Berita Populer Regional: Dari Kasus Pedagang Es Hingga Perampokan yang Menewaskan Bocah
Berikut rangkuman berita populer regional selama 24 jam terakhir, yang mencakup berbagai isu menarik dan menggemparkan masyarakat.
1. Suderajat, Pedagang Es Gabus Dituding Berbohong, Camat: Ada Gangguan Mental
Suderajat (49), pedagang es gabus asal Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kini menjadi sorotan setelah dituduh berbohong mengenai status rumahnya. Awalnya, ia sempat viral karena mendapat simpati dari masyarakat. Namun, kini ia dikritik karena dianggap memberikan informasi yang tidak jelas atau berubah-ubah.
Camat Bojonggede Tenny Ramdhani menyampaikan bahwa Suderajat diduga memiliki gangguan mental. Hal ini disebabkan oleh perubahan informasi yang diberikan Suderajat kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tentang status rumahnya. Dalam video yang tayang di kanal YouTube Dedi Mulyadi, Rabu (28/1/2026), Suderajat mengaku tinggal di kontrakan dengan biaya Rp800 ribu per bulan.
Namun, Ketua RW setempat menyatakan bahwa Suderajat telah tinggal selama 19 tahun di rumah yang dibelikan oleh orang tuanya. Sementara itu, Tenny menyebut bahwa Suderajat memang tinggal di kontrakan, bukan karena tidak memiliki rumah, melainkan karena rumahnya sedang diperbaiki lewat program bantuan Rutilahu.
2. Misteri Bocah 4 Tahun di Cilacap Tewas, Jasadnya Terbungkus Karung Dekat Septic Tank Rumah Tetangga
Penemuan jasad bocah perempuan berusia 4 tahun membuat geger warga di Kecamatan Cilacap Tengah, Jawa Tengah pada Jumat (30/1/2026) pagi. Jasadnya terbungkus kantung plastik hitam dan dimasukkan ke dalam karung, lalu disembunyikan di pojok kamar mandi dekat septic tank rumah kontrakan tetangganya.
Bocah malang tersebut dilaporkan hilang sejak Kamis (29/1/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Setelah keluarga membuat laporan kehilangan, satu kampung langsung bergerak melakukan pencarian. Akhirnya jasad korban ditemukan sekitar pukul 06.00 WIB oleh petugas kepolisian yang sejak sehari sebelumnya menyisir lokasi bersama warga.

3. Awal Mula Mbah Kirno Dikurung 20 Tahun di Kandang Besi, Dicap Sakti, Keluarga Ketakutan
Kasus orang dikurung mencerminkan persoalan struktural tentang kemiskinan, kesehatan mental, lemahnya perlindungan sosial, dan cara negara hadir dalam kehidupan warganya yang paling rentan. Di berbagai daerah, masih ditemukan kasus individu yang dikurung oleh keluarga atau lingkungan sekitar.
Alasan yang kerap muncul berulang yakni dianggap membahayakan, tidak mampu mengurus diri, atau karena keluarga tidak memiliki biaya maupun akses terhadap layanan kesehatan dan sosial. Praktik ini sering dibungkus dengan dalih “terpaksa”, namun pada akhirnya tetap melanggar hak asasi manusia yang dijamin oleh konstitusi.
Kejadian serupa dialami oleh pria lanjut usia (lansia) bernama Mbah Kirno (60), warga Dusun Gombak, Desa Temon, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Ia dikurung di sebuah kandang besi selama 20 tahun oleh keluarganya sendiri.

4. Pernyataan Hogi Minaya Usai Bebas dari Jeratan Hukum: Kini Tenang, Siap Kerja Lagi
Adhe Pressly Hogi Minaya alias Hogi Minaya akhirnya bisa bernapas lega setelah lima bulan menyandang status tersangka atas kasus tewasnya dua penjambret yang dipepetnya. Kejaksaan Negeri Sleman resmi menghentikan perkara tersebut dengan menerbitkan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKP2).
Kepala Kejaksaan Negeri Sleman, Bambang Yunianto, menyampaikan keputusan itu dalam konferensi pers, Jumat (30/1/2026). Penghentian perkara ini didasarkan pada Pasal 65 huruf m UU No. 20 Tahun 2025 tentang KUHAP serta Pasal 34 UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP.
Hogi mengaku lega setelah perjalanan panjang sejak September 2025 yang menguras tenaga dan pikiran. Ia menegaskan ingin membuka lembaran baru dan kembali bekerja seperti sedia kala.

5. Kronologi Perampokan Rumah Bos Sate Kambing di Boyolali, Bocah 6 Tahun Tewas di Kamar Mandi
Dalam sejumlah kasus perampokan di Indonesia, anak dan perempuan sering menjadi korban kekerasan. Kondisi mereka rentan karena tidak memiliki kemampuan melawan atau melindungi diri. Terlebih, pelaku perampokan membawa senjata tajam untuk beraksi.
Di Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah pada Kamis (29/1/2026), bocah berinisial AO (6) ditemukan tewas di kamar mandi rumahnya setelah rumah dirampok. Ibu korban, Daryanti mengalami luka di leher setelah disayat pelaku menggunakan senjata tajam. Diduga pelaku membawa kabur sepeda motor serta perhiasan.







