Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Video pungli viral di Pantai Padang, polisi selidiki pelaku dan modusnya

    1 April 2026

    Kediri Dilanda Cuaca Ekstrem: 18 Pohon Tumbang dan Rumah Rusak, BPBD Lakukan Evakuasi Cepat

    1 April 2026

    5 Aset Terbaik untuk Dana Pensiun

    1 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Rabu, 1 April 2026
    Trending
    • Video pungli viral di Pantai Padang, polisi selidiki pelaku dan modusnya
    • Kediri Dilanda Cuaca Ekstrem: 18 Pohon Tumbang dan Rumah Rusak, BPBD Lakukan Evakuasi Cepat
    • 5 Aset Terbaik untuk Dana Pensiun
    • Kesaksian Bos Ayam Goreng di Bekasi: Temukan Mayat di Freezer Saat Olah Daging
    • Prakiraan Cuaca Malang-Batu Jatim, Minggu 29 Maret 2026: Kota Berawan, Kabupaten Hujan Ringan
    • Dzikir Pagi dan Petang: Bacaan serta Manfaatnya
    • Rekomendasi Oleh-Oleh Khas Solo: Karak Legendaris Murah dan Langka di Luar Solo Raya
    • Final Timnas Indonesia vs Bulgaria FIFA Series 2026: Statistik, Prediksi Skor, dan Susunan Pemain
    • 6 Pidato Sambutan Halal Bihalal Sekolah 2026 yang Islami dan Menggugah Hati
    • Pengunjung Padang Melonjak Saat Lebaran 2026, Pantai Air Manis Jadi Favorit
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Undang-Undang»Legislator Golkar: Kepala Daerah Harus Paham Aturan

    Legislator Golkar: Kepala Daerah Harus Paham Aturan

    adm_imradm_imr20 Maret 20262 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Kepala Daerah Harus Memahami Hukum dan Tata Kelola Pemerintahan

    Anggota Komisi II dari fraksi Golkar, Ahmad Irawan, menegaskan bahwa setiap kepala daerah seharusnya memiliki pemahaman yang cukup mengenai hukum dan tata kelola pemerintahan. Pernyataan ini disampaikan sebagai respons terhadap pernyataan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, yang menyatakan tidak memahami hukum dan tata kelola pemerintahan.

    Menurut Irawan, dalam prinsip hukum, semua orang dianggap mengetahui hukum, terlebih bagi seorang kepala daerah yang wajib memahami aturan tersebut. Hal ini dinyatakan melalui layanan pesan pada Jumat (6/3).

    Irawan menambahkan bahwa setiap kepala daerah memiliki ruang untuk bertanya jika tidak memahami hukum dan tata kelola pemerintahan. Misalnya, mereka dapat berkonsultasi dengan Kemendagri sebagai pembina pemerintahan daerah atau berbagai lembaga negara dan kementerian untuk meminta penjelasan terkait hal-hal yang ingin diketahui.

    Sekretaris Bidang Kebijakan Politik dan Pemerintahan Dalam Negeri DPP Golkar ini juga menjelaskan bahwa negara telah menyiapkan sistem pendukung jika kepala daerah tidak memahami hukum dan tata kelola pemerintahan. Sistem tersebut termasuk birokrasi daerah yang menjadi supporting system untuk mendukung kepala daerah dalam administrasi, manajemen, dan operasional agar tata kelola pemerintahan sesuai dengan hukum.

    Kasus Korupsi yang Menimpa Bupati Pekalongan

    Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Fadia Arafiq sebagai tersangka tunggal dalam kasus dugaan korupsi terkait pengadaan jasa outsourcing atau tenaga alih daya, serta pengadaan lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan tahun anggaran 2023-2026.

    Dalam keterangannya kepada tim KPK, Fadia mengaku hanya menjalankan fungsi seremonial saat menjabat Bupati Pekalongan sehingga tidak mengetahui hukum dan tata kelola pemerintahan. “Dirinya lebih banyak menjalankan fungsi seremonial di lingkungan Kabupaten Pekalongan. Itu yang disampaikan oleh Saudari FAR pada saat memberikan keterangan,” ujar Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (4/3).

    Namun, KPK menyatakan alasan Bupati Pekalongan dua periode tersebut bertentangan dengan asas presumptio iures de iure atau teori fiksi hukum. Asas ini menganggap semua orang mengetahui hukum setelah peraturan diundangkan secara resmi, sehingga ketidaktahuan tidak bisa dijadikan alasan untuk melanggar hukum.

    Tuntutan Good Governance

    Asep menegaskan bahwa FAR, yang merupakan seorang bupati atau penyelenggara negara selama dua periode serta satu kali menjabat sebagai wakil bupati periode 2011-2016, sudah semestinya memahami pelaksanaan prinsip-prinsip good governance (tata kelola pemerintahan yang baik) pada pemerintah daerah.

    Beberapa poin penting yang perlu dipertimbangkan:

    • Kepala daerah harus memiliki pemahaman yang memadai terhadap hukum dan tata kelola pemerintahan.
    • Negara menyediakan sistem pendukung seperti birokrasi daerah untuk membantu kepala daerah dalam menjalankan tugas administratif.
    • Teori fiksi hukum menyatakan bahwa semua orang dianggap mengetahui hukum setelah peraturan diundangkan.
    • Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, diduga melanggar prinsip good governance dalam pengelolaan pemerintahan daerah.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Komisi III Bahas RUU KUHAP Baru Terkait Kasus Andrie Yunus

    By adm_imr23 Maret 20260 Views

    Wamenkum: KUHP Baru Atur Hina Presiden untuk Cegah Kekacauan

    By adm_imr22 Maret 20262 Views

    Delpedro Ajukan Gugatan 3 Pasal KUHP Baru ke MK

    By adm_imr17 Maret 20265 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Video pungli viral di Pantai Padang, polisi selidiki pelaku dan modusnya

    1 April 2026

    Kediri Dilanda Cuaca Ekstrem: 18 Pohon Tumbang dan Rumah Rusak, BPBD Lakukan Evakuasi Cepat

    1 April 2026

    5 Aset Terbaik untuk Dana Pensiun

    1 April 2026

    Kesaksian Bos Ayam Goreng di Bekasi: Temukan Mayat di Freezer Saat Olah Daging

    1 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026

    Buka Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Malang Tekankan Kolaborasi dan Pembangunan Inklusif

    31 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?