Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Rumor Panas! Sergio Castel Jadi Striker Baru Persik Kediri

    18 Mei 2026

    IPA Kelas 7 Halaman 12: Aturan Keselamatan Laboratorium Kurikulum Merdeka 2023

    18 Mei 2026

    Profil Eddy Soeparno, Wakil Ketua MPR RI yang Tanggapi Penolakan Pemungutan Suara Ulang LCC SMAN 1 Pontianak

    18 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Senin, 18 Mei 2026
    Trending
    • Rumor Panas! Sergio Castel Jadi Striker Baru Persik Kediri
    • IPA Kelas 7 Halaman 12: Aturan Keselamatan Laboratorium Kurikulum Merdeka 2023
    • Profil Eddy Soeparno, Wakil Ketua MPR RI yang Tanggapi Penolakan Pemungutan Suara Ulang LCC SMAN 1 Pontianak
    • Bukan Dipecat, Ini Sanksi Anggota DPRD Jember yang Merokok dan Main Game Saat Rapat
    • Apa Perbedaan Cut Loss dan Stop Loss? Ini Penjelasan Lengkap!
    • Bahroni, Penembak Intel Polda Lampung Tewas Dibunuh Saat Melawan
    • Niat Sholat Sunnah Setelah Adzan Jumat: Arab, Latin, dan Artinya
    • Hantavirus Ditemukan di Jabar, Karawang Masih Bebas Kasus
    • 14 vitamin meningkatkan nafsu makan anak, solusi untuk anak pemilih makanan
    • Tautan Pendaftaran Beasiswa UKT Bontang 2026: Persyaratan dan Proses Seleksi
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Ekonomi»Mojtaba Khamenei, Pemimpin Baru Iran yang Membawa Perubahan

    Mojtaba Khamenei, Pemimpin Baru Iran yang Membawa Perubahan

    adm_imradm_imr17 Maret 20263 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Pemimpin Tertinggi Baru Iran, Mojtaba Khamenei

    Mojtaba Khamenei telah terpilih sebagai pemimpin tertinggi Iran yang baru, menggantikan ayahnya Ayatollah Ali Khamenei yang meninggal dunia akibat serangan hari pertama Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari. Sebagai putra kedua dari Ayatollah Ali Khamenei, Mojtaba memiliki latar belakang keluarga yang sangat berpengaruh dalam politik Iran. Selain ayahnya, ibu, istri, dan saudara perempuan Ayatollah Ali Khamenei juga meninggal dalam serangan tersebut.

    Majelis Pakar Iran Mendukung Mojtaba Khamenei

    Majelis Pakar Iran, badan ulama yang terdiri dari 88 orang dan bertugas memilih pemimpin tertinggi negara, telah menyatakan dukungan kepada Mojtaba Khamenei. Dalam pernyataan yang dikeluarkan melalui media pemerintah, mereka menyebut bahwa Mojtaba Khamenei dipilih berdasarkan pemungutan suara. Majelis ini juga meminta seluruh warga Iran, khususnya para elit dan intelektual dari seminari dan universitas, untuk berjanji setia kepada kepemimpinan barunya dan menjaga persatuan.

    Latar Belakang Mojtaba Khamenei

    Meskipun Mojtaba Khamenei tidak pernah mencalonkan diri untuk jabatan publik atau mengikuti pemilihan umum, ia telah menjadi tokoh yang sangat berpengaruh dalam lingkaran dalam pemimpin sebelumnya. Ia memiliki hubungan dekat dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), sebuah organisasi paramiliter yang sangat kuat di Iran. Selama beberapa tahun terakhir, ia sering disebut-sebut sebagai calon pengganti utama ayahnya, yang menjabat presiden selama hampir delapan tahun sebelum mengambil kekuasaan absolut selama 36 tahun.

    Dinasti Teokratis di Iran

    Kenaikan Mojtaba Khamenei ke posisi pemimpin tertinggi dapat dianggap sebagai tanda bahwa faksi-faksi garis keras dalam pemerintahan Iran tetap berkuasa. Ini juga bisa menunjukkan bahwa pemerintah tidak memiliki niat untuk menyetujui kesepakatan atau negosiasi dalam jangka pendek. Namun, Mojtaba Khamenei tidak pernah membahas masalah suksesi secara terbuka, karena kenaikannya ke posisi tersebut secara efektif akan menciptakan dinasti yang mengingatkan pada monarki Pahlavi sebelum revolusi Islam 1979.

    Penampilan Rendah Diri dan Ketidaktahuan Warga Iran

    Meskipun ia adalah bintang yang sedang naik daun di dalam rezim teokratis, Mojtaba Khamenei sebagian besar tetap bersikap rendah diri. Ia tidak pernah memberikan kuliah umum, khutbah Jumat, atau pidato politik, sehingga banyak warga Iran belum pernah mendengar suaranya. Meski demikian, ia sudah dikenal oleh kalangan dalam rezim.

    Tuduhan Terhadap Mojtaba Khamenei

    Selama hampir dua dekade, Mojtaba Khamenei sering dikaitkan dengan penindasan terhadap para demonstran Iran. Para penentang lokal maupun asing menuduhnya mencampuri pemilihan dan menggunakan pasukan Basij IRGC untuk menindak demonstran damai selama Gerakan Hijau pada 2009. Sejak saat itu, pasukan Basij menjadi inti dari tindakan keras pemerintah terhadap berbagai gelombang protes nasional.

    Hubungan dengan IRGC dan Ekonomi

    Mojtaba Khamenei mulai mengembangkan hubungan dekat dengan IRGC sejak usia muda. Ia pernah bertugas di Batalyon Habib selama operasi dalam Perang Iran-Irak tahun 1980-an. Beberapa rekannya kemudian memperoleh posisi penting di aparat keamanan dan intelijen Republik Islam. Ia juga dilaporkan memiliki kerajaan ekonomi yang melibatkan aset di berbagai negara, meskipun namanya tidak muncul dalam transaksi yang dituduhkan.

    Kredibilitas Keagamaan dan Isu Dinasti

    Sebagai seorang hojatoleslam, Mojtaba Khamenei bukan seorang ayatollah dengan pangkat yang lebih tinggi. Namun, ayahnya juga bukan seorang ayatollah ketika menjadi pemimpin negara pada 1989, dan undang-undang diubah untuk mengakomodasinya. Kompromi serupa mungkin juga bisa dilakukan untuk Mojtaba.

    Ketidakjelasan tentang Pengumuman Pemimpin Baru

    Untuk saat ini, masih belum jelas kapan atau bagaimana Iran akan mengumumkan pemimpin baru. Negara tersebut kembali memberlakukan pemadaman internet nasional dan pembatasan arus informasi di tengah kampanye pengeboman intensif oleh AS dan Israel di seluruh negeri.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Apa Perbedaan Cut Loss dan Stop Loss? Ini Penjelasan Lengkap!

    By adm_imr18 Mei 20261 Views

    Saham dan Rupiah Volatil, Waktunya Investor Perbarui Portofolio

    By adm_imr18 Mei 20261 Views

    Tips memulai bisnis event organizer untuk hasil maksimal

    By adm_imr18 Mei 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Rumor Panas! Sergio Castel Jadi Striker Baru Persik Kediri

    18 Mei 2026

    IPA Kelas 7 Halaman 12: Aturan Keselamatan Laboratorium Kurikulum Merdeka 2023

    18 Mei 2026

    Profil Eddy Soeparno, Wakil Ketua MPR RI yang Tanggapi Penolakan Pemungutan Suara Ulang LCC SMAN 1 Pontianak

    18 Mei 2026

    Bukan Dipecat, Ini Sanksi Anggota DPRD Jember yang Merokok dan Main Game Saat Rapat

    18 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?