Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    80 Soal Akidah Akhlak Kelas 5 SD 2026 dengan Jawaban

    27 Mei 2026

    Cara menyembelih hewan kurban lengkap: niat, doa, makna, dan amalan penting menjelang Idul Adha

    27 Mei 2026

    10 Manfaat Jus Jambu Biji untuk Kesehatan dan Imunitas Tubuh

    27 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Rabu, 27 Mei 2026
    Trending
    • 80 Soal Akidah Akhlak Kelas 5 SD 2026 dengan Jawaban
    • Cara menyembelih hewan kurban lengkap: niat, doa, makna, dan amalan penting menjelang Idul Adha
    • 10 Manfaat Jus Jambu Biji untuk Kesehatan dan Imunitas Tubuh
    • 10 kuliner khas Kalimantan Timur yang istimewa
    • 11 destinasi alam Bandar Lampung untuk penyembuhan hati
    • Apa Tugas Departemen Seni dalam Produksi Film?
    • 5 Pelajaran Berharga dari Melemahnya Rupiah terhadap Dolar
    • Penguatan Digital Branding Bank BJB Meraih Penghargaan Digital Brand 2026
    • Dari Veloz hingga Yaris Cross, Data Penjualan Mobil Hybrid Toyota Terbaru
    • Warga Bukit Bakar Terdampak, Akses Jalan dan Layanan Kesehatan Terganggu
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Teknologi»Menulis dengan ‘Mengapa’: AI dan Etika Kepenulisan

    Menulis dengan ‘Mengapa’: AI dan Etika Kepenulisan

    adm_imradm_imr1 Februari 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



    “Hanya ada dua cara untuk memengaruhi perilaku manusia: Anda bisa memanipulasinya atau Anda bisa menginspirasinya.” — Simon Sinek, (Penulis Buku: Start with Why)

    Baru saja saya membaca tulisan yang menarik. Tulisan tersebut mengangkat isu tentang penggunaan AI dalam penulisan dan dampaknya terhadap kredibilitas sumber referensi. Ada beberapa poin menarik yang muncul dari diskusi ini, dan saya ingin berbagi pandangan saya secara santai, seolah-olah kita sedang ngobrol di warung kopi.

    Beberapa Poin Penting yang Menarik Perhatian

    1. Kegagalan Verifikasi Bukan Dosa Teknologi

      Ada cerita tentang siswa yang menangis karena tugas akhirnya (Extended Essay IB) terdeteksi AI. Mari kita analisa. Dalam dunia akademis, mengizinkan siswa mengutip blog opini sebagai sumber ilmiah menurut saya adalah sebuah kecerobohan.

      Pernyataan ini menarik perhatian saya:

      Sebelum anak itu berinisiatif mengambil second source dari Infomalangraya.com, ia sempat bertanya dulu pada guru. Guru itu mengizinkannya. Tapi anak itu punya alasannya sendiri, dia bangga dengan gurunya yang menjadi best fiction di platform itu. Itu sebabnya dia mau menyematkan kutipan dari penulis peternak Akal Imitasi ke dalam esay-nya.

    Tugas seorang pembimbing adalah mengarahkan siswa ke sumber yang kredibel sejak awal. Jika siswa tersebut “terjerumus”, itu bukan kesalahan “Akal Imitasi”, melainkan kegagalan proses kurasi dan verifikasi manusia. Menyamakan artikel blog dengan referensi jurnal adalah kesalahan fatal. Mengapa kita menyalahkan alat, jika kita sendiri yang tidak tahu cara menggunakan referensi dengan benar?

    1. Menulis “Dari Hati” atau “Dari Ego”?

      Si penulis menyebut kasihan pada mereka yang mengetik berjam-jam, mencari ide berhari-hari, dan memiliki mental baja. Kita harus ingat pesan Simon Sinek dalam bukunya yang berjudul Start with Why.

      Kenapa Anda menulis?

      Jika Anda menulis hanya untuk pamer betapa menderitanya proses mengetik Anda, itu adalah Ego.

      Jika Anda menulis untuk memberikan dampak dan inspirasi, maka cara Anda menulis hanyalah sebuah How.

      Dunia tidak memberikan penghargaan kepada siapa yang paling menderita saat bekerja. Dunia menghargai siapa yang paling banyak memberikan manfaat. Menggunakan AI untuk meriset data atau merapikan struktur tidak mengurangi nilai kejujuran sebuah gagasan, selama gagasan itu lahir dari tujuan (Why) yang jelas. Justru, memaksakan orang lain untuk “menderita” seperti Anda adalah bentuk manipulasi emosi.

    2. Akal Ciptaan Tuhan dan Evolusi Alat

      Menyebut AI sebagai “Akal Imitasi” yang menggadaikan pemberian Tuhan adalah argumen yang emosional namun rapuh. Akal yang Tuhan berikan kepada manusia justru digunakan untuk menciptakan teknologi.

      Dalam setiap tulisan saya, saya hanya ingin menyampaikan pesan dan pengalaman. Syukur-syukur ada pencerahan bagi pembaca setelah artikel atau tulisan saya. Jika tujuan kita adalah mencerdaskan bangsa melalui tulisan, maka menutup mata terhadap teknologi adalah sebuah kemunduran. Saya tekankan dan saya pertegas “AI tidak punya Why”. Hanya manusialah yang punya niat. Jika niatnya baik, AI akan menjadi pelantang suara yang hebat. Jika niatnya buruk (seperti menyindir dan menjatuhkan), maka tanpa AI pun tulisan tersebut sudah menjadi racun.

    Penulis yang menggunakan AI dengan benar tidak akan sekadar copy-paste. Mereka menggunakan AI sebagai asisten untuk riset, menyusun kerangka, atau merapikan bahasa agar pesan (Why) mereka tersampaikan lebih efektif.

    Tulisan yang buruk, mau dibuat pakai AI atau pakai tangan sendiri sampai berdarah-darah, tetaplah tulisan yang buruk jika tidak memiliki tujuan (Why) yang jelas. Sebaliknya, tulisan yang luar biasa akan tetap menginspirasi meski dalam prosesnya dibantu oleh teknologi terbaru.

    1. Berhenti Menjadi Polisi Moral, Mulailah Menginspirasi

      Si penulis menyarankan: “Kalau emang kalian nggak bisa nulis jangan maksa diri.” Ini adalah pernyataan yang sangat elitis dan menutup pintu bagi mereka yang sedang belajar.

      Alih-alih menyuruh orang berhenti menulis, bukankah lebih baik kita menginspirasi mereka cara menggunakan teknologi secara berintegritas? Tulang punggung pengaruh adalah membimbing, bukan mendiskreditkan.

      Infomalangraya.com adalah rumah besar kita bersama. Rumah ini akan tetap indah bukan karena kita berhasil mengusir teknologi, tapi karena kita berhasil menjaga tujuan (Why) kita tetap murni.

      Berhentilah menyalahkan “Akal Imitasi” atas rasa malu yang sebenarnya bisa kita hindari dengan ketelitian. Mari kembali menulis untuk menginspirasi, bukan untuk memanipulasi opini agar terlihat paling suci di antara para “peternak” imajiner.

    Satu hal yang pasti: Teknologi akan terus berkembang, tapi rasa iri dan standar ganda hanya akan membuat kita tertinggal di belakang meja yang berdebu.

    Saya hanya ingin membuka ruang diskusi bukan berdebat.

    Salam Literasi

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Penguatan Digital Branding Bank BJB Meraih Penghargaan Digital Brand 2026

    By adm_imr27 Mei 20261 Views

    Tidak Perlu Mahal, 5 HP Kamera Terbaik Ini Bisa Buat Konten Viral

    By adm_imr26 Mei 20261 Views

    AMD Ryzen AI 400 Hadir di Indonesia, Dengan NPU 60 TOPS

    By adm_imr26 Mei 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    80 Soal Akidah Akhlak Kelas 5 SD 2026 dengan Jawaban

    27 Mei 2026

    Cara menyembelih hewan kurban lengkap: niat, doa, makna, dan amalan penting menjelang Idul Adha

    27 Mei 2026

    10 Manfaat Jus Jambu Biji untuk Kesehatan dan Imunitas Tubuh

    27 Mei 2026

    10 kuliner khas Kalimantan Timur yang istimewa

    27 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?