Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Kisah Anak-anak Pengungsi Gempa Sangihe yang Dapat Makanan dan Balita Diberi Bubur

    13 Juni 2026

    Emosi Polisi Tampar Badut Jalanan Rembang di Tuban: Bau Alkohol Tercium

    13 Juni 2026

    Jadwal Timnas Indonesia vs Mozambik, Kapan Mulai?

    13 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Sabtu, 13 Juni 2026
    Trending
    • Kisah Anak-anak Pengungsi Gempa Sangihe yang Dapat Makanan dan Balita Diberi Bubur
    • Emosi Polisi Tampar Badut Jalanan Rembang di Tuban: Bau Alkohol Tercium
    • Jadwal Timnas Indonesia vs Mozambik, Kapan Mulai?
    • Intuisi Ibu Bilqis Saat Putrinya Ditemukan Tewas Di Rumah
    • 50 Soal Ujian Aswaja dengan Kunci Jawaban
    • Gigi berlubang memengaruhi kesehatan anak? Cari tahu fakta pentingnya!
    • Harga cabai anjlok, Bapanas siapkan penyerapan telur dan ayam
    • Tujuh destinasi liburan hemat untuk keluarga di Kota Meksiko
    • Gempa M7,7 Guncang Manado, Warga Panik Saat Bencana Melanda
    • Rupiah turun ke Rp 18.000, industri waspadai risiko inflasi
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Ekonomi»Perbedaan ETF Emas dan Digital, Manfaat Investasinya

    Perbedaan ETF Emas dan Digital, Manfaat Investasinya

    adm_imradm_imr30 Maret 20269 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Perkembangan Investasi Emas di Era Digital

    Investasi emas kini tidak lagi terbatas pada bentuk fisik semata. Dengan perkembangan teknologi dan digitalisasi sektor keuangan, muncul berbagai instrumen baru yang memudahkan investor dalam berinvestasi. Dua dari instrumen tersebut yang semakin populer adalah emas digital dan exchange-traded fund (ETF) emas. Meskipun keduanya memiliki kesamaan dalam hal eksposur harga emas di pasar spot, mereka memiliki mekanisme, profil risiko, serta potensi keuntungan yang berbeda.

    Emas Digital: Kepemilikan Tanpa Harus Menyimpan Fisik

    Emas digital merupakan bentuk kepemilikan emas dalam satuan gram yang dicatat secara elektronik dan didukung oleh emas fisik yang disimpan oleh penyedia layanan. Di Indonesia, salah satu contoh emas digital adalah fitur Tabungan Emas di aplikasi Tring by Pegadaian. Investor dapat membeli emas mulai dari nominal terkecil Rp10.000, menyimpannya secara digital, dan mengakumulasinya hingga dapat mencetaknya menjadi emas batangan.

    Pada platform tersebut juga tersedia fitur deposito emas dengan gramasi minimal 5 gram dan pilihan tenor 1 bulan sampai 12 bulan. Imbal hasil yang ditawarkan dalam deposito ini sebesar 1% per tahun. Namun, simulasi sederhana menunjukkan bahwa imbal hasil deposito emas relatif terbatas jika tidak diiringi kenaikan harga emas secara signifikan.

    Misalnya, jika nasabah menempatkan 5 gram emas dengan tenor 12 bulan dengan imbal hasil 1% per tahun, maka tambahan emas yang diperoleh hanya sekitar 0,05 gram. Total kepemilikan emas di akhir tenor menjadi 5,05 gram. Jika menggunakan harga saat ini, nilai awal investasi mencapai sekitar Rp13,66 juta. Jika emas tersebut dijual kembali pada harga saat ini, maka nilai akhir dari 5,05 gram emas sekitar Rp13,24 juta. Artinya, investor masih berpotensi mengalami kerugian sekitar Rp418.000 apabila harga tidak mengalami kenaikan dalam masa tenor.

    Namun, jika harga emas meningkat, investor akan mengalami keuntungan. Berdasarkan tren, harga emas global cenderung mengalami kenaikan dalam jangka panjang walau ada fluktuasi.

    ETF Emas: Profil Risiko yang Lebih Kompleks

    Sementara itu, ETF emas merupakan instrumen investasi lain yang semakin diminati. Di Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) baru saja mengeluarkan landasan hukumnya melalui Peraturan OJK Nomor 2 Tahun 2026 tentang Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif yang Unit Penyertaannya Diperdagangkan di Bursa Efek dengan Aset yang Mendasari Berupa Emas atau ETF emas.

    Contoh ETF emas yang sudah ada di pasar internasional adalah SPDR Gold Shares (GLD). Pada penutupan pasar Jumat (27/3), GLD menguat 3,47% ke US$414,49. Harga produk ETF emas ini dalam setahun melonjak tajam dari kisaran harga US$275.

    Menilik risiko kedua instrumen investasi tersebut, emas digital cenderung memiliki profil yang lebih sederhana dibandingkan dengan ETF emas. Risiko utama berasal dari fluktuasi harga emas global serta risiko operasional dari penyedia layanan seperti keamanan penyimpanan dan likuiditas. Namun, karena berbasis emas fisik, instrumen ini relatif stabil dan sering dipandang sebagai pilihan konservatif bagi investor ritel.

    Di sisi lain, ETF emas memiliki profil risiko yang lebih kompleks. Selain terpapar fluktuasi harga emas, investor juga menghadapi risiko pasar modal seperti volatilitas harga intraday, likuiditas pasar, serta potensi outflow besar dari investor institusi yang dapat memengaruhi harga. ETF juga sensitif terhadap faktor makro seperti suku bunga dan pergerakan dolar AS.

    Kesimpulan

    Baik emas digital maupun ETF emas memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Investor perlu mempertimbangkan profil risiko, tujuan investasi, serta kondisi pasar sebelum memilih instrumen yang sesuai. Dengan pemahaman yang cukup, investasi emas bisa menjadi pilihan strategis untuk mengoptimalkan portofolio keuangan.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Jadwal Timnas Indonesia vs Mozambik, Kapan Mulai?

    By adm_imr13 Juni 20261 Views

    4 Tipu Muslihat Psikologis Saat Pasar Saham Turun, Catat Ini!

    By adm_imr13 Juni 20261 Views

    Krisis 1997, Apakah Terulang di 2026?

    By adm_imr12 Juni 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Kisah Anak-anak Pengungsi Gempa Sangihe yang Dapat Makanan dan Balita Diberi Bubur

    13 Juni 2026

    Emosi Polisi Tampar Badut Jalanan Rembang di Tuban: Bau Alkohol Tercium

    13 Juni 2026

    Jadwal Timnas Indonesia vs Mozambik, Kapan Mulai?

    13 Juni 2026

    Intuisi Ibu Bilqis Saat Putrinya Ditemukan Tewas Di Rumah

    13 Juni 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?