Perkiraan Kenaikan Harga Smartphone di Tahun 2026
Tahun 2026 diprediksi menjadi tahun yang tidak ramah bagi konsumen smartphone. Salah satu faktor utamanya adalah kelangkaan memori global yang diperkirakan akan berdampak pada kenaikan harga ponsel. Hal ini membuat banyak orang bertanya-tanya apakah Samsung Galaxy S26 Ultra, salah satu perangkat premium terbaru dari Samsung, juga akan mengalami kenaikan harga.
Berdasarkan rumor yang beredar, Galaxy S26 Ultra kemungkinan akan dibanderol dengan harga sekitar 1.399 dollar AS (sekitar Rp 23,5 juta) di pasar Amerika Serikat. Jika angka ini benar, maka harga tersebut akan menjadi kenaikan signifikan dibandingkan Galaxy S25 Ultra yang sebelumnya dibanderol mulai dari 1.299 dollar AS (sekitar Rp 21,8 juta). Kenaikan ke level 1.399 dollar AS juga menandai kembalinya harga flagship Samsung ke angka tersebut setelah enam tahun lamanya.
Jika dikonversi langsung, harga 1.399 dollar AS akan melebihi 2 juta won di Korea Selatan. Angka ini dianggap sensitif karena melewati harga dasar iPhone 17 Pro Max di Negeri Gingseng, yang merupakan rival langsung varian Samsung Ultra.
Namun, menurut laporan yang beredar, Samsung Electronics disebut masih sangat berhati-hati dalam menentukan harga final Galaxy S26 Ultra. Sumber internal yang familiar dengan Samsung dan isu ini menyatakan bahwa meskipun ada pembahasan kenaikan harga seri Galaxy S26, Samsung berupaya keras menjaga agar harga varian Ultra tidak melampaui 2 juta won.
“Meskipun Samsung menaikkan harga Galaxy S26 secara internal, mereka berusaha sekuat mungkin agar harga model Ultra, yang paling mahal, tidak melewati 2 juta won,” ujar sumber tersebut.
Selain menahan harga jual, Samsung juga disebut tengah menyiapkan strategi alternatif untuk mengelola harga riil di pasaran. Beberapa opsi yang dipertimbangkan antara lain memangkas biaya pemasaran, mengurangi insentif penjualan, serta menyesuaikan program pre-order. Salah satu insentif yang kabarnya bakal dikaji ulang adalah promo “free double storage”, yaitu peningkatan kapasitas penyimpanan gratis yang selama ini menjadi daya tarik utama saat masa pre-order. Penyesuaian subsidi tukar tambah juga disebut masuk dalam perhitungan.
Samsung sendiri belum mengungkap jadwal resmi peluncuran lini flagship generasi selanjutnya, apalagi mengumbar harganya. Menurut bocoran, Galaxy S26 series bakal debut perdana dalam acara Galaxy Unpacked di San Francisco, AS pada 25 Februari mendatang.
Prediksi Kenaikan Harga HP di Tahun 2026
Menurut laporan terbaru firma riset pasar International Data Corporation (IDC), harga smartphone keluaran baru diramalkan bisa naik 8 persen dari harga sebelumnya pada tahun 2026. IDC memperkirakan bahwa harga jual rata-rata smartphone bisa naik 3 persen hingga 5 persen, dengan asumsi kenaikan moderat. Namun dalam skenario terburuk, kenaikannya bisa mencapai 6 persen sampai 8 persen.
Akibatnya, pertumbuhan pasar smartphone juga ditaksir ambles sekitar 2,9 persen atau hingga 5,2 persen dalam skenario terburuk. IDC menilai bahwa sejumlah produsen smartphone entry-level akan sangat terdampak kenaikan harga smartphone. Misalnya Transsion, Realme, Xiaomi, Oppo, Vivo, Honor, Lenovo (Motorola), Huawei maupun TCL. Pasalnya, vendor ponsel tersebut umumnya beroperasi dengan margin yang cukup rendah.
Karena itu IDC meyakini bahwa vendor tersebut akan menaikkan harga smartphone yang rilis di tahun mendatang karena tidak punya opsi lain. Di samping itu, vendor smartphone flagship seperti Apple dan Samsung dinilai lebih “aman”. Pasalnya, vendor ini dipandang memiliki cadangan kas yang besar dan sudah memiliki kontrak jangka panjang dengan pemasok, sehingga pasokan memori setidaknya sudah aman setahun hingga dua tahun sebelumnya.
Meski demikian, Apple dan Samsung dipercaya akan menunda penambahan RAM untuk ponsel flagship tahun 2026, dan mempertahankan RAM 12 GB. IDC juga percaya bahwa ponsel flagship Apple dan Samsung yang rilis 2025 tidak akan mengalami penurunan harga seperti biasanya, khususnya saat suksesornya dirilis.







