Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Pemkab Lamongan Evaluasi Menu MBG, Polemik Emak-Emak Berakhir

    5 Maret 2026

    Cara Baru Anak Muda Berolahraga Sambil Hangout Bersama

    5 Maret 2026

    Gelar Konsolnas 2026, Kemendikdasmen Kolaborasi dengan Pemda

    5 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Jumat, 6 Maret 2026
    Trending
    • Pemkab Lamongan Evaluasi Menu MBG, Polemik Emak-Emak Berakhir
    • Cara Baru Anak Muda Berolahraga Sambil Hangout Bersama
    • Gelar Konsolnas 2026, Kemendikdasmen Kolaborasi dengan Pemda
    • Tiga Pencuri Motor di Lamandau Terancam Hukuman Baru
    • Tiga Pantai Unik untuk Menyaksikan Sunset Ikonik di Bali
    • Dajjal: Arti Kata dan Kaitannya dengan Serangan Amerika-Israel ke Iran
    • Apa yang Terjadi Jika Manusia Bisa Melihat Gelombang WiFi?
    • Ulasan Lengkap Yamaha Freego S 2026 Magma Black: Teknologi Y Connected dan Desain Mewah
    • Permintaan Maaf Menag Nasaruddin Umar Usai Pernyataan Zakat Viral
    • Mengenal Peran Bea Cukai dalam Ekonomi dan Aturan Barang
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kuliner»Mengapa ASI Berwarna Jernih, Apakah Mengkhawatirkan?

    Mengapa ASI Berwarna Jernih, Apakah Mengkhawatirkan?

    adm_imradm_imr14 Februari 20263 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Warna Air Susu Ibu yang Bening: Apa Penyebabnya?

    Air susu ibu (ASI) adalah makanan utama bagi bayi. ASI berkualitas mengandung energi dan nutrisi yang dibutuhkan oleh bayi dalam bulan-bulan awal kehidupannya, dan terus menyediakan setengah atau lebih kebutuhan gizi bayi selama paruh kedua tahun pertama serta sampai sepertiga selama tahun kedua kehidupan bayi.

    Saat memompa atau membekukan ASI, kamu mungkin memperhatikan bahwa warna ASI bisa berbeda, seperti kuning, putih, biru, bening, hijau, kemerahan, atau merah muda. Ketika kamu melihat ASI berwarna bening, mungkin kamu bertanya-tanya apa penyebabnya. Berikut penjelasannya.

    Warna Normal ASI

    Meskipun sebagian besar orang tua menyusui memiliki ASI berwarna putih atau biru muda, tidak ada yang disebut “normal” dalam hal warna. Apa yang dianggap normal bagi satu orang mungkin berbeda dengan yang lain. Jenis ASI yang kamu produksi juga akan memengaruhi nuansa warnanya.

    Misalnya, kolostrum, atau susu pertama yang diproduksi oleh kelenjar susu, biasanya berwarna kuning dan kental, walaupun bisa juga encer dan bening. Intinya, jika ASI belum berwarna putih, tidak perlu langsung khawatir.

    Ada banyak rentang normal dalam hal warna ASI. Warna kebiruan, kuning, krem, oranye, semuanya variasi normal dan aman untuk bayi.

    Penyebab Warna ASI Bening

    Ada beberapa penyebab potensial kenapa warna ASI bening. Berikut ini di antaranya:

    1. Kolostrum

      Kolostrum adalah ASI pertama yang diproduksi tubuh. Meskipun jumlahnya sedikit, tetapi kolostrum terkonsentrasi dan sangat bergizi. Walaupun terkadang warnanya bening dan encer, tetapi kolostrum lebih sering berwarna kuning atau oranye dan kental. Tingginya kadar beta-karoten dalam kolostrum memberikan warna kuning tua atau oranye.

    2. Foremilk

      Setelah dua minggu melahirkan, ibu menyusui akan mengeluarkan ASI matur. Ini merupakan ASI yang sebenarnya. ASI yang keluar akan lebih cair dan berwarna putih susu. Hampir 90 persen ASI matur tersusun oleh air dan sisanya mengandung karbohidrat, protein, dan lemak. Walaupun lebih banyak mengandung air, bukan berarti ASI tidak berkualitas, melainkan membantu bayi untuk tetap terhidrasi sepanjang waktu.

    Ada dua jenis ASI matur, yaitu foremilk dan hindmilk. Foremilk adalah ASI yang keluar pada awal sesi menyusui, konsistensinya lebih encer, bervolume tinggi, mengandung tinggi laktosa dan rendah lemak. Sementara itu, hindmilk adalah ASI yang keluar saat sesi menyusui akan berakhir. Kandungan lemaknya lebih tinggi dibandingkan foremilk.

    Secara umum, ketika ASI matur mulai mengalir keluar dari payudara pada awal sesi menyusui atau memompa (foremilk), ASI tersebut lebih encer dan lebih rendah lemak. Karena encer, foremilk cenderung terlihat bening atau kebiruan. Saat kamu terus memompa atau menyusui, kandungan lemak dalam ASI meningkat. Seiring bertambahnya lemak, ASI berubah menjadi susu yang lebih kental (hindmilk). Tampilannya putih atau kuning yang lebih kental.

    1. Penyebab Lain

      Kelebihan laktosa dikaitkan dengan keluarnya ASI yang memiliki lebih sedikit lemak dan protein, yang sering kali menyebabkan ASI tampak biru jernih atau bening. Hal ini dapat terjadi jika payudara tidak dikosongkan dalam jangka waktu yang lebih lama dari biasanya, berdasarkan kondisi yang normal bagi ibu dan bayinya.

    Meskipun kadar laktosa yang tinggi dalam ASI tidak perlu dikhawatirkan, tetapi ini dapat menyebabkan bayi kembung, rewel, dan sulit tenang. Bahkan dapat menimbulkan kotoran berbusa atau berwarna hijau pada popok bayi. Jika si kecil mengalami gejala-gejala tersebut, segera periksakan ke dokter konselor laktasi atau dokter anak.

    Apabila ASI yang keluar bening, kamu bisa mencoba memijat payudara dengan lembut namun dinamis, dan kompres hangat secukupnya untuk meningkatkan sirkulasi. Ini akan membantu meningkatkan kandungan lemak dalam ASI dan menyeimbangkan kelebihan laktosa. Cobalah pijat payudara sebelum menyusui atau memompa dan lihat apakah ada perbedaan.

    Ciri ASI yang Berkualitas Baik

    Ciri ASI yang kualitasnya baik dapat dilihat dari tumbuh kembang bayi. Kualitas ASI yang baik tidak hanya dilihat dari bentuk, warna, aroma, dan rasanya. Ada cara lain untuk mengetahui apakah ASI yang dihasilkan kualitasnya baik atau tidak, yaitu dengan melihat tumbuh kembang dan pola menyusui bayi.

    Ciri-cirinya dapat dilihat dari:

    • Berat badan bayi naik dengan stabil

      Bayi yang mengalami kenaikan berat badan stabil dan sudah sesuai dengan grafik pertumbuhan menandakan bahwa bayi mendapatkan ASI yang memiliki nutrisi cukup.

    • ASI sudah cukup memenuhi kebutuhan bayi

      Bayi setelah lahir biasanya menyusu sebanyak 8–12 kali sehari, rata-rata 2 jam sekali. Pada masa percepatan tumbuh kembang, bayi mungkin akan menyusu dalam jumlah yang lebih banyak atau lebih sering. Ibu yang mampu memproduksi ASI sesuai permintaan bayi bisa diartikan bahwa ASI yang diproduksi berkualitas baik dan bagus.

    • Pencernaan bayi lancar

      Ibu harus memperhatikan sistem pencernaan bayi setelah menyusu. Bayi setelah dilahirkan frekuensi buang airnya akan meningkat. Saat usia 6 bulan, bayi biasanya akan membutuhkan ganti popok 5–6 kali sehari karena seringnya buang air kecil dan buang air besar.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Nestle Pecat 16 Ribu Karyawan Global untuk Efisiensi Bisnis

    By adm_imr5 Maret 20260 Views

    Jangan Asal Bungkus! Kemasan Takjil Berisiko bagi Kesehatan

    By adm_imr5 Maret 20261 Views

    5 rekomendasi wewangian lokal untuk tarawih, ibadah lebih nyaman!

    By adm_imr5 Maret 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Pemkab Lamongan Evaluasi Menu MBG, Polemik Emak-Emak Berakhir

    5 Maret 2026

    Cara Baru Anak Muda Berolahraga Sambil Hangout Bersama

    5 Maret 2026

    Gelar Konsolnas 2026, Kemendikdasmen Kolaborasi dengan Pemda

    5 Maret 2026

    Tiga Pencuri Motor di Lamandau Terancam Hukuman Baru

    5 Maret 2026
    Berita Populer

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    Kabupaten Malang 28 Februari 2026

    Malang – Aparat dari Polres Malang mengungkap dugaan tindak pidana membuat dan menguasai bahan peledak…

    Kejari Kabupaten Malang Geledah Kantor Dispora, Dalami Dugaan Penyelewengan Dana Hibah KONI

    6 Februari 2026

    Jadwal MotoGP Thailand 2026 Live Trans7, Bagnaia Tunjukkan Tanda Bertahan

    1 Maret 2026

    Keluhan Pasien Poli Gigi Puskesmas Arjuno, Kadinkes Kota Malang Beri Penjelasan

    6 Februari 2026
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?