Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Daftar saham paling terkonsentrasi di BEI: BREN, RLCO, DSSA, AGII

    6 April 2026

    Niat Sholat Tabah: Tulisan Arab, Latin, dan Artinya Lengkap

    6 April 2026

    Mengintip Prospek Saham Kendaraan Listrik ASII, VKTR, dan IMAS di Tengah Isu BBM

    6 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Senin, 6 April 2026
    Trending
    • Daftar saham paling terkonsentrasi di BEI: BREN, RLCO, DSSA, AGII
    • Niat Sholat Tabah: Tulisan Arab, Latin, dan Artinya Lengkap
    • Mengintip Prospek Saham Kendaraan Listrik ASII, VKTR, dan IMAS di Tengah Isu BBM
    • Kru Kapal Nazila 05 yang Tenggelam di Perairan Utara Taliabu
    • Tekan BBM Tanpa WFH, DPRD Sidoarjo Dorong Transportasi Umum untuk ASN
    • Pencarian Bocah Hilang di DAM Colo Karanganyar, Relawan Sisir 4 Titik Air
    • Mensos Sosialisasi Digitalisasi Bansos di Kabupaten Malang untuk Data yang Lebih Akurat
    • 7 cara meningkatkan kesehatan usus, jangan lewatkan
    • Drama Ikan Lele Mentah MBG
    • Klasemen dan Top Skor Final Empat Proliga: Petrokimia dan Popsivo Incar JEP, Voronkova Meledak
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Olahraga»KONI Umumkan 23 Cabang Olahraga Tanding di NTT untuk PON 2028

    KONI Umumkan 23 Cabang Olahraga Tanding di NTT untuk PON 2028

    adm_imradm_imr16 Februari 20263 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Persiapan PON 2028 di NTT

    Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) telah mengumumkan bahwa sebanyak 23 cabang olahraga akan dipertandingkan dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Hal ini menjadi bagian dari persiapan yang dilakukan oleh KONI NTT untuk memastikan pelaksanaan PON berjalan dengan lancar dan sukses.

    Sekretaris KONI NTT, Alfonsus Theodorus, menjelaskan bahwa NTT memiliki target untuk meraih 37 medali emas dan masuk 10 besar dalam PON tersebut. Angka ini didasarkan pada data dari PON sebelumnya, di mana diperlukan sekitar 20 hingga 22 cabang olahraga agar bisa mencapai peringkat 10 besar.

    “Angka emas itu main di 20 sampai 22 (cabang olahraga) kalau mau masuk 10 besar,” ujar Alfonsus, Kamis (12/2/2026).

    Selain itu, KONI NTT juga melakukan rapat konsolidasi bersama cabang olahraga yang memiliki peluang tinggi meraih medali emas. Rapat ini merupakan tindak lanjut dari rapat perdana pengurus KONI NTT sebelumnya. Dalam rapat tersebut, disusun rencana strategis agar masing-masing cabor dapat mempersiapkan diri secara optimal menuju PON 2028.

    Rencananya, dari 23 cabor yang dipertandingkan, akan disebar di seluruh wilayah NTT. Misalnya, sepak bola putra direncanakan digelar di Kota Kupang, sedangkan sepak bola putri akan diadakan di Kabupaten Ende. Perencanaan ini telah disampaikan ke KONI Pusat dan akan didiskusikan dengan pihak daerah agar ada kesiapan anggaran APBD untuk mendukung pelaksanaan, terutama dalam hal persiapan sarana.

    “Pak Ketum menginginkan supaya dari 23 cabor yang di kita itu. Kita sudah punya mapping tersebar di NTT,” katanya.

    Di sisi lain, Provinsi NTB sebagai tuan rumah bersama akan mempertandingkan 24 cabor. Salah satu cabor, yaitu atletik, kemungkinan akan digelar di Jakarta karena minimnya sarana dan biaya pelaksanaan yang cukup besar di NTT. Meski demikian, penamaan cabor tetap berasal dari NTT dan NTB sebagai tuan rumah PON tahun 2028.

    “Ada satu cabor yang kita geser mainkan di Jakarta, akuatik karena dari sisi pembiayaan cukup besar sekali, sarana prasarananya,” ujar Alfonsus.

    Selain itu, cabor seperti angkat besi, tenis meja, dan selancar juga telah direncanakan untuk digelar di beberapa kabupaten. Alfonsus menyatakan bahwa pihaknya akan segera memanggil dan memberi informasi kepada KONI kabupaten untuk segera merumuskan rencana.

    Venue dan Pengembangan Stadion Oepoi

    KONI NTT telah meninjau beberapa venue di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang untuk pertandingan beberapa cabor. Venue yang ditinjau antara lain Grha Poltekkes Kupang, lapangan Unkris Kupang untuk pertandingan badminton dan volly, asrama haji, serta lapangan cricket di Kabupaten Kupang yang bisa digunakan untuk gaet ball.

    “Nanti kita akan diskusi supaya ada pemerataan dengan Kabupaten sehingga PON ini bukan hanya sukses prestasi tapi sukses penyelenggaraan, sukses juga ekonomi dan tertopang oleh pariwisatanya,” ujarnya.

    Salah satu proyek penting adalah pengembangan Stadion Oepoi. Saat ini, kapasitas stadion ini akan ditingkatkan dari 10 ribu orang menjadi 25 ribu orang. Pengembangan ini membutuhkan dana sebesar Rp 168 miliar dari APBN. Selain kapasitas, pengembangan ini juga mencakup lintasan bagi cabor atletik, sepakbola, area parkir, hingga ruang UMKM.

    Pemerintah Provinsi NTT telah menyurati Kementerian Pemuda dan Olahraga. Koordinasi akan terus dilakukan oleh KONI NTT. Secara desain, pemerintah telah memiliki gambaran secara umum.

    Sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto, tidak ada lagi pembangunan venue baru saat PON. Oleh karena itu, KONI NTT hanya melakukan pengembangan pada sarana yang sudah ada, termasuk di Stadion Oepoi.

    “Ini akan diskusi supaya dalam waktu dekat optimalkan Stadion Oepoi supaya direncanakan pembukaan di situ nanti,” katanya.

    Setelah penyelenggaraan PON, Stadion Oepoi akan dikelola oleh UPT sarana prasarana dari Dinas Pemuda dan Olahraga. Instansi ini akan menjaga fasilitas tersebut, sehingga bisa menghasilkan pendapatan asli daerah (PAD) yang dapat digunakan untuk merawat fasilitas tersebut.




    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Klasemen dan Top Skor Final Empat Proliga: Petrokimia dan Popsivo Incar JEP, Voronkova Meledak

    By adm_imr6 April 20264 Views

    Musim Balap 2026: Dewa United Umumkan Pembalap dan Mobil Baru

    By adm_imr5 April 20261 Views

    Arema FC Cari Pengganti Dalberto dan Joel Vinicius di Lini Depan, Tampil Pincang Hadapi Malut United

    By adm_imr5 April 202621 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Daftar saham paling terkonsentrasi di BEI: BREN, RLCO, DSSA, AGII

    6 April 2026

    Niat Sholat Tabah: Tulisan Arab, Latin, dan Artinya Lengkap

    6 April 2026

    Mengintip Prospek Saham Kendaraan Listrik ASII, VKTR, dan IMAS di Tengah Isu BBM

    6 April 2026

    Kru Kapal Nazila 05 yang Tenggelam di Perairan Utara Taliabu

    6 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026

    Buka Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Malang Tekankan Kolaborasi dan Pembangunan Inklusif

    31 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?