RS BHC Run 2026: Event Lari yang Menyatukan Olahraga, Budaya, dan UMKM
RS BHC Run 2026 akan digelar pada tanggal 8 Februari 2026. Event lari ini menjadi salah satu acara terbesar di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, dengan konsep sport tourism yang menawarkan pengalaman unik bagi peserta. Rute lari tidak hanya menghadirkan pemandangan alam yang indah, tetapi juga mengajak peserta merasakan kehidupan masyarakat lokal, serta berbagai aktivitas UMKM khas daerah.
Konsep Sport Tourism yang Menarik
Event yang diinisiasi oleh Rumah Sakit Baghraf Health Care (RS BHC) bekerja sama dengan Tribun Jatim Network ini mengusung konsep sport tourism. Peserta akan melewati jalur yang melintasi beberapa titik penting di Sumenep, seperti pasar tradisional, kawasan wisata, dan tempat-tempat yang memiliki nilai budaya tinggi. Garis start dan finish berada di lokasi RS BHC, yaitu di Jalan Jokotole, Lingkar Barat, Babbalan, Kecamatan Batuan.
Rute lari mencakup Jalan Arya Wiraraja, kawasan Hotel Myze, Terminal Wiraraja, hingga Taman Tajamara, sebelum kembali ke area rumah sakit. Dengan rute yang dirancang aman dan nyaman, peserta akan menikmati suasana alam yang masih asri, termasuk pepohonan hijau, persawahan, dan udara segar.
Layanan Medis yang Modern dan Terjangkau
RS BHC Run 2026 bukan hanya sekadar ajang olahraga, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan layanan rumah sakit modern di ujung Pulau Madura. Campaign Director BHC Run 2026, Arya Anugrah Jaya, menjelaskan bahwa tujuan utama dari event ini adalah agar masyarakat Jawa Timur, bahkan nasional, tahu bahwa di Sumenep sudah ada rumah sakit dengan fasilitas dan layanan yang tidak kalah dengan kota besar.
RS BHC telah dilengkapi dengan fasilitas medis modern, layanan rawat jalan dan rawat inap yang nyaman, IGD 24 jam, serta didukung tenaga medis profesional. Layanan di RS BHC juga terbuka untuk umum dan bisa menggunakan BPJS, sehingga memberikan akses yang lebih luas bagi masyarakat.
Dukungan untuk UMKM Lokal
Salah satu daya tarik utama dari RS BHC Run 2026 adalah partisipasi para UMKM lokal. Peserta yang mengikuti kategori 5K dan 8K akan mendapatkan voucher belanja senilai Rp 15 ribu yang dapat digunakan untuk berbelanja di tenant UMKM yang ada di sepanjang rute lari. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan apresiasi terhadap produk-produk lokal, sekaligus memberikan peluang usaha kepada pelaku UMKM.
Arya menambahkan bahwa UMKM yang terlibat dalam event ini tidak dipungut biaya sama sekali. Ini menjadi bentuk dukungan nyata dari RS BHC terhadap pengembangan ekonomi lokal.
Pengalaman yang Tidak Biasa
Manager Humas and Marketing RS BHC, Sandra Rahestri, menjelaskan bahwa event ini bukan sekadar lomba lari, tetapi juga pengalaman sport tourism yang menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat. Peserta akan merasakan langsung kehidupan sehari-hari warga Sumenep, termasuk aktivitas pasar dan UMKM yang aktif sejak pagi hari.
Selain itu, event ini juga diharapkan mampu mengenalkan kekayaan budaya, seni, dan kuliner khas Sumenep kepada peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur. Dengan begitu, nama Sumenep semakin dikenal, bukan hanya melalui wisata, tetapi juga melalui budaya dan kulinernya.
Tiga Kategori yang Tersedia
RS BHC Run 2026 menghadirkan tiga kategori lomba, yaitu 5K, 8K, dan Fun Walk. Ketiga kategori ini terbuka bagi masyarakat yang memiliki KTP Jawa Timur. Pendaftaran untuk kategori lari ditutup pada Rabu, 3 Februari 2026, sedangkan Fun Walk ditutup pada Jumat, 6 Februari 2026.
Event ini juga menawarkan total hadiah hingga Rp 1 miliar. Hadiah terbesar ada di kategori 8K, dengan juara 1 putra dan putri masing-masing memperoleh Rp 100 juta. Sementara itu, kategori 5K pelajar menyediakan hadiah Rp 10 juta untuk juara pertama, dan kategori 5K umum memperebutkan Rp 50 juta bagi juara 1.
Pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui Tribun Booking di aplikasi TribunX, atau secara langsung di booth Information Centre Jalan Jokotole Sumenep, tepat di seberang RS BHC.







