Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Pramono Umbara Akan Keluarkan Aturan Pajak Kendaraan Listrik, Kapan Berlaku?

    26 April 2026

    45 Pantun Hari Pendidikan Nasional 2026 Penuh Makna untuk Media Sosial

    26 April 2026

    Wall balls: latihan kardio dan kekuatan yang menguji kemampuan

    26 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Senin, 27 April 2026
    Trending
    • Pramono Umbara Akan Keluarkan Aturan Pajak Kendaraan Listrik, Kapan Berlaku?
    • 45 Pantun Hari Pendidikan Nasional 2026 Penuh Makna untuk Media Sosial
    • Wall balls: latihan kardio dan kekuatan yang menguji kemampuan
    • Buka Rahasia Chat Teuku Rassya, Nurah Pasya Bocorkan Alasan Tamara Bleszynski Tidak Ingin Bertemu
    • Masjid Jami Gresik, Saksi Perkembangan Islam di Pesisir Jawa Sejak 1458
    • Kinerja Jayamas Medica (OMED) Mengesankan, Cek Rekomendasi Sahamnya
    • Beredar sebagai pembeli, polisi tangkap pasangan pengedar sabu di Palembang, 96 gram disita
    • Pembelian Minyakita di Malang Dibatasi 2 Liter, Bulog Ajukan Tambahan Harga dan Stok
    • 5 cara menikmati makanan lezat dengan harga terjangkau
    • Itinerary 3 Hari 2 Malam di Ha Long Bay Mulai Rp5,5 Juta
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kesehatan»Mengapa Waktu Terasa Panjang Saat Berpuasa? Ini Jawabannya

    Mengapa Waktu Terasa Panjang Saat Berpuasa? Ini Jawabannya

    adm_imradm_imr12 Maret 20266 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Mengapa Waktu Terasa Lama Saat Berpuasa

    Menunggu waktu berbuka sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi mereka yang menjalankan puasa. Meskipun aktivitas sehari-hari tidak jauh berbeda dari hari biasa, rasanya jarum jam bergerak lebih lambat dari yang kita harapkan. Fenomena ini berkaitan dengan kondisi fisik dan psikologis kita, mulai dari rasa lapar dan haus yang membuat fokus menurun hingga otak yang jadi lebih sadar pada setiap detik yang berlalu.

    Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Persepsi Waktu Saat Puasa

    1. Otak Lebih Sadar Pada Waktu Saat Tidak Ada Distraksi

      Ketika sibuk dengan berbagai tugas dan rangsangan, otak fokus pada aktivitas yang dilakukan. Perhatian terbagi sehingga tidak terlalu menyadari detik demi detik yang berlalu. Inilah kenapa waktu terasa cepat saat sedang bekerja, belajar, atau melakukan aktivitas menyenangkan.

      Sebaliknya, ketika berpuasa, terutama saat menunggu berbuka, aktivitas sering kali terasa lebih lambat atau membosankan. Ketika tidak banyak hal yang benar-benar menyita perhatian, otak punya “ruang kosong” untuk menyadari waktu berjalan. Akibatnya, setiap menit terasa lebih panjang karena kita seperti menonton jarum jam bergerak.

    2. Rasa Lapar Mengganggu Fokus Otak

      Saat lapar, tubuh melepaskan hormon bernama ghrelin atau “hormon lapar”. Kadar ghrelin meningkat untuk memberi sinyal ke otak bahwa tubuh membutuhkan makanan. Namun, peningkatan hormon ini juga bisa memengaruhi fokus dan perhatian.

      Akibatnya, kita lebih sulit berkonsentrasi pada tugas. Pikiran mudah teralihkan, bahkan cenderung memikirkan makanan atau waktu berbuka. Ketika perhatian terus kembali pada rasa lapar, detik demi detik terasa lebih lambat. Bukan karena waktu benar-benar melambat, tetapi karena fokus kita terus tertuju pada penantian itu sendiri.

    3. Tubuh Kehilangan Energi, Konsentrasi Menurun

      Selama berpuasa, tubuh sedang beradaptasi dengan perubahan pola makan dan minum. Biasanya kita terbiasa sarapan atau ngemil pada sela aktivitas. Saat puasa, tubuh harus menahan asupan selama belasan jam. Kadar gula darah yang mulai menurun membuat energi berkurang dan konsentrasi tidak seoptimal biasanya.

      Glukosa adalah sumber energi utama tubuh yang disimpan di hati. Energi dari glukosa termasuk yang paling cepat digunakan, dan beberapa bagian tubuh, seperti sel darah merah dan sistem saraf pusat, sangat bergantung padanya. Ketika kadar glukosa menurun, tubuh terasa lemas, kepala bisa pusing, dan fokus berkurang. Dalam kondisi ini, kita jadi lebih sadar terhadap waktu karena aktivitas terasa lebih berat untuk dijalani.

    4. Fokus Berlebihan Pada Rasa Lapar dan Haus

      Secara psikologis, kesadaran bahwa kita sedang berpuasa juga punya pengaruh besar. Ketika tahu tidak bisa makan atau minum hingga waktu tertentu, pikiran cenderung lebih sensitif terhadap rasa lapar dan haus. Perhatian yang terpusat pada satu hal ini membuat waktu terasa berjalan lambat.

      Semakin sering kita melihat jam dan menghitung mundur waktu berbuka, semakin panjang rasanya hari itu. Ini mirip seperti saat menunggu antrean panjang atau berada di ruang tunggu karena fokus pada menunggu. Alhasil, waktu terasa seolah berhenti.

    Tips Agar Puasa Terasa Lebih Cepat

    Agar puasa tidak terasa berjalan lambat, kamu perlu mengalihkan perhatian dari hitung mundur waktu berbuka ke aktivitas yang lebih menyerap fokus. Berikut beberapa tips agar puasa terasa lebih cepat:

    • Berhenti Terlalu Sering Melihat Jam

      Terlalu sering mengecek waktu justru membuatmu makin sadar setiap detik yang berlalu. Kebiasaan ini bisa meningkatkan rasa gelisah, stres, dan tidak sabar karena pikiran terus menghitung mundur menuju berbuka. Coba kurangi melihat jam dan latih diri untuk menerima rasa tidak nyaman dengan lebih tenang, tanpa terus berharap waktu cepat selesai.

    • Cari Aktivitas yang Membuat Kamu Masuk Ke “Flow”

      Flow adalah kondisi ketika kamu sangat fokus pada suatu aktivitas sampai lupa waktu. Ini bisa terjadi saat menulis, menggambar, berolahraga, membuat kerajinan, atau bermain game. Saat perhatian terserap penuh pada proses, kamu tidak lagi terlalu sadar pada rasa lapar atau lamanya hari, dan tiba-tiba waktu berbuka sudah semakin dekat.

    • Tetap Sibuk dengan Aktivitas

      Hari yang terisi kegiatan biasanya terasa lebih cepat dibanding saat kosong. Mengarahkan perhatian pada pekerjaan, belajar, hobi, atau aktivitas positif lainnya membantu otak tetap terlibat sehingga tidak terus-menerus memikirkan rasa lapar dan waktu. Semakin fokus kamu pada hal bermanfaat, makin kecil kemungkinan hari terasa berjalan lambat.

    Penutup

    Itulah penjelasan mengenai alasan kenapa waktu terasa lama saat berpuasa. Sebenarnya bukan karena waktu melambat, melainkan karena tubuh dan pikiran sedang beradaptasi. Dengan memahami hal ini, kamu bisa mengisi waktu dengan aktivitas yang bermakna agar hari terasa lebih ringan. Semoga informasi ini bermanfaat!


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Wall balls: latihan kardio dan kekuatan yang menguji kemampuan

    By adm_imr26 April 20261 Views

    Ramalan Kesehatan Zodiak Besok Minggu 19 April: Leo Tersinggung, Sagitarius Makan Biji Labu

    By adm_imr26 April 20260 Views

    Pelajaran Kesembuhan Yulia Baltschun: Bangkit Setelah Dikhianati

    By adm_imr26 April 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Pramono Umbara Akan Keluarkan Aturan Pajak Kendaraan Listrik, Kapan Berlaku?

    26 April 2026

    45 Pantun Hari Pendidikan Nasional 2026 Penuh Makna untuk Media Sosial

    26 April 2026

    Wall balls: latihan kardio dan kekuatan yang menguji kemampuan

    26 April 2026

    Buka Rahasia Chat Teuku Rassya, Nurah Pasya Bocorkan Alasan Tamara Bleszynski Tidak Ingin Bertemu

    26 April 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Karcis Masuk Pantai Pasir Panjang Disorot, Transparansi Retribusi Dipertanyakan

    7 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?