Kedai Nasi Gandul Khas Pati di Jakarta Pusat: Tempat Kuliner Tradisional yang Menarik Perhatian
Di kawasan Sabang, Jakarta Pusat, terdapat sebuah kedai kecil bernama Nasi Gandul Khas Pati yang menawarkan hidangan tradisional dengan cita rasa yang unik. Meski berada di lokasi yang tidak mencolok dan tersembunyi, kedai ini telah menjadi destinasi favorit bagi para penggemar kuliner tradisional.
Cita Rasa yang Menggugah Selera
Kedai ini menyajikan nasi gandul, sebuah hidangan khas dari Pati, Jawa Tengah. Seporsi nasi gandul disajikan dengan nasi putih hangat yang disiram kuah santan bercampur kaldu sapi. Kuahnya memiliki perpaduan rasa yang gurih dan sedikit manis, yang berasal dari penggunaan gula merah. Potongan daging sapi empuk juga menjadi bagian dari hidangan ini, menjadikannya semakin lezat.
Menurut Dani, salah satu karyawan kedai tersebut, ciri khas dari nasi gandul adalah kuah santan yang manis dan gurih, serta kaldu sapi yang kuat. Pengunjung juga bisa menambahkan berbagai lauk pelengkap seperti sate ati ampela, telur puyuh, atau perkedel. Kerupuk pun menjadi teman wajib yang menambah sensasi renyah di setiap suapan.
Lokasi yang Tersembunyi tapi Ramai Pengunjung
Meskipun letaknya cukup tersembunyi, kedai ini tidak pernah sepi. Pengunjung datang dari berbagai daerah, tidak hanya warga Jakarta. Bahkan, Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka pernah mampir untuk mencicipi langsung nasi gandul di sini karena penasaran dengan cita rasanya.
Kedai ini telah berdiri sekitar 10 tahun dan menjaga konsistensi rasa yang sudah dikenal oleh para pelanggan setianya. Semua menu diolah secara mandiri oleh lima orang karyawan, sehingga dapat memastikan kualitas hidangan tetap terjaga.
Harga yang Ramah di Kantong
Dari segi harga, sajian di kedai ini tergolong ramah di kantong. Nasi gandul komplet dibanderol Rp28.000 per porsi, berisi nasi, daging, dan telur. Sementara nasi gandul tanpa tambahan lauk dijual Rp24.000. Aneka topping seperti otak goreng, paru goreng, hingga sate-satean juga tersedia dengan harga mulai dari Rp5.000 hingga Rp10.000.
Pengalaman Makan Bersama Keluarga dan Pasangan
Sinta (25), salah satu pembeli, datang bersama kekasihnya. Ia mengaku menyukai kuliner berkuah santan. Saat melintasi kawasan Sabang, ia tertarik untuk mencoba nasi gandul untuk sarapan yang juga menjadi pengalaman pertamanya mencicipi hidangan tersebut.
“Cocok ya, berkuah hangat dan gurih santan buat sarapan,” ujarnya. Sinta memesan dua porsi nasi gandul komplet dengan tambahan perkedel. Menurutnya, rasanya lezat dan dagingnya empuk.
Jadwal Operasional yang Fleksibel
Kedai ini buka setiap hari mulai pukul 06.30 hingga 21.00 WIB, menjadi pilihan tepat untuk sarapan hingga makan malam. Bagi yang ingin mencoba hidangan tradisional dengan cita rasa yang khas, Nasi Gandul Khas Pati di kawasan Sabang adalah tempat yang layak dikunjungi.







