Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Berita Terkini: Kasus Ilegal Lintas Batas, Siswa SMP Tewas Tenggelam, Kematian Wilhelmus Asa

    22 April 2026

    PSSI Rayakan Ulang Tahun ke-96 di Sidoarjo, Tantang Diri Lolos Piala Dunia 2030

    22 April 2026

    7 Drama Lin Yi: Tersedia di WeTV, Netflix, dan iQiyi

    22 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Rabu, 22 April 2026
    Trending
    • Berita Terkini: Kasus Ilegal Lintas Batas, Siswa SMP Tewas Tenggelam, Kematian Wilhelmus Asa
    • PSSI Rayakan Ulang Tahun ke-96 di Sidoarjo, Tantang Diri Lolos Piala Dunia 2030
    • 7 Drama Lin Yi: Tersedia di WeTV, Netflix, dan iQiyi
    • Suami Bandar Lampung Ditahan Usai Berduaan dengan Wanita Lain
    • 35 Nama Bayi Laki-Laki Lahir di Bulan Zulkaidah 2026, Bulan Damai Sebelum Haji
    • Apa Itu Radang Tenggorokan? Ini Gejalanya
    • Harga daging sapi di Malang melonjak, capai Rp 150 ribu per kg
    • 19 Kebiasaan Kecil untuk Meningkatkan Kecerdasan Otak
    • Harga Tiket Taman Safari Bogor yang Favorit Wisatawan
    • Peluncuran Mini Album Rebosan, Lurah Pulau Pedalaman: Seni sebagai Pendorong Budaya dan Ekonomi Warga
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Ekonomi»Menanti Keputusan BI, IHSG Rentan Tekanan, Cek Rekomendasi Saham Analis

    Menanti Keputusan BI, IHSG Rentan Tekanan, Cek Rekomendasi Saham Analis

    adm_imradm_imr22 April 20267 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



    Pasar keuangan Indonesia saat ini sedang dalam fase konsolidasi, dengan para pelaku pasar memilih untuk menahan langkah menjelang Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang akan diadakan pada 21–22 April 2026. Keputusan suku bunga acuan menjadi faktor utama yang akan menentukan arah pergerakan pasar, terlebih mengingat tekanan eksternal masih terus berlangsung dan nilai tukar rupiah yang masih tertekan.

    Liza Camelia Suryanata, Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, menyebut bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat ini bergerak terbatas dalam fase konsolidasi. Tekanan global yang tinggi membuat pelaku pasar cenderung lebih hati-hati, terutama karena rupiah masih berada di level Rp 17.158 per dolar AS.

    Tekanan tersebut juga terlihat dari aksi jual yang dilakukan oleh investor asing terhadap saham-saham perbankan besar seperti BBCA, BBRI, dan BMRI. Namun, di sisi lain, dana asing justru mengalir ke sektor saham komoditas yang diuntungkan oleh pendapatan berbasis dolar.

    Elandry Pratama, Analis Panin Sekuritas, melihat bahwa saat ini investor lebih memilih mengambil posisi wait and see sambil menunggu arah kebijakan moneter yang lebih jelas. Ketidakpastian global, terutama terkait arah suku bunga The Fed dan inflasi, turut memengaruhi pergerakan pasar.

    Dalam proyeksinya, jika Bank Indonesia memutuskan untuk menurunkan suku bunga, IHSG berpeluang menguat ke kisaran 7.800–8.000. Namun, skenario yang paling diantisipasi adalah suku bunga yang ditahan, yang berpotensi membuat IHSG bergerak sideways di rentang 7.200–7.400 dengan rotasi sektoral terbatas.

    Sebaliknya, jika BI memutuskan menaikkan suku bunga, pasar berisiko merespons negatif. IHSG diperkirakan bisa terkoreksi ke kisaran 7.300–7.500. Pandangan serupa disampaikan Liza, yang menilai hanya ada dua skenario utama yang relevan saat ini. Jika suku bunga ditahan, IHSG berpotensi bergerak di rentang 7.400–7.700 dengan volatilitas tinggi.

    Namun, jika suku bunga naik, indeks berisiko turun lebih dalam ke area 7.250–7.300 akibat tekanan likuiditas dan kekhawatiran stabilitas makro. Kenaikan suku bunga akan menjadi sentimen negatif karena meningkatkan biaya dana dan menekan valuasi saham. Selain itu, langkah tersebut juga memberi sinyal bahwa stabilitas rupiah menjadi prioritas utama di tengah tekanan global.

    Dalam kondisi ini, strategi investor disarankan tetap defensif. Pelaku pasar bisa memilih wait and see atau melakukan akumulasi selektif pada saham-saham likuid, terutama yang memiliki eksposur terhadap dolar AS, sambil mencermati pergerakan rupiah, yield global, serta arah kebijakan bank sentral.

    Adapun sektor yang layak dicermati antara lain perbankan, properti dan konstruksi, konsumer, serta komoditas. Beberapa saham yang direkomendasikan antara lain:

    • BBCA dengan target harga Rp 6.700
    • BMRI Rp 5.000
    • BBTN Rp 1.500
    • ICBP Rp 7.500
    • TLKM Rp 3.200
    • MDKA Rp 3.500 per saham

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    7 Drama Lin Yi: Tersedia di WeTV, Netflix, dan iQiyi

    By adm_imr22 April 20261 Views

    Pembobolan sistem jembatan kripto, kerugian Rp 5 triliun

    By adm_imr22 April 20262 Views

    UMKM Bangkit, Dasar Ekonomi Daerah Semakin Kuat

    By adm_imr22 April 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Berita Terkini: Kasus Ilegal Lintas Batas, Siswa SMP Tewas Tenggelam, Kematian Wilhelmus Asa

    22 April 2026

    PSSI Rayakan Ulang Tahun ke-96 di Sidoarjo, Tantang Diri Lolos Piala Dunia 2030

    22 April 2026

    7 Drama Lin Yi: Tersedia di WeTV, Netflix, dan iQiyi

    22 April 2026

    Suami Bandar Lampung Ditahan Usai Berduaan dengan Wanita Lain

    22 April 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Karcis Masuk Pantai Pasir Panjang Disorot, Transparansi Retribusi Dipertanyakan

    7 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?