Pandji Pragiwaksono Buka Peluang Diskusi dengan Pelapor Terkait Mens Rea
Komika ternama, Pandji Pragiwaksono, telah membuka peluang untuk berdiskusi dengan para pelapor terkait pertunjukan Mens Rea yang menjadi sorotan belakangan ini. Hal ini dilakukan setelah ia diperiksa di Polda Metro Jaya terkait lima laporan dan satu aduan yang diajukan oleh pihak tertentu.
Pandji hadir pada Jumat (6/2/2026) bersama kuasa hukumnya, Haris Azhar, dalam rangka memberikan klarifikasi atas tudingan bahwa acara Mens Rea menyinggung sejumlah pihak. Ia menyatakan bahwa diskusi merupakan cara terbaik untuk meluruskan kesalahpahaman yang muncul jika sebuah karya seni dianggap menyinggung pihak lain.
“Tentu alangkah lebih baik kalau kami duduk bareng dan mencoba untuk menyampaikan maksudnya. Selalu terbuka (diskusi) kok,” ujar Pandji.
Proses pemeriksaan berlangsung selama delapan jam dan menjawab 63 pertanyaan. Menurut Haris Azhar, proses tersebut berjalan lancar meski cukup melelahkan. “Pandji dan tim lawyer sudah selesai pemeriksaan dalam rangka pemenuhan undangan klarifikasi. Tadi mulai kurang lebih dari pukul 10.30 WIB. Ada 63 pertanyaan,” jelas Haris Azhar usai klarifikasi di Polda Metro Jaya, Jakarta.
Pandji mengaku kelelahan setelah menjalani pemeriksaan selama delapan jam. “Akhirnya capeklah,” katanya. Meskipun demikian, ia tetap siap untuk bersikap kooperatif dan mengikuti setiap proses dari awal sampai akhir.
Sebagian besar laporan terhadap Mens Rea adalah soal dugaan penistaan agama. Namun, Pandji merasa dirinya dan materi stand up comedy Mens Rea tidak pernah bermaksud untuk menistakan salah satu agama. “Saya ada pada posisi tidak merasa melakukan penistaan agama. Jadi prosesnya tadi berjalan dengan cukup lancar, pertanyaannya terjawab, dan ya kita ikuti prosesnya saja,” ungkap Pandji.
Mens Rea: Pertunjukan yang Viral dan Berdampak Besar
Mens Rea, pertunjukan stand up comedy spesial komika Pandji Pragiwaksono, tayang di Netflix sejak 27 Desember 2025 dan langsung menjadi viral. Bahkan, Mens Rea berhasil menduduki peringkat pertama kategori TV Shows di Netflix.
Viralnya Mens Rea disebabkan oleh materi Pandji yang kocak dan berani. Dalam pertunjukan itu, Pandji banyak mengulas isu sosial dan politik yang sedang hangat. Ia menghadirkan sudut pandang observasional yang tajam, lugas, dan berani. Lewat materinya, Pandji mengkritik kekacauan dinamika politik setelah Pemilu 2024. Perilaku dan sikap pejabat publik menjadi salah satu sasaran utama pembahasannya.
Sejumlah figur berpengaruh yang biasanya dianggap sensitif turut disentuh secara terbuka, termasuk Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Presiden Prabowo Subianto, hingga artis sekaligus Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad.
Topik-topik yang diangkat dipandang selaras dengan realitas demokrasi di Indonesia saat ini. Seluruh gagasan tersebut dikemas dalam bentuk komedi satire yang cerdas. Sajian humornya tidak sekadar memancing tawa, tetapi juga merangsang penonton untuk berpikir kritis.
Sejarah dan Rekor Mens Rea
Sebelumnya, Mens Rea telah dipentaskan dalam rangkaian tur ke 10 kota di Indonesia sepanjang tahun 2025. Puncak acara Mens Rea oleh Pandji Pragiwaksono digelar di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, pada 30 Agustus 2025. Acara itu memecahkan rekor sebagai pertunjukan komedi terbesar di Asia Tenggara dengan 10.000 penonton.
Acara ini telah tersedia di Netflix dan bahkan trending. Dalam konferensi pers pada April 2025, Pandji menegaskan bahwa pertunjukan ini dimaksudkan sebagai sarana edukasi politik melalui komedi. “Ini bentuk edukasi politik lewat komedi. Penginnya membuat orang lebih mengerti bahwa kita sebagai pelaku demokrasi itu seharusnya lebih pintar dan mawas diri,” ujar Pandji Pragiwaksono.







