Profil Friderica Widyasari Dewi
Friderica Widyasari Dewi ditunjuk sebagai Anggota Dewan Komisioner Pengganti Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen. Penunjukan ini berlaku efektif pada 31 Januari 2026. Selain itu, Hasan Fawzi juga ditunjuk sebagai Anggota Dewan Komisioner Pengganti Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon. Sebelumnya, Hasan menjabat Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto.
Friderica sudah empat tahun menjabat di OJK. Berikut adalah profil dan riwayat karier Friderica yang menarik untuk diketahui.
1. Profil Friderica Widyasari Dewi
Friderica Widyasari Dewi lahir di Cepu, Jawa Tengah, pada 28 November 1975. Saat ini, ia menjadi anggota Dewan Komisioner OJK Periode 2022–2027. Friderica menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen.
Menariknya, Friderica memiliki riwayat karier sebagai aktris yang bermain di berbagai judul sinetron sebelum melanjutkan karier di lembaga pemerintahan bidang keuangan. Selain menjadi aktris, sosok yang juga dikenal dengan nama Widyasari ini pernah menjadi model majalah dewasa khusus pria pada 1990-an.
2. Riwayat Pendidikan

Friderica Widyasari Dewi menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Gadjah Mada pada 2001. Setelah lulus, ia melanjutkan studi magister di bidang keuangan di California State University, Amerika Serikat, pada 2004. Ia lulus dengan gelar Master of Business Administration (MBA).
Kemudian, Friderica kembali melanjutkan pendidikan di Universitas Gadjah Mada dan meraih gelar doktor (S3) pada 2019. Gelar tersebut diperoleh dalam bidang Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan.
3. Riwayat Karier

Sebelum terjun ke pemerintahan, Friderica Widyasari Dewi pernah meramaikan dunia hiburan tanah air dengan menjadi aktris dan model. Ia pernah membintangi beberapa sinetron seperti Angling Darma, Panji, Bulan Masih Perawan, dan Doaku Harapanku.
Selain itu, Friderica juga pernah menjadi model majalah Popular, majalah dewasa khusus pria yang mengangkat tema dunia malam dan dunia hiburan. Salah satu momennya adalah saat ia menjadi cover majalah Popular edisi Desember 1998.
Setelah lulus S2, Friderica pulang ke Indonesia dan menjadi dosen tamu di beberapa kampus. Kemudian dia melanjutkan karier dengan menjadi Staf Khusus Menteri Keuangan RI pada 2008.
Friderica juga berkarier di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak 2006–2015 sebelum kemudian menjabat sebagai Kepala Divisi Komunikasi Perusahaan. Pada 2007–2009, ia menjabat sebagai Sekretaris Perusahaan BEI. Kemudian, ia dipromosikan sebagai Direktur Pengembangan BEI.
Kariernya terus berkembang hingga pada 2015, Friderica diangkat sebagai Direktur PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Lalu pada 2016–2019, dia diangkat sebagai Direktur Utama KSEI.
Sejak 2020 hingga 2022, Friderica menjabat sebagai Direktur Utama BRI Danareksa Sekuritas sebelum akhirnya terpilih sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK.
4. Pengalaman Ditagih Debt Collector Pinjol

Friderica Widyasari Dewi bercerita tentang pengalamannya ditelepon debt collector yang menagih tunggakan paylater orang lain. Usut punya usut, ternyata nomor teleponnya dijadikan sebagai emergency contact oleh seorang mantan asisten di tempat kerja sebelumnya tanpa seizinnya.
Padahal Friderica sendiri gencar melakukan sosialisasi tentang literasi keuangan kepada masyarakat. Kejadian ini juga cukup meresahkan karena terkadang orang-orang yang dijadikan emergency contact tidak pernah mengizinkan nomornya menjadi kontak darurat.
Nah, itulah profil Friderica Widyasari Dewi, pejabat OJK yang mendapat pengalaman saat ditagih debt collector pinjol karena nomornya dijadikan sebagai emergency contact oleh orang lain tanpa seizinnya.







