Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    3 alasan mengapa The Inner Circle 28 wajib ditonton pada 28 Agustus

    3 September 2026

    Siswa SDN 166 Bontorita Takalar jual bunga maulid dan tusuk telur, raup Rp780 ribu

    3 September 2026

    Kebakaran permukiman padat Batu Ceper, 880 warga terdampak dan 114 rumah ludes

    3 September 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Kamis, 3 September 2026
    Trending
    • 3 alasan mengapa The Inner Circle 28 wajib ditonton pada 28 Agustus
    • Siswa SDN 166 Bontorita Takalar jual bunga maulid dan tusuk telur, raup Rp780 ribu
    • Kebakaran permukiman padat Batu Ceper, 880 warga terdampak dan 114 rumah ludes
    • Bukan cuma perawatan, Wulan Guritno rajin olahraga agar awet muda, rutin tenis hingga angkat beban
    • Buka Bimtek Smart Science Indonesia, Safaruddin: Guru harus hadirkan metode pembelajaran kreatif
    • Peduli PAUD, Bupati Pasuruan Mas Rusdi raih Anugerah Adhi Bhakti HIMPAUDI
    • Igor Tolic Isyaratkan Persib Tak Akan Belanja Pemain Baru Meski Ramon Tanque and Dion Markx Pergi
    • Panduan Praktis Menjaga Privasi Data Pribadi dan Mengamankan Identitas Digital Anda
    • Fakta Santri Kerancunan MBG di Ponpes Sidoarjo,Pihak Pondok Sebut Murni Kesalahan SPPG
    • Warga Balangan Kalsel waswas, lahan bekas tambang batu bara di Desa Minduin keluarkan asap dan api
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Politik»Viral Injak Kepala Kerbau, Jokowi: Itu Adat, Jangan Dipolitisasi

    Viral Injak Kepala Kerbau, Jokowi: Itu Adat, Jangan Dipolitisasi

    adm_imradm_imr10 Juli 20263 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Penjelasan Jokowi tentang Ritual Injak Kepala Kerbau di Lampung

    Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi, akhirnya memberikan pernyataan resmi terkait polemik yang muncul setelah dirinya menginjak kepala kerbau saat menerima gelar kehormatan adat di Lampung. Peristiwa ini memicu berbagai narasi viral di media sosial, termasuk dugaan keterkaitan dengan politik atau simbolisasi tertentu.

    Jokowi menegaskan bahwa kehadirannya di Istana Kedatun Keagungan adalah murni untuk menghormati adat dan budaya lokal. Ia menyatakan bahwa ritual tersebut sudah dilakukan ratusan kali sejak lama dan bukanlah sesuatu yang baru atau dipolitisasi.

    “Kita harus menjaga kekayaan budaya Nusantara dari pengaruh politik praktis,” ujar Jokowi. Ia juga menekankan pentingnya menghargai kearifan lokal dan tidak mengaitkan segala hal dengan kepentingan politik.

    Ritual Adat yang Sudah Ada Sejak Lama

    Sambil tertawa ringan, Jokowi menjelaskan bahwa ritual injak kepala kerbau merupakan bagian dari tradisi adat yang sudah ada sejak ratusan tahun. Ia menilai bahwa narasi yang mengaitkan ritual tersebut dengan simbol banteng moncong putih sebagai logo Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) adalah hal yang tidak relevan dan tidak berdasar.

    “Ritual ini sudah dilakukan sejak lama, jadi jangan terlalu banyak spekulasi,” ujarnya. Ia berharap masyarakat dapat melihat ritual ini secara objektif sebagai bagian dari khazanah budaya Nusantara yang perlu dihormati.

    Tanggapan dari PDIP

    Beberapa anggota PDIP memberikan respons terhadap prosesi ini. Guntur Romli, Ketua DPP PDI Perjuangan, menyatakan bahwa ia tidak tahu pasti maksud dari ritual tersebut. Namun, ia menilai hewan dalam ritual adat seharusnya tetap mendapat perlakuan yang dihormati.

    “Kalau hewan dikurbankan, mereka harus dihormati, bukan diinjak seperti itu,” katanya. Ia juga membandingkan dengan tradisi lain yang lebih menghormati hewan kurban.

    Sementara itu, Komarudin Watubun, Ketua DPP PDI Perjuangan lainnya, mengatakan bahwa PDIP tidak perlu merespons karena kerbau bukanlah simbol partainya. Menurutnya, Jokowi kini bukan lagi bagian dari partai tersebut.

    Penjelasan dari PSI dan Tokoh Adat

    PSI juga memberikan penjelasan bahwa prosesi meletakkan kaki di atas kepala kerbau adalah bagian dari adat budaya Lampung. Bestari Barus, Ketua DPP PSI, menegaskan bahwa tindakan Jokowi tidak seharusnya ditafsirkan sebagai simbol politik.

    Tokoh adat Lampung Pepadun, Suttan Seghayo Dipuncak Nur Mawardi Harirama, menjelaskan makna ritual tersebut. Menurutnya, prosesi ini memiliki makna filosofis sebagai simbol pengendalian diri, bukan bentuk penghinaan terhadap hewan.

    Mawardi menambahkan bahwa penggunaan karpet merah di lokasi acara tidak memiliki kaitan dengan simbol politik tertentu. Ia menjelaskan bahwa karpet merah adalah bagian dari tata ruang adat di Kedaton Keagungan Lampung.

    Kesimpulan

    Jokowi menegaskan bahwa ritual injak kepala kerbau adalah bagian dari adat istiadat yang perlu dihormati. Ia meminta masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh narasi liar di media sosial dan lebih dewasa dalam memandang kearifan lokal.

    Dengan penjelasan dari berbagai pihak, baik dari PDIP, PSI, maupun tokoh adat, diharapkan masyarakat dapat memahami bahwa ritual ini adalah bagian dari warisan budaya yang perlu dijaga dan dihormati.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    JAKI & Forum Kota Berkah 2026, Jakarta Hadirkan Platform Digital untuk 200 Kota

    By adm_imr25 Agustus 20260 Views

    Target Utama Intensitas Tinggi! Bernardo Tavares Siap Menggemparkan Persebaya Surabaya di Thailand

    By adm_imr25 Agustus 20260 Views

    Ingin Tahu Siapa yang Bisa Dipercaya? Coba 7 Strategi Sederhana Ini!

    By adm_imr25 Agustus 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    3 alasan mengapa The Inner Circle 28 wajib ditonton pada 28 Agustus

    3 September 2026

    Siswa SDN 166 Bontorita Takalar jual bunga maulid dan tusuk telur, raup Rp780 ribu

    3 September 2026

    Kebakaran permukiman padat Batu Ceper, 880 warga terdampak dan 114 rumah ludes

    3 September 2026

    Bukan cuma perawatan, Wulan Guritno rajin olahraga agar awet muda, rutin tenis hingga angkat beban

    3 September 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?