Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Wamenag Romo Syafi’i Buka Rahasia Penyelenggaraan Haji 2026, Mulai Transportasi hingga Armuzna

    7 Juni 2026

    Bocor! 3 Alasan Kritis Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya, Nomor Dua Jadi Kunci

    7 Juni 2026

    Sumatra Kembali Memanas, Karhutla 2019 Terulang Lagi?

    7 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Minggu, 7 Juni 2026
    Trending
    • Wamenag Romo Syafi’i Buka Rahasia Penyelenggaraan Haji 2026, Mulai Transportasi hingga Armuzna
    • Bocor! 3 Alasan Kritis Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya, Nomor Dua Jadi Kunci
    • Sumatra Kembali Memanas, Karhutla 2019 Terulang Lagi?
    • Pria Bawa Bom Kunci Diri di Bank California, Banyak Orang Terjebak
    • Niat dan Tata Cara Sholat Dzuhur serta Qobliyah, Lengkap Dzikir
    • 7 Manfaat Luar Biasa Buah Kesemek yang Tidak Banyak Diketahui
    • 10 tempat makan gado-gado legendaris di Jakarta yang wajib dicoba oleh penggemar kuliner Betawi
    • PLN Tegaskan Tarif Listrik Tetap, Ungkap Penyebab Tagihan Pelanggan Membengkak
    • Jamaah Haji Sidrap Pakai Baju Mispa di Maros, PPIH Ingatkan Jaga Aurat
    • Film Dokumenter Timnas Indonesia: Kehidupan yang Menginspirasi Generasi Muda Melalui Coaching Clinic
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kajian Islam»Niat dan Tata Cara Sholat Dzuhur serta Qobliyah, Lengkap Dzikir

    Niat dan Tata Cara Sholat Dzuhur serta Qobliyah, Lengkap Dzikir

    adm_imradm_imr7 Juni 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Pengertian Sholat Qobliyah Dzuhur

    Sholat Qobliyah Dzuhur merupakan salah satu bentuk sholat sunnah yang dianjurkan untuk dilakukan sebelum menunaikan sholat wajib Dzuhur. Ibadah ini memiliki keutamaan besar karena menjadi bentuk persiapan hati dan penyempurna dari sholat wajian. Sholat ini umumnya dilakukan dua rakaat, kemudian salam, dan dilanjutkan dengan dua rakaat lainnya serta salam.

    Berdasarkan hadits,

    صَلاَةُ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ مَثْنَى مَثْنَى

    “Shalat sunnah pada malam dan siang hari adalah dengan dua rakaat salam dan dua rakaat salam.” (HR. An-Nasai, no. 1666; Ibnu Majah, no. 1322. Syaikh Al-Albani menyatakan hadits ini shahih).

    Niat Sholat Qobliyah Dzuhur

    Niat yang dibaca saat menjalankan sholat qobliyah dzuhur adalah:

    اُصَلِّى سُنَّةً الظُّهْرِرَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى

    Ushalli Sunnatadh Dhuhri Rok’ataini Qobliyatan Mustaqbilal Qiblati Lillahi Ta’ala.

    Artinya: “Aku niat mengerjakan sholat Sunnah sebelum Dhuhur 2 rakaat, menghadap Kiblat karena Allah Ta’ala.”

    Tata Cara Sholat Qobliyah Dzuhur

    Berikut tata cara pelaksanaan Sholat Qobliyah Dzuhur:

    *Rakaat Pertama

    1. Membaca niat Sholat Qobliyah Dzuhur.
    2. Membaca Takbiratul Ihram.
    3. Membaca Doa Iftitah.
    4. Membaca surat Al-Fatihah.
    5. Membaca surat-surat pendek Al-Quran.
      Pada rakaat pertama, usai membaca surat Al-fatihah, kemudian membaca surat pendek, misalnya Al-Kafirun.
    6. Ruku’ dengan tumakninah lalu membaca:

      سُبْحَانَ رَبِّىَ الْعَظِيمِ وَبِحَمْدِهِ

      Subhana rabbiyal azimi wabi hamdih.

      Artinya: Maha Suci Rabbku yang Maha Agung dan segala puji bagi-Nya.
    7. I’tidal dengan tumakninah lalu membaca:

      سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ

      Sami Allahu liman hamidah.

      Artinya: Allah mendengar siapa saja yang memuji-Nya.

      رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

      Rabbana walakal hamdu.

      Artinya: Rabb kami, milik-Mu segala pujian.
    8. Sujud dengan tumakninah lalu membaca:

      سُبْحَانَ رَبِّىَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

      Subhaana robbiyal ‘a’la wabihamdih.

      Artinya, “Mahasuci Tuhanku yang Mahatinggi dan segala puji bagi-Nya.”
    9. Duduk di antara dua sujud lalu membaca:

      رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَارْحَمْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَافِنِيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

      Rabbighfirlii warhamnii wajburnii warfa’nii warzuqnii wahdinii wa ‘aafinii wa’fu ‘annii.

      Artinya: “Ya Allah, ampunilah aku, kasihanilah aku, cukupilah aku, angkatlah derajatku, berikanlah rejeki kepadaku, berikanlah petunjuk kepadaku, berilah kesehatan kepadaku dan ampunilah aku.”
    10. Sujud lalu membaca:

      سُبْحَانَ رَبِّىَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

      Subhaana robbiyal ‘a’la wabihamdih.

      Artinya, “Mahasuci Tuhanku yang Mahatinggi dan segala puji bagi-Nya.”
    11. Berdiri lagi.

    *Rakaat Kedua

    1. Membaca Surah Al-Fatihah.
    2. Membaca surah Pendek membaca surat pendek, misalnya Al-Ikhlas.
    3. Ruku’ dengan tumakninah lalu membaca:

      سُبْحَانَ رَبِّىَ الْعَظِيمِ وَبِحَمْدِهِ

      Subhana rabbiyal azimi wabi hamdih.

      Artinya: Maha Suci Rabbku yang Maha Agung dan segala puji bagi-Nya.
    4. I’tidal dengan tumakninah lalu membaca:

      سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ

      Sami Allahu liman hamidah.

      Artinya: Allah mendengar siapa saja yang memuji-Nya.

      رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

      Rabbana walakal hamdu.

      Artinya: Rabb kami, milik-Mu segala pujian.
    5. Sujud dengan tumakninah lalu membaca:

      سُبْحَانَ رَبِّىَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

      Subhaana robbiyal ‘a’la wabihamdih.

      Artinya, “Mahasuci Tuhanku yang Mahatinggi dan segala puji bagi-Nya.”
    6. Duduk di antara dua sujud lalu membaca:

      رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَارْحَمْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَافِنِيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

      Rabbighfirlii warhamnii wajburnii warfa’nii warzuqnii wahdinii wa ‘aafinii wa’fu ‘annii.

      Artinya: “Ya Allah, ampunilah aku, kasihanilah aku, cukupilah aku, angkatlah derajatku, berikanlah rejeki kepadaku, berikanlah petunjuk kepadaku, berilah kesehatan kepadaku dan ampunilah aku.”
    7. Sujud lalu membaca:

      سُبْحَانَ رَبِّىَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

      Subhaana robbiyal ‘a’la wabihamdih.

      Artinya, “Mahasuci Tuhanku yang Mahatinggi dan segala puji bagi-Nya.”
    8. Tasyahud Akhir dengan tuma’ninah
      Berikut bacaan Tasyahud Akhir:

      التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِىُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ , أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ , اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ ، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

      At_Tahiyyaatul Mubaarakaatush Shalawaatuth Thoyyibaatulillaah. As_Salaamu’Alaika Ayyuhan Nabiyyu Wa Rahmatullaahi Wabarakaatuh, Assalaamu’Alaina Wa’Alaa Ibaadillaahishaalihiin.

      Asyhaduallaa Ilaaha Illallaah, Wa Asyhadu Anna Muhammad Rasuulullaah.

      Allaahumma Shalli’Alaa Muhammad, Wa’Alaa Aali Muhammad. Kamaa Shallaita Alaa Ibraahiim Wa Alaa Aali Ibraahiim.

      Wabaarik’Alaa Muhammad Wa Alaa Aali Muhammad. Kamaa Baarakta Alaa Ibraahiim Wa Alaa Aali Ibraahiim, Fil’Aalamiina Innaka Hamiidum Majiid.

      Artinya: “Segala kehormatan, dan keberkahan, kebahagiaan dan kebaikan itu punya Allah. Keselamatan atas Nabi Muhammad, juga rahmat dan berkahnya. Keselamatan dicurahkan kepada kami dan atas seluruh hamba Allah yang sholeh. Aku bersaksi tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah. “Ya Allah, limpahilah rahmat atas keluarga Nabi Muhammad. Seperti rahmat yang Engkau berikan kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Dan limpahilah berkah atas Nabi Muhammad beserta para keluarganya. Seperti berkah yang Engkau berikan kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Engkaulah Tuhan yang sangat terpuji lagi sangat mulia diseluruh alam.”
    9. Salam
    10. Membaca doa sholat.

    Bacaan Dzikir Setelah Sholat

    Berikut susunan bacaan zikir dikutip dari e-book berjudul Doa dan Dzikir yang ditulis Syeikh Abdulaziz bin Baz:

    1. Membaca istighfar sebanyak 3 kali

      اللهَ الْعَظِـيْمِ الَّذِيْ لَااِلَهَ اِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

      Astaghfirullaahal ‘adziim alladzii laaailaaha illaa huwal hayyul qoyyuum wa atuubu ilaihi.

      Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah yang maha agung , tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah , dzat yang maha hidup kekal abadi dan terus menerus mengurus makhluknya tiada henti. Dan aku bertaubat kepada-Nya.”
    2. Membaca dzikir kalimat tauhid

      لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ

      Laaailaaha illallaah wahdahu laa syariikalah lahul mulku walahul hamdu yuhyii wayumiitu wahuwa ‘alaa kulli syain qodiir.

      Artinya: “Tiada Tuhan yang haq disembah kecuali Allah semata, tiada sekutu baginya. Hanya miliknya segala kerajaan dan hanya miliknya segala puji, baik yang hidup atau mati, Dialah Dzat yang kuasa atas segala sesuatu”.
    3. Membaca doa selamat

      اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلَامُ، وَإِلَيْكَ يَعُوْدُ السَّلَامُ فَحَيِّنَارَبَّنَا بِالسَّلَامِ وَاَدْخِلْنَا الْـجَنَّةَ دَارَ السَّلَامِ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ يَا ذَاالْـجَلَالِ وَاْلإِكْرَام

      Allaahumma antas salaam waminkas salaam wa ilaika ya’uudus salaam fahayyinaa robbanaa bis salaam wa adkhilnal jannata daaros salaam tabaarokta robbanaa wa ta’aalaita yaa dzal jalaali wal ikroom.

      Artinya: “Ya Allah, engkaulah Dzat yang memberi keselamatan (kesejahteraan), hanya darimu lah keselamatan (kesejahteraan) dan kepadamua lah segala keselamatan (kesejahteraan) itu kembali. Maka hidupkanlah kami Ya Allah dengan selamat (sejahtera), masukkan kami ke dalam surga rumah keselamatan (kesejahteraan), Engkaulah Dzat yang berkah wahai Tuhan kami dan maha luhur Engkau, Ya Tuhan kami yang Dzat yang memiliki keagungan dan kemuliaan”.
    4. Membaca surah Al-Fatihah
    5. Membaca Ayat Kursi

      اَللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۚ اَلْحَيُّ الْقَيُّوْمُ ەۚ لَا تَأْخُذُهٗ سِنَةٌ وَّلَا نَوْمٌۗ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهٗٓ اِلَّا بِاِذْنِهٖۗ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْۚ وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهٖٓ اِلَّا بِمَا شَاۤءَۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَۚ وَلَا يَـُٔوْدُهٗ حِفْظُهُمَاۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ

      allāhu lā ilāha illā huw, al-ḥayyul-qayyụm, lā takhużuhụ sinatuw wa lā naụm, lahụ mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, man żallażī yasyfa’u ‘indahū illā biiżnih, ya'lamu mā baina aidīhim wa mā khalfahum, wa lā yuḥīṭụna bisyaiim min ‘ilmihī illā bimā syā, wasi'a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ, wa lā yaụduhụ ḥifẓuhumā, wa huwal-‘aliyyul-‘aẓīm.

      Artinya : “Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Yang Mahahidup, Yang terus menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Mahatinggi, Mahabesar”.
    6. Membaca Tasbih, Tahmid dan Takbir 33 kali

      إِلَهَنَا رَبَّنَا أَنْتَ مَوْلاَنَا سُبْحَانَ اللهِ

      (33x) سُبْحَانَ اللهِ

      سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ دَائِمًا أَبَدًا اَلْحَمْدُ ِللهِ

      (33x) اَلْحَمْدُ ِللهِ

      اْلحَمْدُ ِللهِ عَلىَ كُلِّ حَالٍ وَفِي كُلِّ حَالٍ وَنِعْمَةِ

      (33x) اللهُ أَكْبَرُ

      اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَاْلحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ اْلمُلْكُ وَلَهُ اْلحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ. وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ اْلعَلِيِّ اْلعَظِيْمِ

      Setelah dzikir, kemudian dilanjutkan membaca doa setelah sholat.

    Bacaan Doa Setelah Sholat

    Berikut ini doa sesudah sholat atau doa setelah sholat wajib lima waktu yang dikutip dari buku “Risalah Tuntunan Shalat Lengkap” karya Drs Moh Rifai (1976):

    BISMILLAHIRRAHMAANIRRAHIIM.

    ALHAMDU LILLAAHI RABBIL ‘AALAMIIN, HAMDAN YUWAAFII NI’AMAHU WAYUKAAFII MAZIIDAHU. YA RABBANAA LAKAL HAMDU KAMAA YAN BAGHII LIJALAALI WAJHIKAWAAZHIIMI SULTHAANIKA. ALLAHUMMA SHALLI ‘AL A A SAYYIDINAA MUHAMMADIN WA’ALAA AALI SAYYIDINAA MUHAMMAD.

    Artinya: “Dengan nama Allah Pengasih dan Penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam. Dengan puji yang sebanding dengan nikmat-Nya dan menjamin tambahannya. Ya Allah Tuhan Kami, bagi-Mu segala puji dan segala apa yang patut atas keluhuran DzatMu dan Keagungan kekuasaanMu. “Ya Allah! Limpahkanlah rahmat dan salam atas junjungan kita Nabi Muhammad dan sanak keluarganya.”

    ALLAHUMMA RABBANAA TAQABBAL MINNAA SHALAATAANA WASHI YAAMANAA WARUKUU’ANAA WASUJUUDANAA WAQU’UUDANAA WATADLARRU’ANAA, WATAKHASYSYu’ANAA WATA’ABBUDANAA, WATAMMIM TAOSHIIRANAA YAA ALLAH YAA RABBAL’AALA MIIN.

    Artinya: “Ya Allah terima shalat kami, puasa kami, ruku’ kami, sujud kami, duduk rebah kami, khusyu’ kami, pengabdian kami, dan sempurnakanlah apa yang kami lakukan selama shalat ya Allah. Tuhan seru sekalian Alam”.

    RABBANA DZHALAMNAA ANFUSANAA WA-IN LAM TAGHFIR LANAWATARHAMNAA LANAKUUNANNA MINAL KHAASIRIIN”. RABBANAA WALAA TAHMIL ‘ALAINAA ISHRAN KAMAHAMALTAHUL’ALAL LADZIINA MIN QABLINAA RABBANAA WALAA TUHAMMILNAA MAALAA THAAOATALNAA BIHII WA’FU ‘ANNAA WAGHFIR LANAA WAR HAMNAA ANTA MAULAANAA FANSHURNAA ‘ALAL OAUMIL KAAFIRIIN.

    Artinya: “Ya Allah ! Kami telah aniaya terhadap diri kami sendiri, karena itu ya Allah jika tidak dengan limpahan ampunan-Mu dan rahmat-Mu niscaya kami akan jadi orang yang sesat. Ya Allah Tuhan kami! Janganlah Engkau pikulkan atas diri kami beban yang berat sebagaimana yang pernah Engkau bebankan kepada orang yang terdahulu dari kami. Ya Allah Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan atas diri kami apa yang diluar kesanggupan kami. Ampunilah dan limpahkanlah rahmat ampunan terhadap diri kami ya Allah. Ya Allah Tuhan kami, berilah kami pertolongan untuk melawan orang yang tidak suka kepada agamaMu.”

    RABBANAA LAA TUZIGH QULUUBANAA BA’DA IDZHADAITANAA WAHAB LANNA MIN LADUNKA RAHMATAN INNAKA ANTAL WAHHAAB.

    Artinya: “Ya Allah Tuhan kami, janganlah engkau sesatkan hati kami sesudah mendapat petunjuk, berilah kami karunia. Engkaulah yang maha Pemurah”.

    RABANAGHFIR LANAA WALIWAALIDINAA WALIJAMII’IL MUSLIMIINA WAL MUSLIMAATI WAL MU’MINIINAWAL MU’MINAATI AL-AHYAA-IMINHUM WALAMWAATI,INAAKA ‘ALAA KULLI SYAIN QADIIR.

    Artinya: “Ya Allah Ya Tuhan kami, ampunilah dosa kami dan dosa dosa orang tua kami, dan bagi semua orang Islam laki-laki dan perempuan, orang orang mukmin laki-laki dan perempuan. Sesungguhnya Engkau dzat Yang Maha Kuasa atas segala galanya”.

    RABBANAA AATINAA FIDDUNYAA HASANATAN WAFIL AAKHIRATI HASANATAN WAOINAA ADZAABANNAAR. ALLAHUMMAGHFIR LANAA DZUNUUBANAA WAKAFFIR ‘ANNAA SAYYIAAT1NAA WATAWAFFANAA MA’ALABRAARI.

    Artinya: “Ya Allah Tuhan kami, berilah kami kebahagiaan didunia dan kesejahteraan di akhirat, dan hindarkanlah kami dari siksaan api neraka.”

    “Ya Allah ampunilah dosa kami dan tutupilah segalah kesalahn kami, dan semoga jika kami mati nanti bersama-sama dengan orang yang baik-baik”.

    SUBHAANA RABBIKA RABBILI’ZZATI AMMAA YA – SHIFUUNA WASALAAMUN ‘ALAL MURSALHNA WAL HAMDU LILLAAHI RABBIL’AALAMIINA.

    Artinya: “Maha suci Engkau, Tuhan segala kemuliaan. Suci dari segala apa yang dikatakan oleh orang-orang kafir. Semoga kesejahteraan atas para Rasul dan segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam”.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Dua Ciri Haji Mabrur, Musyrif Diny: Tinggalkan Keburukan dan Perbanyak Kebaikan

    By adm_imr7 Juni 20261 Views

    20 Soal SAS Akidah Akhlak Kelas 4 MI Semester 2 Sesuai KMA 183

    By adm_imr7 Juni 20264 Views

    Haji, Kurban, dan Dam: Refleksi Religiusitas Nabi Ibrahim

    By adm_imr7 Juni 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Wamenag Romo Syafi’i Buka Rahasia Penyelenggaraan Haji 2026, Mulai Transportasi hingga Armuzna

    7 Juni 2026

    Bocor! 3 Alasan Kritis Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya, Nomor Dua Jadi Kunci

    7 Juni 2026

    Sumatra Kembali Memanas, Karhutla 2019 Terulang Lagi?

    7 Juni 2026

    Pria Bawa Bom Kunci Diri di Bank California, Banyak Orang Terjebak

    7 Juni 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?