Infomalangraya
— Persis Solo berada di ambang kehancuran dalam persaingan papan bawah Super League 2025/2026 setelah tertinggal dari para pesaing dan hanya menyisakan tiga pertandingan. Persebaya Surabaya akan menjadi lawan pertama yang wajib dikalahkan Persis Solo di Stadion Manahan pada 9 Mei 2026 demi menjaga peluang bertahan di kasta tertinggi.
Tekanan besar kini menghimpit Laskar Sambernyawa setelah hasil-hasil rival di zona degradasi membuat posisi mereka makin sulit. Persis Solo tidak lagi memiliki ruang untuk terpeleset jika ingin selamat dari ancaman turun kasta musim depan.
Mengapa Laga Lawan Persebaya Surabaya Jadi Penentuan?
Pertandingan melawan Persebaya Surabaya menjadi titik awal hidup mati Persis Solo dalam misi bertahan di Super League 2025/2026. Tiga poin di Stadion Manahan harus diamankan sebelum menghadapi Dewa United Banten FC dan Persita Tangerang pada dua laga terakhir musim ini.
Persis Solo kini berada dalam tekanan usai Madura United FC menang 2-0 atas Bali United FC pada Selasa sore (5/5/2026). Hasil itu membuat jarak poin Persis Solo dengan Madura United FC melebar menjadi lima angka. Situasi makin pelik karena Persis Solo juga tertinggal empat poin dari Persijap Jepara yang berada tepat di atas zona merah. Dengan hanya tiga laga tersisa, setiap pertandingan kini terasa seperti final bagi skuad Laskar Sambernyawa.
Sebelumnya, Semen Padang FC dan PSBS Biak sudah dipastikan terdegradasi dari Super League 2025/2026. Kini tersisa satu slot degradasi yang diperebutkan empat tim, termasuk Persis Solo yang terus dibayangi tekanan besar.
Wakil Wali Kota Solo Turun Langsung Beri Dukungan
Di tengah situasi sulit tersebut, dukungan moral datang langsung dari Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani. Dia hadir menyaksikan latihan Persis Solo di Stadion UNS pada Selasa sore (5/5/2026) untuk memberi motivasi kepada para pemain. Astrid menilai Persis Solo bukan sekadar klub sepak bola, melainkan kebanggaan masyarakat Kota Solo. Karena itu, pemerintah kota merasa ikut memiliki tanggung jawab moral mendukung perjuangan tim menghindari degradasi.
“Manajemen tidak kurang-kurang mendukung, kami sebagai perwakilan pemerintah kota merasa memiliki juga. Bagi kami Persis Solo adalah sebagai salah satu kebanggaan Kota Solo. Semua hasilnya nanti bisa sesuai dengan harapan. Yang utama melakukan yang terbaik, apapun hasilnya yang penting sudah melakukan yang terbaik,” tuturnya dikutip dari Jawa Pos Radar Solo.
Kehadiran Astrid memberi suntikan semangat tersendiri bagi para pemain yang sedang berada dalam tekanan berat. Dukungan dari pemerintah daerah diharapkan mampu menambah motivasi skuad Persis Solo menghadapi tiga laga terakhir musim ini.
Persis Solo Ditarget Sapu Bersih 9 Poin
Astrid Widayani juga menegaskan bahwa Persis Solo masih memiliki peluang bertahan selama mampu menjaga mental dan memenangkan pertandingan. Dia meminta pemain tetap percaya diri meski lawan yang dihadapi bukan tim mudah.
“Harapannya menang, kami (Persis) dapat poin full. Total berpeluang dapat 9 poin (jika lawan Persebaya, Dewa dan Persita bisa menang), walaupun mungkin pertandingannya berat, tapi mindset mesti tetap dijaga, dari manajemen tidak kurang-kurang,” lanjutnya.
Target sembilan poin penuh menjadi harapan realistis jika Persis Solo ingin keluar dari zona ancaman degradasi. Kemenangan atas Persebaya Surabaya akan menjadi modal penting sebelum menghadapi dua laga berikutnya. Selain itu, Astrid memastikan dirinya siap hadir langsung ke stadion untuk memberi dukungan pada pertandingan krusial Persis Solo.
Menurutnya, perjuangan tim saat ini membutuhkan dukungan penuh dari seluruh masyarakat Kota Solo. “Saya ingin mendukung tim Persis Solo secara langsung saat latihan karena ini juga masa-masa krusial. Kompetisi tinggal tiga pertandingan terakhir, dan Persis masih berjuang untuk bisa menghindari degradasi dan Persis kebanggaan kita semua. Saya berharap semua teman-teman pemain bisa tetap semangat berjuang di tiga laga terakhir,” tuturnya.
Tiga Laga Penentu Nasib Laskar Sambernyawa
Persis Solo kini memasuki fase paling menentukan sepanjang musim Super League 2025/2026. Tiga pertandingan terakhir bakal menentukan apakah mereka tetap bertahan di kasta tertinggi atau harus turun ke liga kedua musim depan. Dukungan moral dari pemerintah kota, manajemen, hingga suporter menjadi modal penting di tengah tekanan besar yang dihadapi tim. Namun pada akhirnya, hasil di lapangan akan menjadi penentu nasib Persis Solo.
Laga kontra Persebaya Surabaya diprediksi berlangsung sengit karena tim tamu juga memiliki kualitas pemain yang mumpuni. Persis Solo harus tampil tanpa kesalahan jika ingin menjaga asa bertahan hidup di kompetisi elite Indonesia. Momentum bermain di Stadion Manahan juga wajib dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh Persis Solo. Dukungan penuh suporter di kandang diharapkan mampu mengangkat mental pemain dalam laga yang bisa menentukan masa depan klub.
Kini, seluruh mata publik Solo tertuju pada tiga pertandingan terakhir Persis Solo musim ini. Jika gagal memaksimalkan kesempatan, ancaman degradasi yang sejak awal musim menghantui bisa benar-benar menjadi kenyataan pahit bagi Laskar Sambernyawa.







