Proses Pemakaman Keluarga Korban Kecelakaan di Probolinggo
Proses pemakaman empat anggota keluarga yang menjadi korban kecelakaan beruntun di Probolinggo berlangsung dengan penuh kesedihan, Minggu (19/4/2026) sore. Keempat korban, yaitu Sutrisno (60 tahun), Sri Budiyatni (60 tahun), Devica Friskiara (29 tahun), dan Giovano Malik Ibrahim (3 tahun), dimakamkan dalam satu liang lahat di Tempat Pemakaman Umum Desa Jeblog, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar.
Jenazah keempat korban tiba di rumah duka RT 4 RW 2 Dusun Pundensari, Desa Jeblog, sekitar pukul 15.15 WIB. Mereka diangkut menggunakan tiga unit mobil ambulans dari Probolinggo menuju ke Blitar. Tiga unit mobil ambulans tersebut sempat berhenti sebentar di rumah duka sebelum melanjutkan perjalanan ke Masjid Desa Jeblog untuk disalatkan.
Keempat jenazah korban disalatkan di serambi Masjid Desa Jeblog. Sejumlah warga dan keluarga korban ikut mensalatkan jenazah dan mengantarkan korban ke tempat pemakaman umum. Setelah salat, jenazah keempat korban kemudian dimakamkan dalam satu liang lahat di tempat pemakaman umum Desa Jeblog.
Keluarga korban terlihat menangis saat menyaksikan pemakaman keempat jenazah korban. Anak laki-laki korban, Dohan, tampak masih syok dengan peristiwa yang menimpa kedua orang tuanya berserta kakak perempuan dan keponakannya. Saat proses pemakaman selesai, Dohan terlihat tetap duduk sambil menangis memegangi batu nisan orang tuanya. Dohan kemudian dipapah oleh keluarganya untuk meninggalkan pusara kedua orang tuanya.
Penjelasan dari Kasi Pemerintahan Desa Jeblog
Menurut Kasi Pemerintahan Desa Jeblog, Ahmad Husnudin, jenazah korban datang sekitar pukul 15.15 WIB menggunakan tiga unit ambulans. Dua orang saudara korban ikut mengawal jenazah dari Probolinggo ke Blitar. Ahmad menjelaskan bahwa atas permintaan keluarga dan keputusan bersama warga, keempat jenazah korban dimakamkan dalam satu lubang.
“Untuk memudahkan perawatan makam, dari keluarga meminta agar jenazah dimakamkan dalam satu lubang,” ujarnya. Ia juga menyampaikan bahwa ketika datang di rumah duka, kondisi keempat jenazah korban sudah disucikan dari rumah sakit di Probolinggo.
Mobil ambulans yang membawa jenazah korban sempat berhenti sebentar di depan rumah duka untuk penghormatan. Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke Masjid Desa Jeblog untuk disalatkan. “Proses kedatangan sampai pemakaman jenazah korban berlangsung lancar. Saya mewakili pemerintah desa juga mengucapkan belasungkawa kepada keluarga korban,” katanya.
Latar Belakang Kecelakaan
Sebelumnya, empat orang satu keluarga warga Desa Jeblog, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, tewas dalam peristiwa kecelakaan beruntun di Jalan Raya Probolinggo-Lumajang, Dusun Krajan, Desa Malasan Wetan, Tegalsiwalan, Probolinggo, Sabtu (18/4/2026) malam. Empat orang satu keluarga yang tewas dalam peristiwa kecelakaan, itu terdiri atas bapak, ibu, anak, dan cucu.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 23.00 WIB. Kecelakaan bermula saat truk trailer bernomor polisi B 2965 UEJ yang dikemudikan Cecep Adi Sucipto, 46, warga Kutorejo, Mojokerto, melaju dari arah selatan menuju ke utara. Diduga truk mengalami rem blong beberapa meter sebelum lokasi kejadian di tengah kondisi jalan yang menurun.
Pada saat bersamaan, terdapat lima kendaraan yang sedang berhenti karena menunggu kereta api melintas. Truk menghantam sejumlah mobil termasuk mobil korban yang sedang berhenti menunggu kereta api melintas di lokasi.







