Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Daftar Harga Tarif Listrik Per KWh April 2026 untuk Pelanggan Subsidi dan Non-Subsidi

    3 April 2026

    Hadiri Halalbihalal Muhammadiyah Jaksel, HNW: Perkuat Persaudaraan

    3 April 2026

    Amsal Sitepu Tersangkut Kasus Markup Proyek Video Desa, Kades Tak Pernah Diperiksa Inspektorat

    3 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Jumat, 3 April 2026
    Trending
    • Daftar Harga Tarif Listrik Per KWh April 2026 untuk Pelanggan Subsidi dan Non-Subsidi
    • Hadiri Halalbihalal Muhammadiyah Jaksel, HNW: Perkuat Persaudaraan
    • Amsal Sitepu Tersangkut Kasus Markup Proyek Video Desa, Kades Tak Pernah Diperiksa Inspektorat
    • Sinyal Menakutkan Persebaya Surabaya Musim Depan Jika 6 Targetnya Terealisasi: 2 Posisi Kunci Kuat
    • 10 Ide Bisnis untuk Waktu Luang Setelah Pensiun
    • Tarif Listrik Per KWh Berlaku Mulai 1 April 2026 untuk Pelanggan Subsidi dan Non-Subsidi
    • Hujan Es di Wonosobo, Tidak Seperti Batu Kerikil
    • Ramalan zodiak 31 Maret 2026: Kariermu, Keuangan, Cinta, dan Kesehatan
    • 30 Kata-kata Halal Bihalal untuk Guru: Santun dan Penuh Doa dalam Berbagai Kategori
    • Live SCTV Streaming TV Online Timnas Indonesia vs Bulgaria, Final Indosiar FIFA Series 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Politik»Untuk menyangkal penyimpanan BBM, pria Thailand bawa jenazah kremasi ke SPBU

    Untuk menyangkal penyimpanan BBM, pria Thailand bawa jenazah kremasi ke SPBU

    adm_imradm_imr3 April 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Aksi Nekat Petugas Kremasi di Thailand

    Seorang petugas kremasi di Chonburi, Thailand, melakukan aksi yang tidak biasa dan viral di media sosial. Ia membawa jenazah ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) demi membuktikan bahwa dirinya tidak sedang menimbun bahan bakar minyak (BBM). Aksi ini dipicu oleh rasa frustrasi karena pihak SPBU sebelumnya menolak mengisi jeriken miliknya akibat aturan pembatasan ketat selama krisis energi global.

    Kelangkaan BBM Memicu Aksi Tidak Biasa

    Kelangkaan BBM jenis solar di Thailand memicu berbagai tindakan tak terduga. Salah satunya adalah aksi Preecha (48), seorang petugas kremasi di sebuah kuil di kawasan rute 344, Kota Madya Ban Bueng. Aksi ini dilakukan dalam video Facebook Live pada Minggu (29/3/2026).

    Preecha mengungkapkan bahwa ia awalnya datang ke SPBU lokal untuk membeli solar menggunakan tiga jeriken berkapasitas 18 liter guna keperluan kremasi. Namun, petugas SPBU menolak permintaannya karena adanya aturan rasioning (pembatasan) ketat selama krisis BBM. Meski telah menjelaskan kegunaannya secara berulang kali, pihak SPBU tetap bersikeras menolak.

    “Saya sudah bilang kepada mereka bahwa ini untuk keperluan kremasi, tetapi mereka tetap tidak mengizinkannya,” ujar Preecha seperti yang dilansir dari Thairath.

    Membawa Jenazah ke SPBU

    Guna mematahkan kecurigaan penimbunan, Preecha kembali ke SPBU tersebut dengan membawa mobil jenazah. Di dalamnya terdapat peti mati berisi jasad yang baru saja ia jemput dari rumah sakit, lengkap dengan tiga jeriken kosong yang biasa ia beli di sana.

    Di area parkir pompa bensin, ia membuka peti mati tersebut untuk menunjukkan bukti nyata jenazah di dalamnya. Kepada petugas, Preecha menjelaskan bahwa solar tersebut dibutuhkan secara mendesak untuk segera digunakan dalam ritual kremasi.

    Kepada wartawan, Preecha menjelaskan bahwa pihak keluarga almarhum telah setuju untuk segera melakukan kremasi karena keterbatasan biaya. Selain itu, pihak rumah sakit membutuhkan ruang penyimpanan untuk jenazah baru yang terus berdatangan, sementara opsi pemakaman tidak memungkinkan karena area pemakaman sedang dalam proses pembersihan oleh unit penyelamat setempat.

    Beruntung, ada seorang dermawan yang bersedia membiayai kebutuhan solar untuk prosesi tersebut. Setelah melihat langsung jenazah di dalam peti, petugas SPBU tampak berkonsultasi dengan manajer selama 1-2 menit sebelum akhirnya bersedia mengisi jeriken milik Preecha.

    Pengalaman Profesi yang Berbeda

    Preecha menuturkan bahwa ia telah menjalani profesi ini sejak 2005, jauh sebelum krematorium di kuilnya ditingkatkan dari berbahan bakar arang menjadi sistem elektrik bertenaga diesel.

    “Ini adalah pertama kalinya saya harus melakukan hal seperti ini,” katanya.

    “Saya paham mereka mencoba mencegah penimbunan, tetapi kami benar-benar membutuhkan bahan bakar untuk melaksanakan kremasi.” pungkas Preecha.

    Stok BBM di Thailand Jelang Songkran

    Krisis BBM yang berdampak ke masyarakat umum seperti yang dialami Preecha mencerminkan tantangan besar di lapangan, kontras dengan laporan mengenai kendaraan dan mesin yang juga kesulitan mendapatkan BBM.

    Menanggapi hal ini, Pemerintah Thailand memastikan stok BBM cukup untuk kebutuhan libur panjang Songkran melalui percepatan distribusi nasional. Songkran adalah perayaan Tahun Baru tradisional Thailand yang dirayakan setiap bulan April.

    Pada tahun ini, Perayaan Songkran dihelat dari Senin, 13 April hingga Rabu, 15 April 2026. Pemerintah Thailand sendiri telah menetapkan Songkran sebagai hari libur nasional resmi dengan durasi cukup panjang sekitar seminggu.

    Guna mengantisipasi libur panjang tersebut, Rachada Dhnadirek, asisten menteri di Kantor Perdana Menteri, menyatakan bahwa Perdana Menteri Anutin Charnvirakul telah memerintahkan penyaluran sekitar 7 juta liter BBM per hari kepada distributor grosir. Kebijakan ini dilakukan guna mengurangi antrean selama periode hari raya Songkran.

    Pemerintah juga menurunkan kewajiban cadangan BBM dari 3 persen menjadi 1 persen untuk mempermudah impor minyak olahan dari negara produsen seperti Brasil, Azerbaijan, dan Nigeria. Data menunjukkan sekitar 24 juta barel minyak dijadwalkan tiba di Thailand pada April ini untuk menutupi lonjakan permintaan perjalanan.

    Selain itu, otoritas keamanan seperti Departemen Investigasi Khusus (DSI) terus melakukan inspeksi mendadak, termasuk penggerebekan tiga lokasi penyimpanan ilegal di Saraburi yang menimbun lebih dari 31.000 liter bahan bakar tanpa izin.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    45 Soal Paket C Bahasa Indonesia Pilihan Ganda dengan Jawaban Tahun 2026

    By adm_imr3 April 20261 Views

    Kekacauan Kasus Amsal Sitepu, Konsep dan Editing Videografer Dihargai Nol Rupiah

    By adm_imr3 April 20261 Views

    KDM Perintahkan Pembangunan Trotoar Indah di Jabar, Ganti Kata Shelter Jadi “Pangiuhan”

    By adm_imr3 April 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Daftar Harga Tarif Listrik Per KWh April 2026 untuk Pelanggan Subsidi dan Non-Subsidi

    3 April 2026

    Hadiri Halalbihalal Muhammadiyah Jaksel, HNW: Perkuat Persaudaraan

    3 April 2026

    Amsal Sitepu Tersangkut Kasus Markup Proyek Video Desa, Kades Tak Pernah Diperiksa Inspektorat

    3 April 2026

    Sinyal Menakutkan Persebaya Surabaya Musim Depan Jika 6 Targetnya Terealisasi: 2 Posisi Kunci Kuat

    3 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026

    Buka Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Malang Tekankan Kolaborasi dan Pembangunan Inklusif

    31 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?