Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Taj Yasin Jelajah SPBU Cek Ketersediaan BBM Jelang Lebaran

    13 Maret 2026

    Berkah Ramadan: Peci Tuban Ludes Pesanan hingga Luar Daerah

    13 Maret 2026

    Sopir Truk ODOL Tewaskan Pengendara di Tol Cipularang Jadi Tersangka, Pemilik Kendaraan Terancam?

    13 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Sabtu, 14 Maret 2026
    Trending
    • Taj Yasin Jelajah SPBU Cek Ketersediaan BBM Jelang Lebaran
    • Berkah Ramadan: Peci Tuban Ludes Pesanan hingga Luar Daerah
    • Sopir Truk ODOL Tewaskan Pengendara di Tol Cipularang Jadi Tersangka, Pemilik Kendaraan Terancam?
    • 5 Tips Pilih Toko Online untuk Belanja Aman dan Menyenangkan
    • Pertandingan Panjang 103 Menit, PSM Berhasil Imbangi Malut United 3-3
    • Cuaca Surabaya Hari Ini: Hujan dan Angin, Warga Diimbau Waspada
    • Kolaborasi Pemerintah dan Warga Jadi Kunci Sukses Program MBG Turunkan Stunting
    • Tips minum obat asam lambung saat puasa Ramadan
    • Harga Tiket Pesawat dan Kapal Laut Menjelang Lebaran 2026, Batik Air Palangka Raya-Jakarta Rp6.546.730
    • Ulasan Suzuki Access 125 Matte Black 2026: Desain Retro Modern dan Mesin Irit 125 cc
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Politik»Wasit Jadi Sorotan di Derby D’Italia, Petinggi Juventus: Tidak Bisa Diterima!

    Wasit Jadi Sorotan di Derby D’Italia, Petinggi Juventus: Tidak Bisa Diterima!

    adm_imradm_imr18 Februari 20262 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Protes Kuat dari Juventus terhadap Kinerja Wasit

    Juventus mengambil langkah yang tidak biasa dengan mengirimkan direktur Giorgio Chiellini dan Damien Comolli untuk menghadapi media, bukan pelatih Luciano Spalletti, menyusul kekalahan dramatis 3-2 dari Inter Milan. Kemarahan kubu Turin memuncak akibat kartu merah Pierre Kalulu jelang turun minum, di mana kartu kuning kedua diberikan meski tayangan ulang menunjukkan tidak ada kontak dengan Alessandro Bastoni.

    Chiellini dan Comolli melabeli kinerja wasit Federico La Penna sebagai “sama sekali tidak dapat diterima” dan “memalukan”. Mereka secara terbuka mendesak penunjuk wasit (designator), Gianluca Rocchi, untuk mempertimbangkan jabatannya, menegaskan bahwa kesalahan fatal yang terus berulang dalam pertandingan sebesar Derby d’Italia telah mencoreng citra sepakbola Italia di mata dunia.

    Krisis Kepercayaan Wasit

    Insiden ini menyoroti krisis kepercayaan sistemik terhadap standar perwasitan di Serie A. Juventus merasa dirugikan oleh protokol VAR saat ini yang melarang intervensi teknologi pada keputusan kartu kuning, sebuah celah aturan yang membuat pengusiran Kalulu tidak dapat dikoreksi meski terbukti salah di layar kaca.

    Protes Juventus menambah panjang daftar keluhan klub-klub top musim ini, setelah sebelumnya Daniele De Rossi, Gian Piero Gasperini, dan Antonio Conte juga menyuarakan ketidakpuasan serupa. Manajemen Bianconeri menegaskan bahwa infrastruktur perwasitan saat ini tertinggal jauh dari kualitas kompetisi dan menuntut perubahan radikal, bukan sekadar janji perbaikan.

    Chiellini dan Comolli Mengamuk

    “Kami tidak bisa bicara soal sepakbola setelah apa yang terjadi hari ini,” tegas Chiellini kepada Sky Sport Italia dengan nada tinggi. “Sesuatu yang benar-benar tidak dapat diterima terjadi hari ini, tidak peduli apakah itu menimpa kami atau orang lain. Mulai besok agaknya VAR harus berubah, karena tidak dapat diterima bahwa begitu banyak kesalahan terus terjadi bahkan dalam pertandingan besar seperti ini.”

    Mantan bek legendaris itu melanjutkan, “Kami sudah mencoba mengatakan sejak awal musim bahwa level wasit tidak memadai, dan sayangnya inilah tontonan yang kami tunjukkan kepada dunia hari ini. Ini terjadi pada banyak tim musim ini, kami harus berubah, kami tidak bisa terus menunda-nunda seperti yang selalu kami lakukan di sepakbola Italia.”

    Chiellini kemudian menargetkan Gianluca Rocchi secara langsung: “Jika Anda ingin memperjelasnya, sudah jelas bahwa kelompok wasit ini tidak bekerja dengan baik, jadi jika Rocchi terus mengatakan dia akan pergi, maka kita akan lihat sekarang apakah dia benar-benar pergi. Jelas La Penna tidak sanggup memimpin pertandingan ini.”

    Damien Comolli turut menambahkan pandangan klub dengan emosional: “Jelas, sebagai klub kami merasa hari ini sangat memalukan. Memalukan apa yang terjadi hari ini, dan kami merasakan hal yang kuat sebagai klub mulai dari kepemilikan, penggemar, pemain, hingga pelatih, ini tidak boleh terjadi lagi.”

    “Ini terjadi lagi dan lagi, lagi dan lagi, malam ini adalah ringkasan dari apa yang telah kami lihat musim ini. Untuk pertandingan seperti ini, dengan seluruh dunia menonton, ini sungguh memalukan,” keluh Comolli.

    “Sangat sulit menerima ketidakadilan seperti ini, sangat sulit. Kami harus mengatakan sesuatu. Saya tidak berbicara dengan para pemain, saya hanya mengatakan ‘kerja bagus’, mereka bertarung dengan sangat baik, tetapi saya rasa kita tidak bisa bicara soal sepakbola malam ini. Pelatih sangat frustrasi dan kecewa, ini benar-benar tidak dapat diterima,” pungkas Comolli.

    Celah Aturan VAR

    Saat diusir keluar, Kalulu sempat membuat gestur ‘VAR’ dengan tangannya, namun wasit video tidak bisa melakukan intervensi. Hal ini disebabkan oleh protokol IFAB saat ini yang melarang VAR meninjau insiden yang berujung pada kartu kuning, termasuk kartu kuning kedua yang menyebabkan kartu merah, sebuah aturan yang kini didesak untuk direvisi.

    Ketegangan ini sebenarnya sudah terbangun sejak pekan lalu, di mana Spalletti juga mengeluhkan standar wasit di Serie A dan Coppa Italia. Absennya Spalletti di hadapan media pasca-laga Inter vs Juventus adalah bentuk protes diam sekaligus strategi klub untuk membiarkan manajemen yang melancarkan “serangan” terhadap otoritas wasit.

    Menanti Respons Otoritas

    Tekanan kini berada di pundak Gianluca Rocchi dan Asosiasi Wasit Italia (AIA) untuk merespons tuntutan mundur dari Juventus. Otoritas sepakbola Italia dan IFAB mungkin akan dipaksa untuk mempercepat evaluasi aturan VAR, termasuk wacana memberikan pelatih hak untuk meminta tinjauan ulang (challenge) dalam jumlah terbatas.

    Sementara itu, Juventus harus menelan pil pahit kehilangan poin krusial dalam perburuan gelar dan kehilangan Kalulu untuk laga berikutnya. Manajemen berharap sikap keras mereka kali ini dapat menjadi katalisator perubahan nyata dalam standar kepemimpinan wasit di sisa musim kompetisi.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Pertandingan Panjang 103 Menit, PSM Berhasil Imbangi Malut United 3-3

    By adm_imr13 Maret 20261 Views

    Kabar Terbaru: Serangan Dahsyat Iran vs Amerika-Israel di Dubai dan Kilang Minyak Haifa

    By adm_imr13 Maret 202613 Views

    Pembaruan Perang Iran vs Amerika: Pantau Live CCTV dan Streaming, Trump Ancam Kekerasan

    By adm_imr13 Maret 2026125 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Taj Yasin Jelajah SPBU Cek Ketersediaan BBM Jelang Lebaran

    13 Maret 2026

    Berkah Ramadan: Peci Tuban Ludes Pesanan hingga Luar Daerah

    13 Maret 2026

    Sopir Truk ODOL Tewaskan Pengendara di Tol Cipularang Jadi Tersangka, Pemilik Kendaraan Terancam?

    13 Maret 2026

    5 Tips Pilih Toko Online untuk Belanja Aman dan Menyenangkan

    13 Maret 2026
    Berita Populer

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    Kabupaten Malang 28 Februari 2026

    Malang – Aparat dari Polres Malang mengungkap dugaan tindak pidana membuat dan menguasai bahan peledak…

    Kejari Kabupaten Malang Geledah Kantor Dispora, Dalami Dugaan Penyelewengan Dana Hibah KONI

    6 Februari 2026

    Jadwal MotoGP Thailand 2026 Live Trans7, Bagnaia Tunjukkan Tanda Bertahan

    1 Maret 2026

    Keluhan Pasien Poli Gigi Puskesmas Arjuno, Kadinkes Kota Malang Beri Penjelasan

    6 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?