Insiden Maut di Jalur Tengkorak Malang-Surabaya
Sebuah kecelakaan maut kembali terjadi di jalur tengkorak nasional Malang-Surabaya, tepatnya di Simpang Empat Patung Sapi, Desa Tawangrejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Peristiwa tragis ini terjadi pada Selasa (7/7/2026) pagi dan menewaskan empat pengendara serta melukai tujuh orang lainnya.
Kecelakaan diduga kuat disebabkan oleh truk kontainer yang mengalami rem blong saat melewati jalanan menurun tajam. Akibatnya, kendaraan besar tersebut langsung menghantam lima sepeda motor yang sedang berhenti menunggu lampu merah di persimpangan.
Kronologi Kejadian
Insiden ini terjadi sekitar pukul 07.40 WIB, bertepatan dengan jam berangkat kerja sehingga arus lalu lintas di rute Malang-Surabaya sangat padat. Sebuah truk kontainer dengan nomor polisi L-9381-CK melaju dari arah selatan menuju utara. Ketika melintasi turunan mendekati Simpang Empat Patung Sapi, sistem pengereman truk tiba-tiba tidak berfungsi, membuat pengemudi kehilangan kendali penuh atas kendaraannya.
Pada saat yang sama, lima sepeda motor sedang mengantre di lampu merah. Truk yang hilang kendali itu langsung menyeruduk kelima motor dari arah belakang dengan sangat keras, hingga menyebabkan para pengendara dan penumpang terpental ke aspal.
Data Korban Jiwa dan Luka-Luka
Dampak dari tabrakan beruntun tersebut sangat fatal. Tiga orang dilaporkan tewas seketika di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya mengembuskan napas terakhir setelah sempat dilarikan ke rumah sakit.
Berikut adalah detail mengenai para korban dalam insiden tersebut:
Korban Meninggal Dunia:
- Moch. Ashif (25): Pengendara Honda PCX, warga Kelurahan Ledug, Kecamatan Prigen. Korban wafat akibat cedera parah pada bagian kepala.
- Moch. Ashofi (25): Penumpang Honda PCX, warga Kelurahan Ledug, Kecamatan Prigen. Korban juga mengembuskan napas terakhir akibat luka berat di kepala.
- Mukhammad Khoiron (44): Penumpang Honda Vario, warga Desa Sukolelo, Kecamatan Prigen. Korban mengalami cedera kepala berat dan patah tulang pada lengan kiri.
- Ismiyati (38): Warga Desa Candiwates, Kecamatan Prigen. Sempat mendapat tindakan medis di rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.
Seluruh korban tewas telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Pusdik Brimob Watukosek guna penanganan medis dan proses identifikasi lebih lanjut.
Korban Luka-luka:
- Agung (34): Sopir truk kontainer asal Kota Surabaya. Ia mengalami patah tulang pada kaki kanan.
- 6 Orang Lainnya: Identitas belum dirinci secara mendetail. Saat ini mereka tengah mendapatkan perawatan intensif di beberapa rumah sakit di area Pandaan dan Sukorejo.
Penanganan Polisi dan Pengamanan Sopir
Petugas kepolisian segera mengamankan lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Pemeriksaan mendalam terkait kelaikan teknis truk kontainer tersebut juga langsung dilakukan.
“Sopir truk sudah kami amankan. Kami masih mendalami apakah kecelakaan ini murni akibat rem blong atau ada unsur kelalaian lainnya,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan Ipda Budi Wira.
Pihak Satlantas Polres Pasuruan turut mengeluarkan imbauan tegas kepada para sopir kendaraan muatan besar. Mereka diminta untuk selalu mengecek kelaikan armada, terutama fungsi sistem pengereman secara berkala sebelum turun ke jalan, demi mencegah terjadinya kecelakaan fatal yang mengancam nyawa publik.






