Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Kekalahan Praka Farizal di Lebanon, DPR Minta Evaluasi dan Pengundangan Pasukan Damai

    4 April 2026

    Ipang Wahid: Ini Bukan Hanya Kasus Satu Orang

    4 April 2026

    Siap-siap, Parkir Surabaya Wajib Pakai Voucher Segera Berlaku

    4 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Sabtu, 4 April 2026
    Trending
    • Kekalahan Praka Farizal di Lebanon, DPR Minta Evaluasi dan Pengundangan Pasukan Damai
    • Ipang Wahid: Ini Bukan Hanya Kasus Satu Orang
    • Siap-siap, Parkir Surabaya Wajib Pakai Voucher Segera Berlaku
    • KPK Ungkap Keterlibatan Hilman Latief dalam Korupsi Kuota Haji
    • Peta Politik PKB Malang Memanas, Gus Kholik Hadapi Tantangan Berat dari Internal Partai
    • 5 cara menghilangkan kerutan di sekitar mata
    • Promo Murah Indomaret dan Alfamart Senin 30 Maret 2026: Twistko Rp14.400, Roma Sandwich Rp22.000
    • Live Streaming Kualifikasi MotoGP Amerika dan Masalah Garasi Ducati
    • Jadwal KM Tidar 30 Maret – 14 April 2026: Rute Kijang, Bau Bau, Maumere
    • Tiga artis Korea yang hampir jadi anggota BIGBANG, termasuk Lee Soo Hyuk
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kajian Islam»Tarawih dan Kepemimpinan Bijak

    Tarawih dan Kepemimpinan Bijak

    adm_imradm_imr2 Maret 20264 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Sejarah dan Makna Sholat Tarawih dalam Tradisi Islam

    Sholat malam Ramadhan, yang dikenal sebagai sholat tarawih, memiliki sejarah panjang yang berakar pada peristiwa-peristiwa penting dalam kehidupan Nabi Muhammad SAW. Awalnya, sholat ini disebut dengan Qiyamu Ramadhan atau sholat malam Ramadhan. Dalam sejarah, Nabi pernah melakukan sholat malam di masjid sendirian, lalu diikuti oleh para sahabat secara spontan.

    Peristiwa itu terjadi pada masa awal kenabian, kira-kira dua tahun setelah hijrah ke Madinah. Saat itu, Nabi memimpin sholat malam di masjid, dan beberapa sahabat melihatnya, lalu ikut berdiri di belakang. Tanpa pengumuman resmi, mereka mengikuti sholat Nabi karena yakin bahwa apa yang dilakukan Nabi adalah amalan besar. Pada malam-malam berikutnya, jumlah jamaah semakin bertambah hingga masjid dipenuhi orang-orang yang ingin menyaksikan sholat malam Nabi.

    Namun, suatu malam, Nabi tidak keluar dari rumahnya meskipun banyak orang menunggu. Beberapa orang mencoba memberi isyarat kecil agar Nabi datang, tetapi Nabi tetap tinggal di rumah. Setelah sholat subuh, Nabi menjelaskan bahwa ia tidak keluar karena khawatir sholat tersebut akan diwajibkan atas ummatnya. Hal ini bisa menjadi beban berat bagi ummat di masa depan.

    Sejak saat itu, Nabi memilih untuk sholat malam di rumah, sementara para sahabat tetap melanjutkan sholat malam sendiri-sendiri atau dalam kelompok kecil. Kebiasaan ini berlangsung hingga Nabi wafat.

    Perkembangan Sholat Tarawih di Masa Khalifah Umar bin Khattab

    Setelah Nabi wafat, muncul pertanyaan tentang bagaimana cara menjaga tradisi sholat malam Ramadhan. Khalifah Umar bin Khattab r.a. melihat pemandangan yang unik di masjid setelah kematian Nabi. Ia melihat ada orang yang sholat sendiri, ada yang bersama, dan ada yang membaca Al-Qur’an dalam barisan yang tidak teratur.

    Umar merasa bahwa keadaan ini tidak ideal dan ingin merapikan ibadah tersebut. Ia kemudian menunjuk Ubayy bin Ka’b sebagai imam tetap untuk memimpin sholat malam Ramadhan. Dengan adanya satu imam, sholat malam menjadi lebih teratur dan terjalin persatuan antara ummat.

    Keputusan Umar ini bukanlah menciptakan syariat baru, tetapi ia hanya ingin merapikan sesuatu yang sudah ada sebelumnya. Dengan demikian, ummat bisa bersatu dalam satu barisan dan saling mendukung dalam beribadah.

    Asal Kata “Tarawih” dan Maknanya

    Kata “tarawih” berasal dari kata “tarwihah”, yang artinya istirahat. Dulu, sholat malam para sahabat sangat panjang, bahkan bisa membaca ratusan ayat dalam satu rakaat. Karena begitu lelahnya, setiap selesai rakaat, mereka duduk sejenak untuk istirahat, minum air, atau berzikir.

    Di jeda istirahat itulah, sholat mereka disebut tarawih. Dari kebiasaan istirahat inilah muncul istilah “tarawih”. Di dalam sholat tarawih, terdapat nilai-nilai seperti persatuan, toleransi, kelembutan, kedisiplinan, dan ketaatan. Selain itu, juga ada limpahan pahala dan rahmat dari Allah SWT.

    Masalah Modern dalam Sholat Tarawih

    Dalam zaman sekarang, banyak orang menganggap sholat tarawih sebagai ritual yang harus cepat selesai. Banyak orang menggunakan istilah seperti “tarawih kilat”, “tarawih ekspress”, atau “tarawih berkecepatan tinggi”. Akibatnya, makna asli dari sholat tarawih, yaitu istirahat dan keseimbangan, mulai hilang.

    Padahal, jeda istirahat adalah inti dari nama “tarawih”. Jika kita ingin benar-benar memahami makna sholat tarawih, maka kita harus kembali pada prinsip dasarnya: menjaga kesadaran, ketenangan, dan kebersamaan.

    Kesimpulan

    Sholat tarawih bukan sekadar sholat malam Ramadhan, tetapi juga merupakan cerita tentang cinta, kepemimpinan, toleransi, dan kebijaksanaan. Dalam konteks kepemimpinan, baik itu di diri sendiri, keluarga, maupun institusi publik, kita bisa belajar dari kebijaksanaan Umar bin Khattab dalam menyatukan ummat dalam satu barisan.

    Jika kita tidak sanggup berjamaah, maka cara Nabi pun boleh dilakukan, yaitu sholat sendiri di rumah. Yang terpenting adalah niat dan kesadaran dalam beribadah.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Sholawat Adnani: Lengkap dengan Latin, Arti, dan Manfaat

    By adm_imr4 April 20260 Views

    Soal Ujian Akhir Tahun PAI Kelas 5 SD

    By adm_imr3 April 20261 Views

    Bacaan Itikaf di Masjid untuk Menjemput Malam Kemuliaan

    By adm_imr3 April 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Kekalahan Praka Farizal di Lebanon, DPR Minta Evaluasi dan Pengundangan Pasukan Damai

    4 April 2026

    Ipang Wahid: Ini Bukan Hanya Kasus Satu Orang

    4 April 2026

    Siap-siap, Parkir Surabaya Wajib Pakai Voucher Segera Berlaku

    4 April 2026

    KPK Ungkap Keterlibatan Hilman Latief dalam Korupsi Kuota Haji

    4 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026

    Buka Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Malang Tekankan Kolaborasi dan Pembangunan Inklusif

    31 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?