Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Zulhijah dan Kepiuan Manusia

    27 Mei 2026

    45 Ucapan Hari Crohn & Kolitis Sedunia 2026, Tingkatkan Kesadaran Penyakit Radang Usus

    27 Mei 2026

    Tehnik Tradisional: Tambahkan Jahe, Kayu Manis, dan Cengkeh ke Kopi Tubruk untuk Aroma Lebih Nikmat

    27 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Kamis, 28 Mei 2026
    Trending
    • Zulhijah dan Kepiuan Manusia
    • 45 Ucapan Hari Crohn & Kolitis Sedunia 2026, Tingkatkan Kesadaran Penyakit Radang Usus
    • Tehnik Tradisional: Tambahkan Jahe, Kayu Manis, dan Cengkeh ke Kopi Tubruk untuk Aroma Lebih Nikmat
    • Pigai Akui Tonton Film Pesta Babi, Sebut Pembubaran Nobar Langgar Hukum
    • 10 destinasi wisata Madiun dengan spot foto instagenik
    • Penjelasan akhir film Sunshine Women’s Choir, apakah mirip Harmony?
    • Setelah Aktivis GSF Dibebaskan dari Israel
    • Microsoft dan Anthropic Sepakati Kemitraan AI Senilai 5 Miliar Dolar
    • Daftar Mobil 1.400 cc Dilarang Pakai Pertalite Mulai 1 Juni 2026, Ini Faktanya
    • H-1 Ganti Wasit! Drama Pengadil Persebaya vs Persik Kediri Membuat Bonek Heboh
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Pendidikan»Puluhan Siswa SD Jayapura Dikarantina 3 Bulan Karena Absen Halalbihalal, Ini Pernyataan Kepala Sekolah

    Puluhan Siswa SD Jayapura Dikarantina 3 Bulan Karena Absen Halalbihalal, Ini Pernyataan Kepala Sekolah

    adm_imradm_imr27 Mei 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Klarifikasi Sekolah Terkait Sanksi Skorsing yang Diberikan kepada Siswa

    Beberapa orangtua murid dari SD Inpres Doyo Baru, Kabupaten Jayapura, Papua, mengadukan pihak sekolah ke Dinas Pendidikan setempat. Aduan ini dipicu oleh sanksi skorsing selama tiga bulan yang dijatuhkan pihak sekolah kepada puluhan siswa, sehingga mereka tidak dapat mengikuti ujian akhir semester.

    Salah satu orangtua murid, Archi Medes Kreuta, mengungkapkan bahwa surat skorsing tersebut sebenarnya ditandatangani oleh kepala sekolah sejak 15 April 2026. Namun, para orangtua mengklaim baru menerima surat tersebut pada 13 Mei 2026, tepat beberapa hari menjelang ujian kenaikan kelas yang berlangsung pada 17-22 Mei 2026.

    “Surat skorsing berlaku sejak 15 April sampai tiga bulan ke depan. Namun, kami baru menerima surat itu tanggal 13 Mei menjelang ujian,” ujar Archi saat ditemui, Jumat (22/5/2026) sore.

    Disebut karena Absen Halalbihalal

    Archi menjelaskan, para orangtua sempat mendatangi sekolah untuk meminta klarifikasi. Berdasarkan keterangan wali kelas, sanksi skorsing tersebut diberikan karena para siswa tidak menghadiri kegiatan halalbihalal yang digelar sekolah pada 14 April 2026.

    Hal inilah yang dipertanyakan oleh pihak orangtua. Menurut Archi, kegiatan tersebut bersifat seremonial dan tidak masuk dalam kurikulum wajib sekolah.

    “Yang menjadi pertanyaan kami, kenapa anak-anak kami diskors hanya karena tidak mengikuti halalbihalal? Padahal, halalbihalal itu tidak ada dalam aturan sekolah dan tidak ada dalam mata pelajaran,” tegasnya.

    Karena tidak mendapatkan kesempatan untuk bertemu dan meminta penjelasan langsung dari kepala sekolah, para orangtua akhirnya memutuskan untuk membawa masalah ini ke Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura dan lembaga terkait lainnya.

    Sekolah: Masalah Bolos Berbulan-bulan

    Dikonfirmasi secara terpisah, Kepala SD Inpres Doyo Baru, Grace Mehue, membantah narasi yang menyebutkan siswa diskors hanya karena melewatkan acara halalbihalal.

    Grace menegaskan, sanksi berat tersebut dikeluarkan karena puluhan siswa yang bersangkutan melakukan pelanggaran disiplin berat, yakni kerap membolos dalam waktu yang sangat lama.

    “Sebenarnya masalahnya bukan karena tak mengikuti halalbihalal sekolah saja, namun karena disiplin para siswa yang diberikan skorsing ini jarang masuk sekolah. Bahkan ada siswa yang tingkat alpanya mencapai 60 sampai 100 hari,” kata Grace kepada Kompas.com, Jumat sore.

    Grace yang juga menjabat sebagai Ketua PGRI Kabupaten Jayapura ini menjelaskan, surat skorsing sengaja dikeluarkan sebagai bentuk peringatan keras kepada orangtua agar lebih mengontrol pendidikan anak.

    “Tujuan surat skorsing itu agar orangtua lebih peduli kepada anak-anaknya dan menyuruh mereka datang ke sekolah. Pendidikan kepada anak itu bukan hanya tanggung jawab guru, tapi juga orangtua di rumah,” jelasnya.

    Mengapa Baru Diberlakukan Saat Ujian?

    Mengenai keluhan orangtua yang baru menerima dampak sanksi saat ujian semester, Grace memberikan pembelaan. Ia menyebut, meski surat terbit sejak April, sekolah tidak pernah mengusir siswa dari kelas selama masa belajar harian.

    Pihak sekolah sengaja mempertegas sanksi tersebut saat ujian semester guna memancing respons dan perhatian serius dari orangtua murid.

    “Surat skorsing itu memang sejak 15 April, tapi kita tidak pernah melarang siswa datang ke sekolah (untuk belajar). Kita baru berlakukan menjelang ujian semester karena di situ akan menjadi atensi orangtua,” ungkap Grace.

    Ia juga menambahkan bahwa penilaian kenaikan kelas mengacu pada performa harian secara akumulatif, bukan sekadar nilai ujian akhir.

    “Kalau anaknya tidak datang ke sekolah berbulan-bulan, bagaimana mau naik kelas? Harapan kami agar orangtua juga berperan. Orangtua harus memastikan anak hadir di sekolah tiap hari, bukan hadir saat ujian saja,” pungkasnya.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Pembelaan Chef Juna Terhadap Kritik Soal SDM Kuliner Indonesia yang Dianggap Manja

    By adm_imr27 Mei 20261 Views

    15 Warna Cat Interior Mewah dan Elegan

    By adm_imr27 Mei 20262 Views

    Kecelakaan Game Berujung Operasi Kepala, Siswa SMP di Singkawang Diamputasi

    By adm_imr27 Mei 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Zulhijah dan Kepiuan Manusia

    27 Mei 2026

    45 Ucapan Hari Crohn & Kolitis Sedunia 2026, Tingkatkan Kesadaran Penyakit Radang Usus

    27 Mei 2026

    Tehnik Tradisional: Tambahkan Jahe, Kayu Manis, dan Cengkeh ke Kopi Tubruk untuk Aroma Lebih Nikmat

    27 Mei 2026

    Pigai Akui Tonton Film Pesta Babi, Sebut Pembubaran Nobar Langgar Hukum

    27 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?