Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*
    Menanamkan Nilai Islam pada Karakter Anak di Tengah Arus Globalisasi Digital

    Menanamkan Nilai Islam pada Karakter Anak di Tengah Arus Globalisasi Digital

    20 September 2026
    Panduan Merawat Komponen Vital Kendaraan Menghadapi Ancaman Banjir dan Hujan Deras

    Panduan Merawat Komponen Vital Kendaraan Menghadapi Ancaman Banjir dan Hujan Deras

    20 September 2026
    Menjaga Kedaulatan Identitas Digital dan Rahasia Privasi di Tengah Rimba Aplikasi

    Menjaga Kedaulatan Identitas Digital dan Rahasia Privasi di Tengah Rimba Aplikasi

    20 September 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Minggu, 20 September 2026
    Trending
    • Menanamkan Nilai Islam pada Karakter Anak di Tengah Arus Globalisasi Digital
    • Panduan Merawat Komponen Vital Kendaraan Menghadapi Ancaman Banjir dan Hujan Deras
    • Menjaga Kedaulatan Identitas Digital dan Rahasia Privasi di Tengah Rimba Aplikasi
    • Seni Mengajarkan Kecerdasan Finansial Pada Anak di Tengah Kepungan Era Transaksi Digital
    • Panduan Bijak Mengelola Keuangan bagi Pekerja Muda demi Mewujudkan Kebebasan Finansial
    • Rahasia Energi Stabil Pagi Hari Melalui Pilihan Sarapan Nutrisi Seimbang
    • Merawat Ketenangan Jiwa di Tengah Tuntutan Kerja Profesional Perkotaan yang Tanpa Henti
    • Persiapan Matang Kendaraan Menghadapi Ancaman Genangan Air dan Cuaca Ekstrem Musim Hujan
    • Seni Mengambil Jeda Digital Demi Merawat Kesehatan Mental dan Kedamaian Jiwa
    • Seni Merawat Percakapan Rumah: Cara Praktis Membangun Komunikasi Sehat Bersama Keluarga
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Internasional»Perdana Menteri Inggris Marah karena Trump Meremehkan Peran Pasukan NATO di Afghanistan

    Perdana Menteri Inggris Marah karena Trump Meremehkan Peran Pasukan NATO di Afghanistan

    adm_imradm_imr31 Januari 20262 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Pernyataan Trump yang Menghina Angkatan Bersenjata NATO

    Pada Jumat (23/1/2026), Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menyampaikan kecaman terhadap pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang dianggap meremehkan kontribusi pasukan sekutu NATO di Afghanistan. Ucapan Trump dinilai menghina dan memicu keterkejutan di kalangan pemerintah Inggris.

    Pernyataan tersebut disampaikan oleh Trump saat wawancara dengan Fox News pada Kamis (22/1/2026). Ia mengatakan, “Mereka akan bilang mereka mengirim beberapa pasukan ke Afghanistan. Dan mereka memang melakukannya, mereka tinggal sedikit di belakang, sedikit menjauh dari garis depan.” Selanjutnya, ia menambahkan, “Kami tidak pernah membutuhkan mereka, kami tidak pernah benar-benar meminta apa pun dari mereka.”

    Penghormatan kepada Prajurit Inggris

    Dalam responsnya, Starmer menyampaikan pesan melalui sebuah video. Ia memberikan penghormatan kepada 457 prajurit angkatan bersenjata Inggris yang tewas selama penugasan di Afghanistan serta mereka yang kembali dengan luka fisik dan dampak permanen.

    Dalam pesan yang sama, Starmer menilai pernyataan Trump telah melukai perasaan keluarga korban dan para veteran. Ia menyatakan bahwa pernyataan tersebut dianggap menghina dan mengejutkan, serta menyebabkan luka yang dalam bagi orang-orang terkasih dari mereka yang tewas atau terluka.

    Starmer juga menyatakan bahwa ia akan segera meminta maaf apabila pernah mengucapkan pernyataan serupa. Inggris tercatat sebagai kontributor terbesar kedua dalam koalisi pimpinan AS setelah serangan 11 September 2001, dengan lebih dari 150 ribu personel dikerahkan sepanjang 2001-2021, serta 405 dari 457 kematian prajurit terjadi akibat aksi permusuhan.

    Korban dari Negara-Negara NATO Lainnya

    Selain Inggris, sejumlah negara anggota NATO lainnya juga kehilangan banyak personel selama konflik berlangsung. Kanada mencatat lebih dari 150 prajurit gugur, disusul Prancis dengan 90 korban, Denmark 44 prajurit, Polandia 43 prajurit, serta puluhan personel dari Jerman, Italia, dan negara lain.

    Di sisi lain, AS kehilangan lebih dari 2.400 anggota militernya dalam perang tersebut. Proyek Costs of War Universitas Brown yang dirilis pada 2021 mencatat sedikitnya 46.319 warga sipil Afghanistan tewas secara langsung akibat invasi sejak 2001, tanpa memasukkan korban tidak langsung.

    Penolakan Gedung Putih terhadap Kritik

    Gedung Putih kemudian menepis kritik yang disampaikan Starmer. Juru bicara Taylor Rogers menyatakan bahwa Trump benar, dengan menegaskan AS telah berkontribusi lebih besar bagi NATO dibandingkan negara mana pun dalam aliansi itu.

    Pernyataan Trump muncul tak lama setelah ancaman pengenaan tarif terhadap negara-negara Eropa yang menolak kendali AS atas Greenland, wilayah semi-otonom Denmark, sebelum ancaman tersebut ditarik usai pembicaraan dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte mengenai keamanan Arktik.

    Kecaman dari Berbagai Kalangan di Eropa

    Seiring itu, kecaman datang dari berbagai kalangan di Eropa dan Inggris lintas partai. Menteri Luar Negeri Belanda David van Weel menyebut pernyataan tersebut tak benar dan tak hormat, sementara Menteri Pertahanan Polandia Wladyslaw Kosiniak-Kamysz menegaskan Polandia adalah sekutu yang dapat diandalkan dan menuntut penghormatan bagi veteran negaranya.

    Menteri Angkatan Bersenjata Prancis Catherine Vautrin menekankan bahwa 90 prajurit Prancis yang gugur serta mereka yang terluka layak dihormati. Menteri Pertahanan Inggris John Healey menyebut prajurit yang tewas sebagai pahlawan yang mengorbankan nyawa demi bangsa.

    Sikap serupa juga disampaikan Menteri Angkatan Bersenjata Al Carns yang pernah lima kali bertugas di Afghanistan dan menyebut komentar Trump konyol. Pemimpin Partai Konservatif Kemi Badenoch menilainya sebagai omong kosong yang berpotensi melemahkan NATO.

    Pemimpin Reform UK Nigel Farage turut menyampaikan pernyataan melalui X. “Donald Trump salah. Selama 20 tahun angkatan bersenjata kami berjuang dengan gagah berani bersama Amerika di Afghanistan,” katanya.

    Pangeran Harry, yang dua kali bertugas di garis depan Afghanistan, juga angkat bicara. “Saya bertugas di sana. Saya membuat teman seumur hidup di sana. Dan saya kehilangan teman di sana. Ribuan kehidupan berubah selamanya. Ibu dan ayah mengubur anak laki-laki dan perempuan. Anak-anak ditinggalkan tanpa orang tua. Keluarga ditinggalkan menanggung biayanya. Pengorbanan-pengorbanan tersebut pantas dibicarakan dengan jujur dan penuh hormat,” ujarnya.

    Sejumlah keluarga prajurit gugur, termasuk Lucy Aldridge yang kehilangan putranya William pada usia 18 tahun, menyebut pernyataan tersebut sangat menyedihkan. Direktur Jenderal Royal British Legion Mark Atkinson menegaskan pengabdian dan pengorbanan pasukan Inggris tak dapat diragukan.

    Banjir Bandang Terjang Afghanistan, 17 Orang Tewas Serangan di Perbatasan Tajikistan-Afghanistan Tewaskan 5 Orang Ditutup Sejak 2021, Uzbekistan Mulai Buka Perbatasan dengan Afghanistan

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Kyiv Tetapkan 21 Agustus sebagai Hari Berkabung, 12 Warga Tewas dalam Serangan Rusia

    By adm_imr25 Agustus 20261 Views

    Parlemen Iran Persetujui Rencana Batasi Akses Asing ke Media dan Kedutaan

    By adm_imr25 Agustus 20260 Views

    Terjemahan Lirik Lagu “Intro End of the World” – Ariana Grande: Dan Jika Semua Berakhir Besok

    By adm_imr25 Agustus 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru
    Menanamkan Nilai Islam pada Karakter Anak di Tengah Arus Globalisasi Digital

    Menanamkan Nilai Islam pada Karakter Anak di Tengah Arus Globalisasi Digital

    20 September 2026
    Panduan Merawat Komponen Vital Kendaraan Menghadapi Ancaman Banjir dan Hujan Deras

    Panduan Merawat Komponen Vital Kendaraan Menghadapi Ancaman Banjir dan Hujan Deras

    20 September 2026
    Menjaga Kedaulatan Identitas Digital dan Rahasia Privasi di Tengah Rimba Aplikasi

    Menjaga Kedaulatan Identitas Digital dan Rahasia Privasi di Tengah Rimba Aplikasi

    20 September 2026
    Seni Mengajarkan Kecerdasan Finansial Pada Anak di Tengah Kepungan Era Transaksi Digital

    Seni Mengajarkan Kecerdasan Finansial Pada Anak di Tengah Kepungan Era Transaksi Digital

    20 September 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?