Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Harga Tarif Listrik Terbaru 8-14 Juni 2026, Isi Token Rp50 Ribu dan Rp100 Ribu Dapat Berapa kWh?

    13 Juni 2026

    Cuaca Malang-Kota Batu Hari Ini: Udara Kabur, Suhu Terdingin 15°C

    13 Juni 2026

    Kisah Anak-anak Pengungsi Gempa Sangihe yang Dapat Makanan dan Balita Diberi Bubur

    13 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Sabtu, 13 Juni 2026
    Trending
    • Harga Tarif Listrik Terbaru 8-14 Juni 2026, Isi Token Rp50 Ribu dan Rp100 Ribu Dapat Berapa kWh?
    • Cuaca Malang-Kota Batu Hari Ini: Udara Kabur, Suhu Terdingin 15°C
    • Kisah Anak-anak Pengungsi Gempa Sangihe yang Dapat Makanan dan Balita Diberi Bubur
    • Emosi Polisi Tampar Badut Jalanan Rembang di Tuban: Bau Alkohol Tercium
    • Jadwal Timnas Indonesia vs Mozambik, Kapan Mulai?
    • Intuisi Ibu Bilqis Saat Putrinya Ditemukan Tewas Di Rumah
    • 50 Soal Ujian Aswaja dengan Kunci Jawaban
    • Gigi berlubang memengaruhi kesehatan anak? Cari tahu fakta pentingnya!
    • Harga cabai anjlok, Bapanas siapkan penyerapan telur dan ayam
    • Tujuh destinasi liburan hemat untuk keluarga di Kota Meksiko
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Ekonomi»Mojtaba Khamenei, Pemimpin Baru Iran yang Membawa Perubahan

    Mojtaba Khamenei, Pemimpin Baru Iran yang Membawa Perubahan

    adm_imradm_imr17 Maret 20264 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Pemimpin Tertinggi Baru Iran, Mojtaba Khamenei

    Mojtaba Khamenei telah terpilih sebagai pemimpin tertinggi Iran yang baru, menggantikan ayahnya Ayatollah Ali Khamenei yang meninggal dunia akibat serangan hari pertama Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari. Sebagai putra kedua dari Ayatollah Ali Khamenei, Mojtaba memiliki latar belakang keluarga yang sangat berpengaruh dalam politik Iran. Selain ayahnya, ibu, istri, dan saudara perempuan Ayatollah Ali Khamenei juga meninggal dalam serangan tersebut.

    Majelis Pakar Iran Mendukung Mojtaba Khamenei

    Majelis Pakar Iran, badan ulama yang terdiri dari 88 orang dan bertugas memilih pemimpin tertinggi negara, telah menyatakan dukungan kepada Mojtaba Khamenei. Dalam pernyataan yang dikeluarkan melalui media pemerintah, mereka menyebut bahwa Mojtaba Khamenei dipilih berdasarkan pemungutan suara. Majelis ini juga meminta seluruh warga Iran, khususnya para elit dan intelektual dari seminari dan universitas, untuk berjanji setia kepada kepemimpinan barunya dan menjaga persatuan.

    Latar Belakang Mojtaba Khamenei

    Meskipun Mojtaba Khamenei tidak pernah mencalonkan diri untuk jabatan publik atau mengikuti pemilihan umum, ia telah menjadi tokoh yang sangat berpengaruh dalam lingkaran dalam pemimpin sebelumnya. Ia memiliki hubungan dekat dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), sebuah organisasi paramiliter yang sangat kuat di Iran. Selama beberapa tahun terakhir, ia sering disebut-sebut sebagai calon pengganti utama ayahnya, yang menjabat presiden selama hampir delapan tahun sebelum mengambil kekuasaan absolut selama 36 tahun.

    Dinasti Teokratis di Iran

    Kenaikan Mojtaba Khamenei ke posisi pemimpin tertinggi dapat dianggap sebagai tanda bahwa faksi-faksi garis keras dalam pemerintahan Iran tetap berkuasa. Ini juga bisa menunjukkan bahwa pemerintah tidak memiliki niat untuk menyetujui kesepakatan atau negosiasi dalam jangka pendek. Namun, Mojtaba Khamenei tidak pernah membahas masalah suksesi secara terbuka, karena kenaikannya ke posisi tersebut secara efektif akan menciptakan dinasti yang mengingatkan pada monarki Pahlavi sebelum revolusi Islam 1979.

    Penampilan Rendah Diri dan Ketidaktahuan Warga Iran

    Meskipun ia adalah bintang yang sedang naik daun di dalam rezim teokratis, Mojtaba Khamenei sebagian besar tetap bersikap rendah diri. Ia tidak pernah memberikan kuliah umum, khutbah Jumat, atau pidato politik, sehingga banyak warga Iran belum pernah mendengar suaranya. Meski demikian, ia sudah dikenal oleh kalangan dalam rezim.

    Tuduhan Terhadap Mojtaba Khamenei

    Selama hampir dua dekade, Mojtaba Khamenei sering dikaitkan dengan penindasan terhadap para demonstran Iran. Para penentang lokal maupun asing menuduhnya mencampuri pemilihan dan menggunakan pasukan Basij IRGC untuk menindak demonstran damai selama Gerakan Hijau pada 2009. Sejak saat itu, pasukan Basij menjadi inti dari tindakan keras pemerintah terhadap berbagai gelombang protes nasional.

    Hubungan dengan IRGC dan Ekonomi

    Mojtaba Khamenei mulai mengembangkan hubungan dekat dengan IRGC sejak usia muda. Ia pernah bertugas di Batalyon Habib selama operasi dalam Perang Iran-Irak tahun 1980-an. Beberapa rekannya kemudian memperoleh posisi penting di aparat keamanan dan intelijen Republik Islam. Ia juga dilaporkan memiliki kerajaan ekonomi yang melibatkan aset di berbagai negara, meskipun namanya tidak muncul dalam transaksi yang dituduhkan.

    Kredibilitas Keagamaan dan Isu Dinasti

    Sebagai seorang hojatoleslam, Mojtaba Khamenei bukan seorang ayatollah dengan pangkat yang lebih tinggi. Namun, ayahnya juga bukan seorang ayatollah ketika menjadi pemimpin negara pada 1989, dan undang-undang diubah untuk mengakomodasinya. Kompromi serupa mungkin juga bisa dilakukan untuk Mojtaba.

    Ketidakjelasan tentang Pengumuman Pemimpin Baru

    Untuk saat ini, masih belum jelas kapan atau bagaimana Iran akan mengumumkan pemimpin baru. Negara tersebut kembali memberlakukan pemadaman internet nasional dan pembatasan arus informasi di tengah kampanye pengeboman intensif oleh AS dan Israel di seluruh negeri.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Jadwal Timnas Indonesia vs Mozambik, Kapan Mulai?

    By adm_imr13 Juni 20261 Views

    4 Tipu Muslihat Psikologis Saat Pasar Saham Turun, Catat Ini!

    By adm_imr13 Juni 20261 Views

    Krisis 1997, Apakah Terulang di 2026?

    By adm_imr12 Juni 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Harga Tarif Listrik Terbaru 8-14 Juni 2026, Isi Token Rp50 Ribu dan Rp100 Ribu Dapat Berapa kWh?

    13 Juni 2026

    Cuaca Malang-Kota Batu Hari Ini: Udara Kabur, Suhu Terdingin 15°C

    13 Juni 2026

    Kisah Anak-anak Pengungsi Gempa Sangihe yang Dapat Makanan dan Balita Diberi Bubur

    13 Juni 2026

    Emosi Polisi Tampar Badut Jalanan Rembang di Tuban: Bau Alkohol Tercium

    13 Juni 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?