ibu mertuanya, tersangka S diduga kuat hendak menghabisi nyawa istrinya, korban SW, yang dibuktikan dengan bekas luka sayatan di leher dan lebam di wajah korban.

    Pendampingan dari Pemdes untuk Korban dan Keluarga

    Kepala Desa Sumbergirang, Siswahyudi, mengatakan bahwa Pemdes melakukan pendampingan terhadap keluarga korban. Ia menyampaikan bahwa kondisi korban SW sudah membaik, sehingga oleh pihak rumah sakit sudah diperbolehkan pulang. Namun, ia menekankan bahwa korban masih membutuhkan kontrol karena luka memar di wajah masih perlu pemulihan.

    Menurutnya, korban SW sudah bisa diajak berkomunikasi namun masih belum pulih total dan membutuhkan beberapa hari ke depan untuk penyembuhan. Ia juga menyampaikan bahwa korban masih mengalami trauma dan menuntut nyawa dibayar nyawa. Namun, ia menegaskan bahwa pendampingan dari pihak desa tidak boleh seperti itu, dan sebaiknya serahkan proses hukum ke Kepolisian.

    Harapan Warganet Bijak dalam Menanggapi Peristiwa

    Siswahyudi menyayangkan tudingan sepihak dari tersangka S yang berdampak tidak baik bagi keluarga korban. Ia menyebutkan bahwa komentar di media sosial yang tidak berimbang seolah menyudutkan korban dan keluarganya. Salah satunya adalah seolah-olah menghakimi bahwa saudari SW hanya perselingkuhan, padahal kita tidak tahu kebenarannya. Ia menekankan bahwa kita tidak punya hak untuk menceritakan di media sosial, karena itu ranah Kepolisian agar tidak menjadi asumsi liar.

    Ia berharap masyarakat lebih bijak dalam menanggapi suatu peristiwa dan jangan sampai menghakimi korban. Tindakan itu berdampak terhadap penyembuhan psikis korban dan keluarganya, apalagi yang bersangkutan memiliki anak kecil. “Harapan kami jangan memberikan statement yang liar, biarlah proses hukum berjalan semestinya,” jelasnya.

    Keluarga Korban Masih Terpukul

    Sebelumnya, Adik Ipar Korban, berinisial SA (52), mengungkapkan bahwa pihak keluarga begitu terpukul sepeninggal korban yang dikenal sebagai sosok perempuan pekerja keras dan tulang punggung keluarga. Ia menyampaikan bahwa pastinya mereka sangat kehilangan, terutama anak ketiga almarhumah (SMP kelas 3).

    Almarhumah merupakan sosok pekerja keras yang menjadi tulang punggung keluarga sejak suaminya wafat pada 2024 silam. “Kami sangat kehilangan, terutama anak bungsu almarhumah (Kelas 3 SMP),” ujar SA saat ditemui di rumah duka, Senin (11/5/2026).

    Pihak keluarga juga merasa perlu meluruskan tudingan pelaku yang menyudutkan korban terkait pengakuan pelaku yang pernah diusir. Korban terpaksa mengusir tersangka, lantaran diduga hendak melakukan perbuatan tidak lazim terhadap anak perempuannya. Perselisihan dengan ibu mertua juga berkaitan dengan cucu, atau anak dari korban SW yang dinilai dimanfaatkan oleh tersangka S untuk berjualan balon serta mainan anak-anak dan mengamen berkostum badut.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    UMKM Desa Tarik Sidoarjo Giat Pelajari WhatsApp Business untuk Tingkatkan Omzet

    By adm_imr14 Mei 20260 Views

    Klinik Tranmere Rovers Buka Jalan Baru Persebaya Cetak Pelatih Berkualitas Eropa

    By adm_imr14 Mei 20261 Views

    Suntikan Moral Wawali Solo! Persis Solo Diminta Sapu Bersih 9 Poin, Persebaya Jadi Korban Pertama

    By adm_imr14 Mei 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Jadwal dan Harga Tiket Bus AKAP Bali ke Jawa Selasa (12/5)

    15 Mei 2026

    Jangan Salah Paham! 9 Weton Ini Kaya dari Kerja, Bukan Hal Lain

    15 Mei 2026

    Korban KDRT Kasus Pembunuhan Mertua di Mojokerto Alami Trauma Parah

    15 Mei 2026

    Kondisi Menyedihkan Desa Limbur Tanpa Listrik dan Akses Sulit

    15 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?