Pendekatan Pembelajaran IPAS Kurikulum Merdeka untuk Siswa SD/MI Kelas VI
Buku Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) Kurikulum Merdeka Edisi Revisi 2025 untuk SD/MI Kelas VI menawarkan pendekatan pembelajaran yang lebih mendalam dan menyeluruh. Dalam buku ini, siswa tidak hanya diajak untuk menghafal anatomi tubuh, tetapi juga memahami filosofi di balik setiap napas yang mereka ambil. Hal ini memberikan kesempatan bagi siswa untuk lebih memahami peran sistem pernapasan dalam menjaga keberlangsungan hidup manusia di tengah tantangan lingkungan yang terus berubah.
Pembelajaran pada bab ini dirancang agar siswa dapat menyadari bahwa setiap tarikan napas adalah interaksi langsung antara tubuh dengan kualitas lingkungan sekitar. Melalui pendekatan ini, siswa dilatih untuk berpikir kritis dan mampu menghubungkan pengetahuan teoretis dengan fenomena kesehatan nyata yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari, seperti polusi kendaraan hingga kebiasaan membakar sampah.
Eksplorasi Sistem Pernapasan
Pada Bab 2: Tarik dan Embuskan, eksplorasi siswa semakin mendalam saat mereka mulai memetakan perjalanan oksigen dalam tubuh serta menganalisis faktor-faktor eksternal yang dapat mengganggu sistem tersebut. Materi ini dirancang agar siswa mampu memahami bagaimana udara masuk ke dalam tubuh, bagaimana proses pertukaran gas terjadi, serta bagaimana lingkungan dapat memengaruhi kesehatan pernapasan.
Bagian Uji Kompetensi yang terdapat pada halaman 58 dan 59 menjadi salah satu bagian penting untuk mengukur sejauh mana pemahaman siswa. Di sini, peserta didik ditantang untuk mengidentifikasi organ-organ pernapasan, menjelaskan alur pernapasan secara runtut, hingga memberikan solusi arsitektural dan sosial demi terciptanya lingkungan yang mendukung kesehatan paru-paru.
Siswa tidak hanya diuji secara kognitif, tetapi juga dilatih untuk berempati terhadap kesehatan diri sendiri dan orang-orang di sekitarnya dengan memberikan saran-saran praktis yang berdampak positif bagi kualitas hidup.
Kunci Jawaban Uji Kompetensi Bab 2
Berikut ini adalah kunci jawaban IPAS Kelas 6 Halaman 58 dan 59 Kurikulum Merdeka Edisi Revisi, bagian Uji Kompetensi Bab 2, yang dapat digunakan sebagai bahan pendamping belajar bagi siswa, guru, maupun orang tua.
Soal 1: Nama Organ Pernapasan
Berdasarkan gambar, bagian-bagian yang ditunjuk adalah:
- Hidung/Rongga Hidung: Paling atas, tempat masuknya udara.
- Faring/Laring: Bagian tenggorokan (pangkal tenggorok).
- Trakea: Batang tenggorokan yang memiliki struktur cincin tulang rawan.
- Bronkus: Cabang batang tenggorokan yang menuju paru-paru kanan dan kiri.
- Paru-paru: Organ utama pernapasan (di gambar menunjuk ke bagian paru-paru).
Soal 2: Alur Proses Pernapasan
Alur: Hidung – Faring/Laring – Trakea – Bronkus – Bronkiolus – Alveolus
- Hidung: Udara disaring oleh rambut hidung, dilembapkan, dan disesuaikan suhunya.
- Trakea: Udara disaring kembali oleh silia (rambut halus) dari debu atau kuman yang lolos.
- Alveolus: Terjadi pertukaran gas antara Oksigen (O2) dan Karbondioksida (CO2).
Soal 3: Desain Rumah Sehat
Aga ingin menjadi seorang arsitek dan sedang membuat desain rumah impiannya yang akan dibangun di pinggiran pantai.
- Faktor yang diperhatikan:
- Ventilasi yang cukup: Agar sirkulasi udara lancar dan udara segar selalu masuk.
- Pencahayaan alami: Sinar matahari membunuh bakteri dan jamur di dalam rumah.
- Tanaman hijau: Membantu menyuplai oksigen di sekitar rumah.
- Desain: Aga bisa membuat jendela besar yang menghadap ke arah laut untuk memanfaatkan angin sepoi-sepoi dan memastikan langit-langit rumah cukup tinggi.
Soal 4: Efek Bersepeda
Banu sering bersepeda ke sekolah, tetapi saat pulang ia menghadapi jalanan yang ramai dan macet.
- Apakah bersepeda memberikan efek positif bagi saluran pernapasan?
- Ya, bersepeda memperkuat otot pernapasan dan meningkatkan kapasitas paru-paru.
- Saran untuk Banu:
- Menggunakan masker untuk menyaring polusi kendaraan bermotor.
- Memilih rute alternatif yang lebih hijau atau tidak terlalu macet jika memungkinkan.
Soal 5: Kebiasaan Membakar Sampah
Reno sering merasa sesak napas karena kebiasaan membakar sampah daun kering dan sampah rumah tangga.
- Apa kebiasaan Reno yang memengaruhi kondisi kesehatan pernapasannya?
- Membakar sampah daun kering dan sampah rumah tangga di lingkungan rumah.
- Dampak kebiasaan tersebut:
- Asap pembakaran mengandung gas berbahaya (seperti karbon monoksida) dan partikel debu yang dapat mengiritasi saluran pernapasan, menyebabkan sesak napas, batuk, dan memicu asma.
- Saran:
- Menghentikan pembakaran sampah.
- Mengolah daun kering menjadi kompos (pupuk organik).
- Memisahkan sampah plastik/anorganik untuk didaur ulang atau dibuang ke tempat pembuangan akhir.







