Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Kisah Kepala Rutan Solo, Putra Daerah yang Tak Menyangka Bisa Melayani Permasyarakatan

    12 Mei 2026

    Bisakah Ibu Hamil Menggunakan Koyo? Ini Jawabannya

    12 Mei 2026

    Pelarian Ashari, Kiai Cabul di Wonogiri: Bersembunyi di Makam Keramat dan Mengaku Puasa 3 Tahun

    12 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Selasa, 12 Mei 2026
    Trending
    • Kisah Kepala Rutan Solo, Putra Daerah yang Tak Menyangka Bisa Melayani Permasyarakatan
    • Bisakah Ibu Hamil Menggunakan Koyo? Ini Jawabannya
    • Pelarian Ashari, Kiai Cabul di Wonogiri: Bersembunyi di Makam Keramat dan Mengaku Puasa 3 Tahun
    • Cemburu dan Masalah Ekonomi Picu Pembunuhan Kakek di Mojokerto
    • Kumpulan soal ujian bahasa Sunda kelas 11 semester 2 dengan jawaban
    • 7 cara efektif tebalkan rambut tipis untuk tampilan lebih berisi
    • Kapolresta Pati Ungkap Modus Kyai Ashari Ajak Santriwati Pijat di Kamar
    • Kisah Menantu Pembunuh Mertua Mojokerto yang Minta Jatah ke Istri
    • Live Trans7-SPOTV, Jadwal Moto3 MotoGP Prancis Hari Ini, Veda Pratama Latihan Bebas Pukul 14.00 WIB?
    • Cara mengendalikan nafsu makan berlebih di trimester akhir kehamilan
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Daerah»Suporter Persis Solo Berontak, Hadapi Persebaya Surabaya

    Suporter Persis Solo Berontak, Hadapi Persebaya Surabaya

    adm_imradm_imr12 Mei 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Persis Solo Menghadapi Persebaya Surabaya dengan Tantangan dari Suporter



    Persis Solo akan menghadapi Persebaya Surabaya pada pekan ke-32 Super League 2025/2026 di Stadion Manahan, Sabtu (9/5/2026). Laga ini menjadi sorotan utama karena situasi yang sedang terjadi di kalangan suporter. Beberapa kelompok suporter memilih untuk melakukan boikot karena tidak setuju dengan kenaikan harga tiket yang dianggap tidak melibatkan mereka dalam pengambilan keputusan.

    Situasi ini muncul setelah penutupan dua tribun di Stadion Manahan akibat sanksi dari Komdis. Penutupan tersebut menyebabkan kapasitas stadion berkurang dan berdampak langsung pada pendapatan klub dari penjualan tiket. Kebijakan kenaikan harga tiket yang diambil oleh manajemen menimbulkan ketidakpuasan di kalangan suporter.

    Alasan Suporter Memilih Boikot

    Aksi boikot muncul karena sejumlah kelompok suporter merasa tidak dilibatkan dalam pengambilan keputusan terkait kenaikan harga tiket. Mereka menilai bahwa kebijakan tersebut diambil secara sepihak tanpa komunikasi yang cukup.

    Presiden DPP Pasoepati Arif Jodi Purnomo mengakui adanya kelompok suporter yang memilih tidak hadir di stadion. Menurutnya, keputusan boikot itu dipicu rasa kecewa terhadap cara manajemen mengambil kebijakan.

    “Izin untuk match besok memang ada komunitas yang melaksanakan boikot terkait kenaikan harga tribun yang tanpa mengajak komunikasi kawan-kawan suporter,” ujarnya.

    Meski ada perbedaan sikap di internal suporter, Pasoepati tetap menghormati keputusan tersebut. Mereka memahami setiap kelompok memiliki pandangan berbeda dalam menyikapi situasi klub.

    Pasoepati Tetap Dukung Persis Solo Sampai Akhir Kompetisi

    Di tengah polemik yang berkembang, Pasoepati memastikan tetap memberikan dukungan penuh kepada Persis Solo saat menghadapi Persebaya Surabaya. Mereka menilai perjuangan tim di akhir musim membutuhkan dukungan langsung dari tribun.

    Pasoepati juga mengakui sempat kecewa dengan kenaikan harga tiket yang diumumkan manajemen. Namun mereka mencoba memahami kondisi finansial klub setelah dua tribun ditutup.

    “Kami dari Pasoepati menghargai pendapat kawan-kawan tersebut. Kami juga sempat kecewa dengan kenaikan nominal harga tiket,” lanjut Jodi.

    Menurutnya, situasi pertandingan kali ini memang tidak ideal bagi klub. Dengan dua tribun kosong, pemasukan dari penjualan tiket dipastikan tidak maksimal dibanding laga kandang sebelumnya.

    “Match besok ada dua tribun yang ditutup, otomatis pendapatan kurang maksimal, jadi harga dinaikkan itu wajar. Kami tetap akan all out untuk Persis sampai akhir kompetisi,” tegasnya.

    Manajemen Persis Solo Akui Keputusan Diambil Sepihak

    Pasoepati ternyata tidak tinggal diam menyikapi polemik harga tiket tersebut. Mereka langsung membuka komunikasi dengan pihak manajemen Persis Solo untuk menyampaikan aspirasi dari tribun.

    Jodi mengungkapkan komunikasi dilakukan melalui sambungan telepon dengan perwakilan klub. Dalam pembicaraan itu, manajemen mengakui keputusan kenaikan harga tiket memang dilakukan tanpa diskusi lebih dulu dengan kelompok suporter.

    “Hasil komunikasi kami dengan manajemen, memang pengambilan keputusan harga kemarin dilakukan secara sepihak,” jelasnya.

    Pengakuan tersebut menjadi perhatian besar di kalangan suporter Persis Solo. Sebab selama ini hubungan antara tribun dan manajemen dinilai cukup penting dalam menjaga stabilitas atmosfer pertandingan kandang.

    Janji Manajemen Redam Ketegangan Suporter

    Setelah polemik berkembang, manajemen Persis Solo disebut memberikan komitmen untuk memperbaiki pola komunikasi ke depan. Mereka berjanji tidak akan lagi mengambil keputusan serupa tanpa melibatkan suporter.

    Langkah itu menjadi sinyal positif untuk meredam ketegangan di internal tribun. Pasoepati berharap komunikasi yang lebih terbuka bisa menghindari kesalahpahaman pada pertandingan berikutnya.

    “Pihak manajemen berjanji ke depan akan ada komunikasi terlebih dahulu apabila ada kenaikan harga,” pungkasnya.

    Meski sebagian kelompok memilih boikot, laga melawan Persebaya Surabaya diprediksi tetap berlangsung panas. Rivalitas kedua tim dipastikan membuat atmosfer Stadion Manahan tetap hidup meski tanpa atribut klub.

    Pertandingan pekan ke-32 ini juga penting bagi Persis Solo dalam menjaga posisi di klasemen akhir Super League 2025/2026. Dukungan suporter, sekecil apa pun jumlahnya, tetap menjadi energi tambahan bagi Laskar Sambernyawa.

    Di sisi lain, polemik tiket ini menjadi pengingat penting bagi klub-klub sepak bola Indonesia. Komunikasi dengan suporter kini tidak bisa dipandang sebelah mata karena menjadi bagian penting dalam menjaga solidaritas dan loyalitas tribun.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Cemburu dan Masalah Ekonomi Picu Pembunuhan Kakek di Mojokerto

    By adm_imr12 Mei 20262 Views

    Kisah Menantu Pembunuh Mertua Mojokerto yang Minta Jatah ke Istri

    By adm_imr12 Mei 20265 Views

    Joki UTBK Surabaya loloskan 114 mahasiswa sejak 2017

    By adm_imr12 Mei 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Kisah Kepala Rutan Solo, Putra Daerah yang Tak Menyangka Bisa Melayani Permasyarakatan

    12 Mei 2026

    Bisakah Ibu Hamil Menggunakan Koyo? Ini Jawabannya

    12 Mei 2026

    Pelarian Ashari, Kiai Cabul di Wonogiri: Bersembunyi di Makam Keramat dan Mengaku Puasa 3 Tahun

    12 Mei 2026

    Cemburu dan Masalah Ekonomi Picu Pembunuhan Kakek di Mojokerto

    12 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?