Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Pembaruan klasemen Liga 1: Persaingan juara memanas, Borneo FC naik ke puncak usai kalahkan Persebaya

    9 Maret 2026

    Strategi Banjir Lamongan: Wagub Emil Dardak Siapkan Jaringan Pengaman Baru

    9 Maret 2026

    Pajak Digital: Reformasi Pajak yang Harus Diketahui!

    9 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Selasa, 10 Maret 2026
    Trending
    • Pembaruan klasemen Liga 1: Persaingan juara memanas, Borneo FC naik ke puncak usai kalahkan Persebaya
    • Strategi Banjir Lamongan: Wagub Emil Dardak Siapkan Jaringan Pengaman Baru
    • Pajak Digital: Reformasi Pajak yang Harus Diketahui!
    • 7 tips agar pasangan percaya dan terbuka padamu
    • FPI Bertemu Prabowo di Istana, Kirim Surat Minta Indonesia Mundur dari Board of Peace
    • PMI Manufaktur Naik, Angin Segar untuk Saham Sektor Industri
    • Satu Tahun di Penjara, Kekayaan Nikita Mirzani Berkurang Drastis
    • Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Bogor Hari Ini
    • Manfaat dan Risiko Puasa Saat Hamil
    • 12 paket promo buka puasa di Jakarta 2026, mulai Rp99 ribu
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Internasional»Pembicaraan Nuklir Macet, Iran: Tak Akan Tunduk pada AS

    Pembicaraan Nuklir Macet, Iran: Tak Akan Tunduk pada AS

    adm_imradm_imr26 Februari 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Presiden Iran Menegaskan Tidak Akan Tunduk pada Tekanan AS

    Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menegaskan bahwa negaranya tidak akan tunduk pada tekanan Amerika Serikat di tengah meningkatnya ketegangan terkait program nuklir Teheran. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Pezeshkian dalam sebuah upacara penghormatan bagi anggota tim Paralimpiade Iran pada hari Sabtu.

    “Kami tidak akan sujud menghadapi kesulitan-kesulitan ini,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa kekuatan dunia berbaris dengan kepengecutan untuk memaksa Iran menundukkan kepala. “Sama seperti Anda tidak sujud menghadapi kesulitan, kami juga tidak akan sujud menghadapi masalah ini.”

    Pembicaraan Nuklir Berlanjut Tanpa Terobosan

    Iran dan Amerika Serikat kembali menggelar pembicaraan tidak langsung mengenai program nuklir Teheran di Oman awal bulan ini. Pembicaraan dilanjutkan di Swiss pekan lalu. Meski kedua pihak menyebut dialog berlangsung positif, belum ada terobosan signifikan yang dicapai.

    Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan solusi diplomatik masih dalam “jangkauan” dan Teheran berencana menyusun rancangan kesepakatan dalam dua hingga tiga hari untuk dikirim ke Washington.

    Namun, situasi di kawasan Teluk semakin tegang. Washington memperluas kehadiran militernya dengan mengerahkan dua kapal induk serta lebih dari 120 pesawat tempur ke Timur Tengah. Kapal induk terbesar dunia, USS Gerald R Ford, dilaporkan tengah menuju kawasan untuk bergabung dengan kelompok tempur USS Abraham Lincoln yang telah lebih dulu berada di Laut Arab.

    Menurut media AS, pengerahan ini merupakan kekuatan udara terbesar Washington di kawasan tersebut sejak invasi ke Irak pada 2003.

    Ancaman dan Respons

    Trump sebelumnya memperingatkan bahwa “hal buruk akan terjadi” jika tidak tercapai kesepakatan yang berarti. Ia bahkan menyebut Iran memiliki waktu “10 hingga 15 hari” untuk mencapai kesepakatan. Saat ditanya apakah AS akan melakukan aksi militer terbatas di tengah negosiasi, Trump menjawab bahwa ia “sedang mempertimbangkan itu.”

    Iran merespons melalui surat resmi kepada Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, menegaskan bahwa penumpukan militer AS tidak bisa dianggap sebagai sekadar retorika. Teheran menyatakan tidak menginginkan eskalasi atau perang dan tidak akan memulai konflik. Namun, setiap agresi akan dibalas secara “tegas dan proporsional.” Iran juga sebelumnya memperingatkan dapat menargetkan pangkalan militer AS di kawasan serta menutup Selat Hormuz—jalur vital ekspor minyak negara-negara Teluk—jika terjadi serangan.

    Warga Cemas di Tengah Ketidakpastian

    Di Teheran, warga mengikuti perkembangan diplomasi dengan penuh kecemasan. Sebagian khawatir potensi perang akan berdampak pada masa depan anak-anak mereka dan memperburuk kondisi ekonomi yang sudah tertekan. Seorang pengusaha setempat menyebut kondisi bisnis telah melambat dan konflik militer hanya akan memperburuk keadaan.

    Namun, ada pula warga yang optimistis bahwa konfrontasi besar dapat dihindari. Ketegangan regional juga mendorong sejumlah negara seperti Swedia, Serbia, Polandia, dan Australia untuk menyarankan warganya meninggalkan Iran.

    Situasi di Persimpangan Krusial

    Situasi kini berada di persimpangan krusial: diplomasi atau eskalasi militer. Dunia menanti apakah negosiasi yang rapuh ini akan menghasilkan kesepakatan, atau justru membuka babak baru ketegangan di Timur Tengah.




    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Hormuz Tertutup, Berapa Lama Cadangan Minyak Negara-negara Bertahan?

    By adm_imr9 Maret 20260 Views

    Diplomasi Kepolisian: Polri di Tengah Kerja Sama Internasional

    By adm_imr9 Maret 20261 Views

    Dampak langsung Bali akibat penutupan Selat Hormuz oleh Iran terungkap

    By adm_imr9 Maret 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Pembaruan klasemen Liga 1: Persaingan juara memanas, Borneo FC naik ke puncak usai kalahkan Persebaya

    9 Maret 2026

    Strategi Banjir Lamongan: Wagub Emil Dardak Siapkan Jaringan Pengaman Baru

    9 Maret 2026

    Pajak Digital: Reformasi Pajak yang Harus Diketahui!

    9 Maret 2026

    7 tips agar pasangan percaya dan terbuka padamu

    9 Maret 2026
    Berita Populer

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    Kabupaten Malang 28 Februari 2026

    Malang – Aparat dari Polres Malang mengungkap dugaan tindak pidana membuat dan menguasai bahan peledak…

    Kejari Kabupaten Malang Geledah Kantor Dispora, Dalami Dugaan Penyelewengan Dana Hibah KONI

    6 Februari 2026

    Jadwal MotoGP Thailand 2026 Live Trans7, Bagnaia Tunjukkan Tanda Bertahan

    1 Maret 2026

    Keluhan Pasien Poli Gigi Puskesmas Arjuno, Kadinkes Kota Malang Beri Penjelasan

    6 Februari 2026
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?