Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Harga Tarif Listrik Terbaru 8-14 Juni 2026, Isi Token Rp50 Ribu dan Rp100 Ribu Dapat Berapa kWh?

    13 Juni 2026

    Cuaca Malang-Kota Batu Hari Ini: Udara Kabur, Suhu Terdingin 15°C

    13 Juni 2026

    Kisah Anak-anak Pengungsi Gempa Sangihe yang Dapat Makanan dan Balita Diberi Bubur

    13 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Sabtu, 13 Juni 2026
    Trending
    • Harga Tarif Listrik Terbaru 8-14 Juni 2026, Isi Token Rp50 Ribu dan Rp100 Ribu Dapat Berapa kWh?
    • Cuaca Malang-Kota Batu Hari Ini: Udara Kabur, Suhu Terdingin 15°C
    • Kisah Anak-anak Pengungsi Gempa Sangihe yang Dapat Makanan dan Balita Diberi Bubur
    • Emosi Polisi Tampar Badut Jalanan Rembang di Tuban: Bau Alkohol Tercium
    • Jadwal Timnas Indonesia vs Mozambik, Kapan Mulai?
    • Intuisi Ibu Bilqis Saat Putrinya Ditemukan Tewas Di Rumah
    • 50 Soal Ujian Aswaja dengan Kunci Jawaban
    • Gigi berlubang memengaruhi kesehatan anak? Cari tahu fakta pentingnya!
    • Harga cabai anjlok, Bapanas siapkan penyerapan telur dan ayam
    • Tujuh destinasi liburan hemat untuk keluarga di Kota Meksiko
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Ekonomi»LQ45: Rekomendasi Saham Pasca Laba Turun 2025

    LQ45: Rekomendasi Saham Pasca Laba Turun 2025

    adm_imradm_imr17 Maret 202619 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Pertumbuhan Pendapatan PGAS pada 2025

    PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) mencatatkan pertumbuhan kinerja pendapatan yang positif sepanjang tahun 2025. Namun, emiten pelat merah ini mengalami tekanan dari sisi bottom line.

    Pendapatan PGAS tercatat tumbuh sebesar 5% secara tahunan (year on year) menjadi sebesar US$ 3,9 miliar pada akhir 2025. Meskipun demikian, laba operasi PGAS berkurang tipis sebesar 0,58% YoY menjadi US$ 519,6 juta dan laba bersih emiten ini juga menyusut sebesar 36,54% YoY menjadi US$ 215,4 juta pada 2025.

    Penurunan laba ini terjadi di tengah kenaikan beban pokok pendapatan PGAS sebesar 10% YoY menjadi US$ 3,3 miliar pada 2025. PGAS juga mengalami kerugian bersih atas selisih kurs sebesar US$ 7,2 juta pada 2025, berbanding terbalik dari tahun sebelumnya di mana mereka meraih laba selisih kurs US$ 11,1 juta.

    Kinerja Operasional PGAS

    Dari segi operasional, PGAS mencatatkan volume niaga gas bumi sebesar 836 BBTUD sepanjang 2025. Sementara itu, volume transmisi gas bumi PGAS naik 4% menjadi 1.609 MMSCFD dibandingkan tahun sebelumnya, seiring meningkatnya penyerapan pelanggan.

    Kinerja operasional juga diperkuat oleh segmen bisnis infrastruktur Liquefied Natural Gas (LNG). Volume regasifikasi melalui FSRU Lampung dan Terminal Regasifikasi Arun mencapai 254 BBTUD pada 2025, tumbuh 17% dan berkontribusi pada keandalan penyaluran gas untuk berbagai sektor, termasuk industri dan pembangkit listrik.

    Sedangkan di segmen transportasi minyak, PGAS mencatat volume penyaluran sebesar 174.811 BOEPD. Hal ini didorong meningkatnya aktivitas pengangkutan minyak melalui jaringan pipa eksisting.

    Pengembangan Infrastruktur dan Keandalan Sistem

    Sepanjang 2025, PGAS terus memperluas infrastruktur gas bumi dengan menambah lebih dari 230 km jaringan pipa distribusi jargas, serta menjaga keandalan sistem operasi dengan tingkat availability mencapai 98,84%.

    Corporate Secretary Perusahaan Gas Negara Fajriyah Usman menjelaskan, PGAS menjaga kesinambungan penyaluran energi melalui optimalisasi portofolio gas bumi dan LNG serta koordinasi intensif dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan strategis. Keandalan penyaluran gas bumi bagi pelanggan tetap menjadi prioritas utama PGAS.

    “Kami mengoptimalkan pemanfaatan infrastruktur gas dan LNG serta menerapkan pengelolaan volume secara adaptif untuk memastikan keberlanjutan layanan energi kepada pelanggan,” ujar Fajriyah dalam keterbukaan informasi, Jumat (6/3/2026).

    Kinerja Keuangan yang Tetap Solid

    Meski terjadi penurunan laba bersih, Manajemen PGAS mengklaim kinerja perusahaan pada dasarnya tetap solid. Hal ini ditunjukkan dengan penurunan beban umum dan administrasi PGAS sekitar 17% YoY menjadi US$ 33,3 juta berkat disiplin pengelolaan keuangan melalui efisiensi biaya, optimalisasi kas, dan pengelolaan portofolio yang prudent.

    Selain itu, kontribusi laba dari entitas patungan (joint venture) juga meningkat menjadi US$ 76,4 juta pada 2025.

    Fajriyah menambahkan, pada dasarnya kinerja PGAS didukung oleh portofolio bisnis yang terdiversifikasi yang berfokus pada midstream dan downstream, meliputi segmen transmisi dan distribusi gas bumi, LNG, serta kontribusi anak perusahaan dan afiliasi lainnya.

    Strategi Ke depan

    Untuk ke depannya, PGAS bakal terus konsisten menerapkan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan arus kas dan portofolio, termasuk langkah selektif pada proyek prioritas. “Strategi ini penting untuk memperkuat ketahanan korporasi dalam menghadapi tantangan ke depan,” jelasnya.

    Prospek Kinerja PGAS di Tahun 2026

    Secara terpisah, Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta mengatakan, penurunan laba bersih PGAS disinyalir akibat adanya peningkatan biaya distribusi gas, fluktuasi harga energi global khususnya gas, hingga efek kebijakan Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) sebesar US$ 6 per MMBTU yang menekan margin perusahaan.

    Jika ditelusuri di bagian pos beban pokok pendapatan, PGAS tercatat mengalami kenaikan pembelian gas bumi sebesar 17% YoY menjadi US$ 2,1 miliar pada 2025 lalu.

    Memasuki 2026, prospek kinerja PGAS tergolong cukup positif seiring peningkatan permintaan gas domestik yang sebagian besar berasal dari sektor industri, pembangkit listrik, hingga proyek-proyek hilirisasi nasional.

    “Kebutuhan energi di sektor manufaktur dan industri diperkirakan terus meningkat, sehingga permintaan gas domestik akan tumbuh,” ujar dia, Minggu (8/3/2026).

    Peluang dan Strategi untuk Menangkap Permintaan

    Untuk menangkap peluang tersebut secara maksimal, PGAS harus terus melanjutkan upaya penguatan jaringan energi seperti pengembangan infrastruktur LNG dan Compressed Natural Gas (CNG) serta perluasan jaringan distribusi gas.

    PGAS Chart

    by TradingView

    Selain itu, PGAS juga harus memaksimalkan sinergi dengan Grup Pertamina dengan keuntungan seperti akses pasar yang lebih luas, ketersediaan infrastruktur pendukung yang memadai, hingga potensi peningkatan efisiensi bisnis.

    Lantas, Nafan menyarankan add saham PGAS dengan target harga Rp 2.630 per saham.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Jadwal Timnas Indonesia vs Mozambik, Kapan Mulai?

    By adm_imr13 Juni 20261 Views

    4 Tipu Muslihat Psikologis Saat Pasar Saham Turun, Catat Ini!

    By adm_imr13 Juni 20261 Views

    Krisis 1997, Apakah Terulang di 2026?

    By adm_imr12 Juni 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Harga Tarif Listrik Terbaru 8-14 Juni 2026, Isi Token Rp50 Ribu dan Rp100 Ribu Dapat Berapa kWh?

    13 Juni 2026

    Cuaca Malang-Kota Batu Hari Ini: Udara Kabur, Suhu Terdingin 15°C

    13 Juni 2026

    Kisah Anak-anak Pengungsi Gempa Sangihe yang Dapat Makanan dan Balita Diberi Bubur

    13 Juni 2026

    Emosi Polisi Tampar Badut Jalanan Rembang di Tuban: Bau Alkohol Tercium

    13 Juni 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?