Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Harga BBM Subsidi Masih Bisa Naik Meski Harga Non Subsidi Turun

    4 April 2026

    Angin Kencang Rusak Rumah dan RSUD Ploso di Jombang

    4 April 2026

    Ultimatum Noel untuk Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pemimpin KPK Harus Mundur

    4 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Minggu, 5 April 2026
    Trending
    • Harga BBM Subsidi Masih Bisa Naik Meski Harga Non Subsidi Turun
    • Angin Kencang Rusak Rumah dan RSUD Ploso di Jombang
    • Ultimatum Noel untuk Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pemimpin KPK Harus Mundur
    • Alasan Proyek PSEL Tidak Jadi Dibangun di Malang, Lahan dan Biaya Tinggi Jadi Penyebab Utama
    • 10 Makanan Pencerah Kulit yang Wajib Diketahui
    • Lima Bakmi Lezat di Jakarta Selatan untuk Makan Siang yang Menggugah Selera
    • Ayaka Miura vs. Chihiro Sawada, Dua Pertandingan MMA Lainnya Memeriahkan ONE Samurai 1
    • Mengunjungi Pohon Purba di Lombok Timur yang Dikelola Warga Binaan Lapas
    • Pahlawan Film The Hostage: Kisah Nyata TNI AL Selamatkan Sandera di Selat Malaka
    • Infinix Hot 60 Pro: HP 2 Jutaan dengan Layar AMOLED 144Hz dan Performa Gaming Hebat
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kesehatan»Mengapa Waktu Terasa Panjang Saat Berpuasa? Ini Jawabannya

    Mengapa Waktu Terasa Panjang Saat Berpuasa? Ini Jawabannya

    adm_imradm_imr12 Maret 20265 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Mengapa Waktu Terasa Lama Saat Berpuasa

    Menunggu waktu berbuka sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi mereka yang menjalankan puasa. Meskipun aktivitas sehari-hari tidak jauh berbeda dari hari biasa, rasanya jarum jam bergerak lebih lambat dari yang kita harapkan. Fenomena ini berkaitan dengan kondisi fisik dan psikologis kita, mulai dari rasa lapar dan haus yang membuat fokus menurun hingga otak yang jadi lebih sadar pada setiap detik yang berlalu.

    Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Persepsi Waktu Saat Puasa

    1. Otak Lebih Sadar Pada Waktu Saat Tidak Ada Distraksi

      Ketika sibuk dengan berbagai tugas dan rangsangan, otak fokus pada aktivitas yang dilakukan. Perhatian terbagi sehingga tidak terlalu menyadari detik demi detik yang berlalu. Inilah kenapa waktu terasa cepat saat sedang bekerja, belajar, atau melakukan aktivitas menyenangkan.

      Sebaliknya, ketika berpuasa, terutama saat menunggu berbuka, aktivitas sering kali terasa lebih lambat atau membosankan. Ketika tidak banyak hal yang benar-benar menyita perhatian, otak punya “ruang kosong” untuk menyadari waktu berjalan. Akibatnya, setiap menit terasa lebih panjang karena kita seperti menonton jarum jam bergerak.

    2. Rasa Lapar Mengganggu Fokus Otak

      Saat lapar, tubuh melepaskan hormon bernama ghrelin atau “hormon lapar”. Kadar ghrelin meningkat untuk memberi sinyal ke otak bahwa tubuh membutuhkan makanan. Namun, peningkatan hormon ini juga bisa memengaruhi fokus dan perhatian.

      Akibatnya, kita lebih sulit berkonsentrasi pada tugas. Pikiran mudah teralihkan, bahkan cenderung memikirkan makanan atau waktu berbuka. Ketika perhatian terus kembali pada rasa lapar, detik demi detik terasa lebih lambat. Bukan karena waktu benar-benar melambat, tetapi karena fokus kita terus tertuju pada penantian itu sendiri.

    3. Tubuh Kehilangan Energi, Konsentrasi Menurun

      Selama berpuasa, tubuh sedang beradaptasi dengan perubahan pola makan dan minum. Biasanya kita terbiasa sarapan atau ngemil pada sela aktivitas. Saat puasa, tubuh harus menahan asupan selama belasan jam. Kadar gula darah yang mulai menurun membuat energi berkurang dan konsentrasi tidak seoptimal biasanya.

      Glukosa adalah sumber energi utama tubuh yang disimpan di hati. Energi dari glukosa termasuk yang paling cepat digunakan, dan beberapa bagian tubuh, seperti sel darah merah dan sistem saraf pusat, sangat bergantung padanya. Ketika kadar glukosa menurun, tubuh terasa lemas, kepala bisa pusing, dan fokus berkurang. Dalam kondisi ini, kita jadi lebih sadar terhadap waktu karena aktivitas terasa lebih berat untuk dijalani.

    4. Fokus Berlebihan Pada Rasa Lapar dan Haus

      Secara psikologis, kesadaran bahwa kita sedang berpuasa juga punya pengaruh besar. Ketika tahu tidak bisa makan atau minum hingga waktu tertentu, pikiran cenderung lebih sensitif terhadap rasa lapar dan haus. Perhatian yang terpusat pada satu hal ini membuat waktu terasa berjalan lambat.

      Semakin sering kita melihat jam dan menghitung mundur waktu berbuka, semakin panjang rasanya hari itu. Ini mirip seperti saat menunggu antrean panjang atau berada di ruang tunggu karena fokus pada menunggu. Alhasil, waktu terasa seolah berhenti.

    Tips Agar Puasa Terasa Lebih Cepat

    Agar puasa tidak terasa berjalan lambat, kamu perlu mengalihkan perhatian dari hitung mundur waktu berbuka ke aktivitas yang lebih menyerap fokus. Berikut beberapa tips agar puasa terasa lebih cepat:

    • Berhenti Terlalu Sering Melihat Jam

      Terlalu sering mengecek waktu justru membuatmu makin sadar setiap detik yang berlalu. Kebiasaan ini bisa meningkatkan rasa gelisah, stres, dan tidak sabar karena pikiran terus menghitung mundur menuju berbuka. Coba kurangi melihat jam dan latih diri untuk menerima rasa tidak nyaman dengan lebih tenang, tanpa terus berharap waktu cepat selesai.

    • Cari Aktivitas yang Membuat Kamu Masuk Ke “Flow”

      Flow adalah kondisi ketika kamu sangat fokus pada suatu aktivitas sampai lupa waktu. Ini bisa terjadi saat menulis, menggambar, berolahraga, membuat kerajinan, atau bermain game. Saat perhatian terserap penuh pada proses, kamu tidak lagi terlalu sadar pada rasa lapar atau lamanya hari, dan tiba-tiba waktu berbuka sudah semakin dekat.

    • Tetap Sibuk dengan Aktivitas

      Hari yang terisi kegiatan biasanya terasa lebih cepat dibanding saat kosong. Mengarahkan perhatian pada pekerjaan, belajar, hobi, atau aktivitas positif lainnya membantu otak tetap terlibat sehingga tidak terus-menerus memikirkan rasa lapar dan waktu. Semakin fokus kamu pada hal bermanfaat, makin kecil kemungkinan hari terasa berjalan lambat.

    Penutup

    Itulah penjelasan mengenai alasan kenapa waktu terasa lama saat berpuasa. Sebenarnya bukan karena waktu melambat, melainkan karena tubuh dan pikiran sedang beradaptasi. Dengan memahami hal ini, kamu bisa mengisi waktu dengan aktivitas yang bermakna agar hari terasa lebih ringan. Semoga informasi ini bermanfaat!


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    10 Makanan Pencerah Kulit yang Wajib Diketahui

    By adm_imr4 April 20261 Views

    Doa Kesembuhan Saat Sakit dalam Islam, Ikhtiar Spiritual yang Diajarkan Nabi Muhammad SAW

    By adm_imr4 April 20261 Views

    Opini: Bebaskan Timor Barat dari Malaria, Kuncinya Surveilans Migrasi

    By adm_imr4 April 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Harga BBM Subsidi Masih Bisa Naik Meski Harga Non Subsidi Turun

    4 April 2026

    Angin Kencang Rusak Rumah dan RSUD Ploso di Jombang

    4 April 2026

    Ultimatum Noel untuk Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pemimpin KPK Harus Mundur

    4 April 2026

    Alasan Proyek PSEL Tidak Jadi Dibangun di Malang, Lahan dan Biaya Tinggi Jadi Penyebab Utama

    4 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026

    Buka Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Malang Tekankan Kolaborasi dan Pembangunan Inklusif

    31 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?