Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Ada UU Pidana Baru, Ini Fakta Hukum Polemik Ahmad Dhani dan Maia Estianty yang Kembali Muncul

    20 Mei 2026

    Sule Bahagia Permohonan Ahli Waris Ditolak, Teddy Pardiyan Ajukan Banding

    20 Mei 2026

    Selamatkan Semen Padang, Hancurkan Persebaya! Samuel Simanjuntak Jalani Misi Terakhir di Akhir Musim

    20 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Rabu, 20 Mei 2026
    Trending
    • Ada UU Pidana Baru, Ini Fakta Hukum Polemik Ahmad Dhani dan Maia Estianty yang Kembali Muncul
    • Sule Bahagia Permohonan Ahli Waris Ditolak, Teddy Pardiyan Ajukan Banding
    • Selamatkan Semen Padang, Hancurkan Persebaya! Samuel Simanjuntak Jalani Misi Terakhir di Akhir Musim
    • Saham Gorengan: Apa Itu dan Bagaimana Menghindarinya
    • Buronan FBI Bocorkan Rahasia Pertahanan AS, Monica Witt Dapat Hadiah 3 Juta Dolar
    • Kumpulan doa pelunasi utang dan pembuka rezeki lengkap dengan tulisan Arab, Latin, dan terjemahan
    • Lari Santai untuk Persiapan Race yang Efektif
    • 5 Resep Camilan Kekinian dari Bahan Murah
    • Bima Yudho Buka Suara soal Beasiswa China untuk Josepha Alexandra
    • 5 Wisata Selo Boyolali, Cocok untuk Liburan Keluarga, Termasuk Merapi Garden dan Bukit Gancik
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Ekonomi»Saham Gorengan: Apa Itu dan Bagaimana Menghindarinya

    Saham Gorengan: Apa Itu dan Bagaimana Menghindarinya

    adm_imradm_imr20 Mei 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Memahami Saham Gorengan dalam Dunia Investasi

    Dunia investasi saham memang menarik karena menawarkan peluang keuntungan yang besar. Namun, di balik potensi cuan tersebut, ada juga risiko yang wajib kamu pahami sejak awal. Salah satu istilah yang sering muncul di kalangan investor adalah saham gorengan.

    Banyak investor pemula tergiur karena harga saham tertentu bisa naik berkali-kali lipat dalam waktu singkat. Sayangnya, kenaikan tersebut sering kali tidak didukung kondisi perusahaan yang sehat. Kalau kamu asal ikut tren tanpa analisis, risiko rugi besar pun bisa terjadi.

    Apa Itu Saham Gorengan?



    Saham gorengan adalah saham yang harganya naik atau bergerak secara tidak wajar dalam waktu singkat akibat rekayasa pelaku pasar atau bandar. Jadi, kenaikan harga tersebut bukan karena performa bisnis perusahaan yang bagus, melainkan karena permainan pihak tertentu. Biasanya, saham seperti ini dimanfaatkan untuk menarik perhatian investor ritel agar ikut membeli.

    Ketika banyak orang mulai masuk karena takut ketinggalan atau fear of missing out (FOMO), bandar justru mulai menjual sahamnya secara perlahan. Akibatnya, harga saham yang sebelumnya melesat tinggi bisa langsung anjlok dalam waktu cepat. Investor yang telat keluar biasanya akan terjebak di harga atas dan mengalami kerugian besar.

    Ciri-Ciri Saham Gorengan



    Agar tidak mudah terjebak, kamu wajib memahami beberapa ciri saham gorengan berikut ini:

    • Fundamental perusahaan lemah

      Ciri paling umum adalah kondisi perusahaan yang sebenarnya tidak sehat. Laporan keuangan sering merugi, utang tinggi, atau model bisnisnya tidak jelas. Meski begitu, harga sahamnya justru bisa naik drastis tanpa alasan yang masuk akal. Kondisi seperti ini tentu patut dicurigai karena kenaikan harga tidak sejalan dengan fundamental perusahaan.

    • Kapitalisasi pasar kecil

      Saham gorengan biasanya berasal dari perusahaan dengan kapitalisasi pasar kecil atau kategori small-cap. Karena jumlah saham dan nilai pasarnya kecil, bandar lebih mudah mengendalikan pergerakan harganya. Dengan modal yang tidak terlalu besar, harga saham bisa didorong naik secara agresif. Itulah kenapa saham jenis ini sering bergerak ekstrem dalam waktu singkat.

    • Volatilitas sangat tinggi

      Harga saham gorengan terkenal sangat liar. Hari ini bisa naik sampai auto reject atas (ARA), tetapi beberapa hari kemudian langsung jatuh tajam. Pergerakan seperti ini memang terlihat menggiurkan bagi trader harian. Namun, risiko kerugiannya juga sangat besar karena arah harga sulit diprediksi.

    • Lonjakan volume transaksi tidak wajar

      Ciri lainnya adalah adanya peningkatan transaksi secara tiba-tiba tanpa berita positif yang jelas. Volume jual beli mendadak membludak padahal tidak ada sentimen penting dari perusahaan. Kondisi tersebut biasanya menjadi tanda adanya aktivitas bandar yang sedang memainkan harga saham agar terlihat menarik di pasar.

    Bagaimana Modus Bandar Saham Gorengan?



    Pergerakan saham gorengan biasanya mengikuti pola tertentu yang dilakukan bandar. Berikut tahap-tahap yang umum terjadi:

    • Akumulasi

      Pada tahap awal, bandar membeli saham secara perlahan saat harga masih murah. Proses ini dilakukan diam-diam agar tidak terlalu mencolok di pasar. Tujuannya adalah mengumpulkan saham dalam jumlah besar sebelum harga mulai dinaikkan.

    • Penggorengan atau mark up

      Setelah saham terkumpul banyak, bandar mulai menaikkan harga secara agresif. Mereka bisa melakukan transaksi silang atau pembelian besar agar saham terlihat aktif dan menarik perhatian investor lain. Biasanya, media sosial dan forum saham juga mulai ramai membahas saham tersebut. Banyak investor ritel akhirnya tertarik ikut membeli karena melihat harga terus naik.

    • Distribusi

      Ketika harga sudah melonjak tinggi dan investor ritel mulai masuk dalam jumlah besar, bandar mulai menjual saham yang mereka pegang. Proses ini dilakukan bertahap agar harga tidak langsung jatuh drastis. Bandar mengambil keuntungan besar dari selisih harga beli dan jual.

    • Kejatuhan harga

      Setelah bandar keluar dari pasar, tekanan jual biasanya meningkat tajam. Karena tidak ada lagi yang menopang harga, saham pun anjlok kembali. Di tahap inilah banyak investor ritel mengalami kerugian besar karena membeli di harga puncak.

    Cara Menghindari Saham Gorengan



    Supaya tidak terjebak saham gorengan, ada beberapa hal penting yang perlu kamu lakukan.

    • Cek fundamental perusahaan

      Selalu cek fundamental perusahaan sebelum membeli saham. Perhatikan laba perusahaan, pertumbuhan bisnis, hingga kondisi utangnya.

    • Jangan mudah tergiur kenaikan harga yang terlalu cepat

      Kalau sebuah saham naik drastis tanpa alasan jelas, kamu wajib lebih waspada.

    • Hindari membeli saham hanya karena ikut-ikutan tren

      Jangan hanya mengikuti media sosial atau rekomendasi influencer. Tetap lakukan riset sendiri agar keputusan investasi lebih aman.

    • Gunakan prinsip manajemen risiko

      Jangan menaruh seluruh modal pada satu saham, apalagi saham dengan volatilitas tinggi.

    Saham gorengan memang terlihat menarik karena bisa memberikan keuntungan besar dalam waktu singkat. Namun, di balik peluang tersebut ada risiko tinggi yang bisa membuat investor kehilangan banyak uang. Karena itu, kamu perlu lebih teliti sebelum membeli saham tertentu. Dengan memahami ciri-ciri dan modus permainan bandar, kamu bisa lebih bijak dalam mengambil keputusan investasi dan terhindar dari jebakan saham gorengan.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Tips Direktur Utama Recapital Asset Management Alvin Pattisahusiwa dalam Mengelola Investasi

    By adm_imr19 Mei 20260 Views

    5 Strategi Bisnis Mengalahkan Kompetitor Tanpa Merusak

    By adm_imr19 Mei 20261 Views

    4 cara hindari penipuan investasi, jangan tertipu!

    By adm_imr19 Mei 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Ada UU Pidana Baru, Ini Fakta Hukum Polemik Ahmad Dhani dan Maia Estianty yang Kembali Muncul

    20 Mei 2026

    Sule Bahagia Permohonan Ahli Waris Ditolak, Teddy Pardiyan Ajukan Banding

    20 Mei 2026

    Selamatkan Semen Padang, Hancurkan Persebaya! Samuel Simanjuntak Jalani Misi Terakhir di Akhir Musim

    20 Mei 2026

    Saham Gorengan: Apa Itu dan Bagaimana Menghindarinya

    20 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?