Rombongan 12 Pejabat Pemkab Tulungagung Dibawa ke Jakarta oleh KPK
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah membawa sebanyak 12 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung ke Gedung Merah Putih Jakarta. Rombongan ini berangkat dari Polres Tulungagung setelah menjalani pemeriksaan maraton sejak Jumat malam terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang melibatkan Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo.
Rombongan diberangkatkan menggunakan bus berplat kuning AG 7064 US dengan kelambu tertutup. Bus tersebut dikawal oleh Satuan Lalu Lintas dan berangkat pada Sabtu pagi sekitar pukul 06.25 WIB. Sebelum menuju Jakarta, rombongan terlebih dahulu akan melewati Surabaya.
Daftar Nama-Nama yang Dibawa
Dari 12 nama yang dibawa, terdapat beberapa pejabat penting dan tokoh yang memiliki keterkaitan langsung dengan kasus OTT ini. Di antaranya adalah:
- Arif Effendi – Kabag Pemerintahan
- Jatmiko Dwijo Seputro – Adik kandung Bupati dan anggota DPRD
- Oki – Staf Bagian Umum Setda Kabupaten Tulungagung
- Makrus Mannan – Kabag Kesra
- Suyanto – Kepala Dinas Pertanian
- Hartono – Kepala Satpol PP
- Yulius Rama Isworo – Kabag Umum
- Erwin Novianto – Kepala Dinas PUPR
- Aris Wahyudiono – Kabag Prokopim
- Agus Prijanto Utomo – Kepala Bakesbangpol
- Yoga Dwi Ambal – Ajudan Bupati
- Dwi Hari Subagyo – Kepala BPKAD
Tidak Ikut dalam Rombongan
Beberapa pejabat ternyata tidak ikut dalam rombongan yang dibawa ke Jakarta. Informasi yang didapatkan menyebutkan bahwa Plt Sekda Kabupaten Tulungagung, Soeroto, serta tiga pejabat perempuan lainnya tidak hadir. Mereka adalah:
- Desi Lusiana Wardani – Kepala Dinas Kesehatan
- Zuhrotul Aini – Direktur RSUD dr Iskak
- Reni Prasetyawati – Kepala Dinas Sosial
Selain itu, Intan, staf Tata Pemerintahan, juga tidak ikut dalam rombongan. Ia hanya datang untuk mengantarkan barang untuk Kabag Pemerintahan, Arif Effendi.
Proses Pemeriksaan dan Pengawalan
Sebelum dibawa ke Jakarta, para pejabat ini telah menjalani pemeriksaan intensif oleh KPK sejak Jumat malam. Proses pemeriksaan ini dilakukan sebagai bagian dari penyelidikan terhadap OTT yang menjerat Bupati Tulungagung.
Bus yang digunakan dalam perjalanan ini dikawal oleh mobil Satuan Lalu Lintas. Kelambu yang terpasang di dalam bus membuat wajah-wajah para pejabat tidak terlihat dari luar. Hal ini dilakukan sebagai bentuk pengamanan dan privasi selama proses transportasi berlangsung.
Peran KPK dalam Kasus Ini
KPK memainkan peran utama dalam investigasi kasus korupsi yang melibatkan pejabat tinggi di Tulungagung. Penangkapan dan pemeriksaan terhadap 12 orang ini menunjukkan bahwa lembaga anti-korupsi ini sedang melakukan penelusuran lebih lanjut terkait dugaan tindakan ilegal yang dilakukan oleh pihak-pihak terkait.
Proses Transportasi ke Jakarta
Setelah sampai di Surabaya, rombongan akan dilanjutkan ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta. Proses transportasi ini dilakukan secara ketat untuk memastikan keamanan dan kelancaran proses hukum yang sedang berlangsung.







