Jakarta Youth Film Festival 2026 Resmi Dibuka, Tawarkan Peluang bagi Generasi Muda
Jakarta Youth Film Festival (J-Youth Film Fest) 2026 resmi dibuka dengan tema “Jakarta Kota Kita” di Djakarta Theater XXI, Jakarta Pusat. Acara ini dipimpin oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Iwan Setiawan. Festival ini menjadi bagian dari rangkaian acara Jakarta Kreatif Festival (JKF) 2026 dan Jakarta Economic Forum (JEF) 2026, yang bertujuan untuk memperkuat ekosistem perfilman dan mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif di Jakarta.
Menjadi Wadah Kreativitas Generasi Muda
Dalam sambutannya, Rano Karno menekankan bahwa JYFF merupakan langkah strategis dalam memperkuat subsektor perfilman dan konten audiovisual di Jakarta. Ia berharap festival ini mampu melahirkan karya-karya film yang merepresentasikan Jakarta dengan segala keberagaman dan dinamika yang dimilikinya. Selain itu, ia optimistis bahwa dalam dua tahun ke depan, JYFF akan berkembang menjadi ajang film anak muda berskala internasional.
“Film pendek bukanlah karya murah, melainkan karya yang menuntut kekuatan konsep dan kreativitas tinggi,” ujarnya. Ia juga mencontohkan beberapa sutradara ternama dunia seperti Steven Spielberg, Jackie Chan, dan Alfred Hitchcock yang memulai perjalanan kreatifnya melalui film pendek dan festival seperti ini.
Program Pendanaan dan Kompetisi Film
BI DKI juga meluncurkan program pendanaan produksi film pendek untuk pelajar di wilayah Jabodetabek. Tiga ide cerita terpilih akan diproduksi dan ditayangkan secara perdana pada gelaran Jakarta Film Week 2026. Program ini memiliki total hadiah hingga Rp75 juta rupiah.
Berikut syarat dan ketentuan utama dari program ini:
* Program didedikasikan untuk pelajar SMA/SMK/MA/sederajat aktif di Jabodetabek.
* Hanya menerima proposal ide cerita film pendek fiksi berdurasi maksimal 15 menit.
* Cerita wajib menyisipkan pesan/adegan terkait satu atau lebih peran Bank Indonesia, yaitu: Cinta, bangga, dan paham rupiah, bijak berbelanja, sistem pembayaran non-tunai (misal: QRIS, BI FAST, dll), pelindungan konsumen, dan ekonomi hijau.
* Latar cerita wajib mengambil lokasi di Jakarta.
* Regulasi selengkapnya dapat mengunjungi linktr.ee/jyouthfilmfest.
Pendaftaran untuk program ini dilakukan mulai tanggal 3 Februari hingga 3 April 2026.
Selain itu, ada kompetisi film pendek untuk siswa dan mahasiswa aktif di Jabodetabek. Lima film pendek terbaik akan terpilih menjadi pemenang untuk masing-masing kategori dan berkesempatan tayang di J-Youth Film Fest pada bulan Juli 2026.
Syarat dan ketentuan dari kompetisi ini adalah sebagai berikut:
* Film pendek fiksi produksi tahun 2024-2026.
* Berdurasi maksimal 15 menit, tanpa batasan genre film.
* Diutamakan film dengan pesan / adegan terkait satu atau lebih peran Bank Indonesia, yaitu: Cinta, bangga, dan paham rupiah, bijak berbelanja, sistem pembayaran non-tunai (misal: QRIS, BI FAST, dll), pelindungan konsumen, dan ekonomi hijau.
* Diutamakan film dengan latar cerita di Jakarta.
* Regulasi selengkapnya dapat mengunjungi linktr.ee/jyouthfilmfest.
Total hadiah untuk kompetisi ini mencapai Rp300 juta rupiah, dengan pendaftaran yang dibuka mulai tanggal 3 Februari hingga 25 April 2026.
Visi Jakarta Kota Sinema
Rano Karno menegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta terus memperkuat regulasi dan fasilitasi industri film, mencakup kemudahan produksi, tata kelola lokasi syuting, penataan ruang publik, integrasi perizinan, serta perlindungan karya dan pelaku industri. Upaya ini menjadi fondasi agar ekosistem perfilman Jakarta tumbuh lebih maju, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Sementara itu, Iwan Setiawan menekankan bahwa JYFF merupakan ide orisinal dari Wakil Gubernur DKI Jakarta. Ia menyatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya membangun industri kreatif, tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Ia berharap kolaborasi antara Pemprov DKI Jakarta dan Bank Indonesia dapat menjadi kekuatan besar dalam membangun basis data visual kekayaan budaya Nusantara melalui film, sekaligus memperkuat promosi Indonesia di tingkat internasional.






