Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Sembilan Hari, 47.834 Jemaah Tiba di Tanah Suci

    5 Mei 2026

    5 Kebiasaan Sederhana untuk Meredakan Pikiran Saat Depresi

    5 Mei 2026

    Menjelang Idul Adha 2026, Harga Daging dan Sembako Surabaya Stabil

    5 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Selasa, 5 Mei 2026
    Trending
    • Sembilan Hari, 47.834 Jemaah Tiba di Tanah Suci
    • 5 Kebiasaan Sederhana untuk Meredakan Pikiran Saat Depresi
    • Menjelang Idul Adha 2026, Harga Daging dan Sembako Surabaya Stabil
    • Rektor Untidar sentil Prof Mimi lewat pantun, ini pesan di pengukuhan guru besar
    • Mengenal Kredit Mobil Syariah: Hitung Cicilan, Persyaratan, dan Tips Aman
    • Rinjani 100 Dikuti 4.874 Pelari dari 42 Negara, Kategori 162 KM Dimulai dari Sambelia
    • Injil Katolik Hari Ini: Senin 4 Mei 2026 dan Mazmur Tanggapan
    • Iran Beri Deadline 1 Bulan untuk AS, Hentikan Blokade Selat Hormuz dan Perang
    • Xiaomi 17T Pro: Bocoran Spesifikasi, Harga, dan Fitur Hebat 2026
    • Rahasia Suspensi Showa Honda ADV 160: Mengapa Motor Ini Jadi Raja Touring Tanpa Modifikasi
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Teknologi»Rencana Aksi AI Nasional Siap Selesai, Fokus pada Hoaks dan Etika

    Rencana Aksi AI Nasional Siap Selesai, Fokus pada Hoaks dan Etika

    adm_imradm_imr14 April 20262 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Kebijakan dan Regulasi untuk Menghadapi Kecerdasan Buatan di Indonesia

    Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sedang menyelesaikan Roadmap AI Nasional serta Pedoman Etika AI untuk memperkuat tata kelola kecerdasan buatan di Indonesia. Langkah ini dilakukan sebagai respons terhadap laporan Global Risks Report dari World Economic Forum (WEF), yang menempatkan disinformasi sebagai ancaman utama dunia, terutama akibat perkembangan pesat generative AI.

    Ketua Tim Perencanaan Program dan Pelaporan Direktorat Jenderal Ekosistem Digital Komdigi, Salfikar Alfarizi Abbas, menyatakan bahwa pemerintah sedang menyiapkan kerangka kebijakan yang adaptif untuk menjaga integritas informasi nasional. Ia menekankan pentingnya regulasi yang mampu mengimbangi teknologi.

    “Bagi kami, pertanyaannya sekarang bukan lagi apakah AI dapat memengaruhi integritas informasi. AI sudah jelas dapat memengaruhi integritas informasi. Tantangan yang sesungguhnya sekarang adalah: mampukah kebijakan publik mengejar pesatnya perkembangan AI dan melindungi integritas informasi, tapi di saat yang sama tetap mendukung inovasi,” ujarnya dalam keterangannya, Jumat (10/4/2026).

    Strategi yang Disiapkan

    Strategi yang disiapkan mencakup pelabelan konten sintetis, penggunaan watermark tak kasat mata, hingga pengembangan AI khusus untuk deteksi hoaks sebagai program quick wins nasional. Selain itu, pemerintah berencana membentuk Gugus Tugas Koordinasi Kecerdasan Artifisial Nasional yang melibatkan lintas kementerian, platform teknologi, akademisi, hingga media.

    Hal ini disampaikan dalam Talk Show pada Pre-Course Workshop untuk Short Course “The Challenge of Mis and Disinformation: Fostering Information Integrity and Media Literacy in the Digital Age” yang diselenggarakan Australia Awards di Indonesia bersama Kedutaan Besar Australia.

    Pengaturan yang Tidak Terburu-buru

    Dari sisi industri, Government Affairs & Public Policy Google Indonesia, Agung Pamungkas, mengingatkan agar pemerintah tidak terburu-buru dalam melahirkan regulasi baru tanpa mengevaluasi aturan yang sudah ada. Menurut dia, AI terlalu penting untuk tidak diregulasi, tapi terlalu penting pula untuk tidak diregulasi dengan cara yang tepat.

    “Jadi, penting sekali untuk diatur, tapi pengaturannya itu harus baik. Banyak pembuat kebijakan terburu-buru dalam membuat kebijakan baru. Saya rasa dari sudut pandang industri, kita tidak perlu terburu-buru karena kita cukup melihat regulasi yang sudah ada sebagai titik permulaan dan lihat apakah masih ada kesenjangan (gap), jika masih ada gap maka di situlah kita membuat regulasi baru,” kata Agung.

    Pentingnya Pengawasan Manusia

    Direktur Eksekutif SAFEnet, Nenden Sekar Arum N, menyoroti pentingnya pengawasan manusia atau human oversight untuk menghindari kesalahan deteksi konten. Dia menegaskan, regulasi harus berpijak pada hak digital warga negara.

    “Jadi, ketika kita berbicara tentang AI dan teknologi yang berkembang, kita harus tahu bahwa pada dasarnya itu adalah hak kita sebagai warga negara. Jadi, kita harus tahu bahwa kita memiliki hak dalam ruang digital, bahkan dalam bidang teknologi. Ketika kita berbicara tentang disinformasi atau regulasi, kita harus punya pemahaman yang sama tentang apa itu disinformasi. Kalau tidak, regulasi apa pun akan sangat bermasalah bagi masyarakat sipil. Dan tentu saja, kita masih perlu human oversight untuk memastikan tidak ada false positive atau false negative dalam pendeteksian disinformasi,” kata Nenden.

    Mewajibkan Pembagian Tanggung Jawab

    Kebijakan ini nantinya akan mewajibkan pembagian tanggung jawab yang jelas antara pengembang atau developer pengguna sistem atau deployer, dan regulator melalui mekanisme pelaporan insiden serta asesmen risiko sebelum sistem AI diluncurkan ke publik.





    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Pelaksanaan Ujian TKA SDN Kota Tengah Gorontalo: Tahapan dan Kelulusan Menunggu Keputusan

    By adm_imr5 Mei 20261 Views

    Xiaomi 17T Pro: Bocoran Spesifikasi, Harga, dan Fitur Hebat 2026

    By adm_imr5 Mei 20261 Views

    Hardiknas dan Ironi Pendidikan di Era AI, Pakar Sebut Indonesia Tertinggal

    By adm_imr5 Mei 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sembilan Hari, 47.834 Jemaah Tiba di Tanah Suci

    5 Mei 2026

    5 Kebiasaan Sederhana untuk Meredakan Pikiran Saat Depresi

    5 Mei 2026

    Menjelang Idul Adha 2026, Harga Daging dan Sembako Surabaya Stabil

    5 Mei 2026

    Rektor Untidar sentil Prof Mimi lewat pantun, ini pesan di pengukuhan guru besar

    5 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?