Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Peran Kunci Apoteker dalam Mendeteksi Neuropati Perifer pada Pasien Diabetes

    27 April 2026

    Wakaf Hijau, Jalan Islam Lindungi Bumi dan Sejahterakan Umat

    27 April 2026

    Pajak Gratis Kendaraan Listrik Berakhir, Pemilik Mulai Dikenakan Pajak

    27 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Senin, 27 April 2026
    Trending
    • Peran Kunci Apoteker dalam Mendeteksi Neuropati Perifer pada Pasien Diabetes
    • Wakaf Hijau, Jalan Islam Lindungi Bumi dan Sejahterakan Umat
    • Pajak Gratis Kendaraan Listrik Berakhir, Pemilik Mulai Dikenakan Pajak
    • PSMS Medan Kalahkan Sriwijaya FC 1-0 Meski Bermain 10 Pemain
    • Empat Tim Final Proliga 2026: Persaingan LavAni vs JBP Berlanjut, Megawati Hadapi Gresik Phonska
    • NPL Kredit Properti Melonjak Akibat Pertumbuhan Ekonomi Lemah
    • Tim Elang Kuantan Kejar Pengedar Narkoba
    • Jejak Karier Ahmad Dzulfikar Nurrahman, Anak Bupati Malang yang Dilantik Jadi Kadis LH
    • Profil Yulia Baltschun, Mantan Finalis MasterChef Indonesia yang Kehilangan Cinta Suami
    • 5 Peluang Bisnis Haji yang Selalu Laku Setiap Musim
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Tips»Surabaya Bangun PLTSa Kedua, Sampah Gresik hingga Lamongan Jadi Sumber Listrik

    Surabaya Bangun PLTSa Kedua, Sampah Gresik hingga Lamongan Jadi Sumber Listrik

    adm_imradm_imr11 Februari 20262 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Proyek PLTSa Kedua di Surabaya: TPA Berbasis Waste to Energy

    Surabaya kini sedang mempersiapkan pembangunan TPA berbasis waste to energy, yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) kedua. Proyek ini tidak hanya akan menyerap sampah dari kota Surabaya, tetapi juga dari daerah sekitar seperti Gresik dan Lamongan.

    Pembangunan PLTSa kedua ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi listrik yang dihasilkan dari pengolahan sampah. TPA baru akan dibangun di kawasan Sumberrejo dengan luas lahan sekitar lima hektar. Lokasi ini dipilih karena beberapa faktor penting, termasuk ketersediaan lahan, dekat dengan sumber air, serta jaringan PLN. Faktor-faktor tersebut sangat krusial dalam operasional PLTSa.

    Sebelumnya, Surabaya mengusulkan lokasi lain seperti Donokerto, tetapi ditolak karena rawan banjir. Mojokerto juga pernah mengajukan Dawar Blandong, namun terkendala jarak dari sumber air dan jaringan listrik. Malang sempat mengusulkan Lowokdoro, bekas TPA, tetapi mundur karena biaya pemantapan lahan mencapai Rp50 miliar. Setelah melalui evaluasi, Sumberrejo dinilai paling memenuhi syarat teknis dan lingkungan.

    Perhitungan Serapan Sampah Surabaya

    Untuk menjelaskan mengapa sampah dari kabupaten lain diperlukan, perlu diketahui bahwa jumlah sampah di kota Surabaya masih meluber meskipun sudah ada PLTSa pertama. Dari total 1.500 hingga 1.600 ton sampah per hari, sekitar 1.000 ton diolah di TPA Benowo menjadi listrik. Sisanya, sekitar 600 ton, masih meluber di TPA dan menjadi beban penanganan.

    Agar PLTSa baru dapat beroperasi secara optimal, diperlukan pasokan tambahan sebesar 400 ton sampah per hari. Untuk itu, sampah dari Gresik dan Lamongan akan diserap oleh PLTSa baru. Hal ini dilakukan agar pasokan bahan bakar stabil, idealnya 1.000 ton per hari.

    Teknologi dan Kapasitas Produksi

    Teknologi yang digunakan dalam PLTSa kedua sama seperti di TPA Benowo, yakni gasifikasi. Sampah diolah menjadi gas bakar, lalu digunakan untuk memutar turbin pembangkit listrik. Jika TPA Benowo saat ini menghasilkan sekitar 9 megawatt, maka TPA baru ditargetkan mampu memproduksi hingga 20 megawatt.

    Proyek ini merupakan bagian dari implementasi Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 tentang pengelolaan sampah berbasis energi. Pendanaan dan pengelolaan teknis dilakukan oleh Danantara. Pihak Surabaya hanya bertugas menyediakan lahan dan mengantar sampah. Semua proses pengolahan akan ditangani oleh Danantara.

    Target Operasional

    Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Surabaya, Dedik Irianto, proyek ini akan mulai dibangun dalam beberapa bulan ke depan. Targetnya adalah agar PLTSa kedua bisa beroperasi pada tahun 2028.

    Dengan adanya PLTSa kedua, Surabaya tidak hanya akan lebih efisien dalam pengelolaan sampah, tetapi juga akan meningkatkan kapasitas produksi listrik yang berasal dari energi terbarukan. Ini menjadi langkah penting dalam upaya pemerintah kota untuk menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.

    Faktor-Faktor Penting dalam Pemilihan Lokasi

    Selain ketersediaan lahan, lokasi Sumberrejo dipilih karena dekat dengan sumber air dan jaringan PLN. Kedua faktor ini sangat penting dalam operasional PLTSa. Selain itu, lokasi ini juga dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

    Pemilihan lokasi yang tepat menjadi kunci keberhasilan proyek ini. Dengan lokasi yang strategis, PLTSa kedua diharapkan dapat beroperasi secara efisien dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

    Tantangan dan Solusi

    Meskipun ada tantangan dalam pemilihan lokasi, Surabaya berhasil menemukan solusi yang terbaik. Dengan evaluasi yang matang dan pertimbangan yang cermat, akhirnya Sumberrejo terpilih sebagai lokasi yang paling sesuai. Proyek ini diharapkan menjadi contoh sukses dalam pengelolaan sampah berbasis energi.

    Dengan dukungan penuh dari pihak terkait, proyek PLTSa kedua diharapkan dapat segera diwujudkan dan memberikan dampak positif bagi kota Surabaya dan wilayah sekitarnya.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Pajak Gratis Kendaraan Listrik Berakhir, Pemilik Mulai Dikenakan Pajak

    By adm_imr27 April 20261 Views

    Pramono Umbara Akan Keluarkan Aturan Pajak Kendaraan Listrik, Kapan Berlaku?

    By adm_imr26 April 20261 Views

    12 Tips Menabung Cepat untuk Berangkat Haji

    By adm_imr26 April 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Peran Kunci Apoteker dalam Mendeteksi Neuropati Perifer pada Pasien Diabetes

    27 April 2026

    Wakaf Hijau, Jalan Islam Lindungi Bumi dan Sejahterakan Umat

    27 April 2026

    Pajak Gratis Kendaraan Listrik Berakhir, Pemilik Mulai Dikenakan Pajak

    27 April 2026

    PSMS Medan Kalahkan Sriwijaya FC 1-0 Meski Bermain 10 Pemain

    27 April 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Karcis Masuk Pantai Pasir Panjang Disorot, Transparansi Retribusi Dipertanyakan

    7 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?