Latar Belakang Risya Azzahra Natakusumah
Risya Azzahra Natakusumah adalah putri dari Achmad Dimyati Natakusumah, Wakil Gubernur Banten. Ia lahir di Jakarta pada 18 November 1996. Risya memiliki latar belakang pendidikan yang cukup mencolok, baik dalam maupun luar negeri. Sebelum berkarier di sektor perbankan, ia menempuh pendidikan menengah di SMA Islam Al-Azhar 3 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dari tahun 2011 hingga 2014.
Setelah menyelesaikan pendidikan menengahnya, Risya melanjutkan studinya ke luar negeri dan masuk ke The George Washington University pada 2017 hingga 2019. Di sana, ia meraih gelar Bachelor of Business Administration (B.B.A), yang dalam bahasa Indonesia diterjemahkan sebagai Sarjana Administrasi Bisnis. Gelar ini merupakan jenjang pendidikan tingkat strata satu (S1) di bidang manajemen dan bisnis.
Di dunia kerja, Risya pernah bekerja di Bank Danamon sebagai staf dari tahun 2019 hingga 2023. Setelah itu, ia mencoba mengikuti Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 lewat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Ia maju di daerah pemilihan Banten 1, tetapi akhirnya gagal lolos ke Senayan. Dari data Komisi Pemilihan Umum (KPU), Risya hanya mendapatkan 94.953 suara sah dengan rincian Pandeglang 92.380 suara dan Lebak 2.573 suara.
Isu Nonton Konser K-Pop Menggunakan APBN
Baru-baru ini, Risya Azzahra Natakusumah menjadi sorotan setelah dituding menggunakan uang dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk membeli tiket konser K-Pop seharga Rp40 juta. Tudingan ini pertama kali muncul dari akun X @bismillahyuk_ pada 28 Juli 2026. Akun tersebut membagikan foto-foto Risya saat menonton konser dan bisa foto bareng dengan idol K-Pop. Cuitan tersebut menyebut bahwa Risya menggunakan anggaran pemerintah untuk menonton konser, dengan estimasi biaya antara 25 juta hingga 40 juta rupiah.
Cuitan tersebut viral dan telah ditonton lebih dari 3 juta kali hingga Senin (3/8/2026). Isu ini membuat banyak warganet memberikan komentar, baik pro maupun kontra. Beberapa netizen menilai tindakan Risya tidak pantas, sementara yang lain menilai hal itu adalah hak pribadi.
Pembantahan dari Ayahnya
Tuduhan tersebut kemudian dibantah oleh Achmad Dimyati Natakusumah, ayah Risya. Ia menegaskan bahwa isu yang beredar masih simpang siur dan tidak ada bukti konkret yang mendukung tudingan tersebut. Menurut Dimyati, jika informasi tersebut belum jelas, maka publik seharusnya bertanya langsung kepada pembuat berita tersebut.
“Di APBN-nya di anggaran mana masuknya? Kalau simpang siur ya ngapain ditanggapi? Tanya tuh sama yang buat beritanya,” kata Dimyati di Serang, dilansir TribunBanten.com, Minggu (2/8/2026).
Dimyati kembali menegaskan bahwa tidak mungkin dirinya dan keluarganya menggunakan anggaran pemerintah untuk kebutuhan pribadi seperti menonton konser. Ia juga menegaskan bahwa tidak suka menonton konser dan tidak akan membiayai kegiatan tersebut dengan uang negara.
“Tidak bener, pakai APBD saja engga mungkin apalagi APBN, secara logika kalau saya (menjabat) di pemerintah pusat juga enggak mungkin membiayai (anaknya konser). Saya enggak setuju, ngapain nonton konser? Saya juga enggak terlalu suka,” tegas Dimyati.
Kehidupan Risya yang Mandiri
Meski demikian, Dimyati tidak melarang anaknya untuk menonton konser jika itu memang menjadi hobi Risya. Yang terpenting, uang yang digunakan untuk membeli tiket konser harus berasal dari uang pribadi Risya sendiri.
“Tapi kalau anak saya suka (nonton konser), biarin. Mungkin itu hobinya, asal pakai duit sendiri,” ungkap Dimyati.
Menurut Dimyati, selama ini ketiga anaknya hidup mandiri. Anak sulungnya, Rizka Amalia Ramadhani Natakusumah, kini tinggal di Korea Selatan bersama suaminya. Anak keduanya, Rizki Aulia Rahman Natakusumah, sudah menjabat sebagai anggota DPR RI. Sedangkan Risya, anak bungsunya, juga telah mandiri dan menjadi pengusaha.
“Duitnya banyak, kalah bapaknya dibandingkan anaknya, anaknya sering bantu bapaknya, malah bukan bapaknya bantu anaknya,” imbuh Dimyati.
Reaksi Terhadap Isu Viral
Dimyati mengaku tidak terlalu mempermasalahkan isu yang beredar. Menurutnya, kabar viral tersebut justru membuat nama putrinya semakin dikenal masyarakat. Ia bahkan berharap popularitas itu membawa dampak baik bagi putrinya.
“Ini hanya menaikkan popularitas Risya saja, mudah-mudahan Risyanya dapat jodoh,” tandasnya.






