Kehidupuan Angelina Sondakh dan Keanu Saat Di Penjara
Angelina Sondakh, yang dikenal sebagai mantan artis ternama di Indonesia, kembali menjadi perhatian publik setelah menceritakan pengalaman pahit yang dialaminya selama menjalani hukuman penjara. Dalam sebuah tayangan televisi, Angie mengungkapkan masa-masa sulit ketika dirinya harus berpisah dengan putra semata wayangnya, Keanu Massaid.
Awalnya, Keanu diasuh oleh kakak Angie. Ia mengaku sempat merasa tenang karena sang kakak berjanji akan merawat Keanu dengan penuh kasih sayang seperti anak sendiri. Namun, situasi berubah drastis ketika dua tahun kemudian kakaknya meninggal dunia.
Keanu akhirnya tinggal bersama ayahnya, dan Angie terpaksa menjalani hukumannya sendirian. Meskipun begitu, ia tetap memperhatikan kehidupan putranya melalui komunikasi yang terbatas. Pengalaman ini menunjukkan betapa kuatnya ikatan seorang ibu dengan anaknya, meskipun harus melewati rintangan besar.
Debt Collector Pinjol Lakukan Prank ke Petugas Damkar
Seorang diduga debt collector pinjaman online (pinjol) melakukan laporan fiktif berupa kebakaran kepada Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang, Jawa Tengah. Dua unit armada bahkan sudah dikerahkan ke tempat yang dilaporkan, sebelum diketahui tidak ada kebakaran di lokasi tersebut, Kamis (23/4/2026).
Lokasi yang dilaporkan mengalami kebakaran yakni sebuah warung nasi goreng di wilayah Ngemplak Simongan, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang. Sosok yang melakukan prank terhadap Damkar Kota Semarang itu berinisial F. Ia sempat mengaku tengah berada di Surabaya. Namun, dari hasil penelusuran menunjukkan, lokasi terakhir nomor pelapor berada di wilayah Kabupaten Sleman, Yogyakarta.
Perkara ini telah dilaporkan Damkar Kota Semarang ke Polrestabes Semarang. F sempat berkominukasi dengan petugas Damkar Kota Semarang sebelum akhirnya menghapus percakapan dan menghilang. Peristiwa ini menunjukkan bagaimana para debt collector sering kali menggunakan cara-cara yang tidak wajar untuk menagih utang.
Keluarga Azril Menghadapi Ancaman Rentenir
Teror debt collector atau rentenir dengan cara tak biasa kembali terjadi di Temanggung Jawa Tengah. Sawardi (66) merasa khawatir setelah membaca tulisan di pintu rumahnya di Desa Gandulan, Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung, Jawa Tenggah. Tulisan itu berbunyi: “Wes oleh bantuan yo utange di pikir yu!!!”. Kata “yu” itu merujuk panggilan untuk perempuan (mbakyu).
Sawardi tinggal bersama anaknya bernama Prihati dan cucunya Azril Putra Priyono. Azril, anak Prihati, belakangan dikenal jagad maya karena videonya, dengan wajah cemong hitam karena terkena bahan pembuatan arang yang menyerahkan uang titipan ibunya ke bank plecit atau rentenir.
Hanya Prihati satu-satunya perempuan yang menghuni rumah itu. Hampir dapat dipastikan tulisan bernada terror di pintu rumah ditujukan ke ibu 43 tahun ini. Meski begitu, keluarga Azril tetap tidak takut menghadapi ancaman ini. Mereka berusaha mencari solusi secara baik-baik dan tidak ingin terjebak dalam lingkaran utang yang tidak jelas.







