Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Pilih HP Android Mewah Tanpa Boros: 5 Rekomendasi Terbaik 2026!

    16 Februari 2026

    Pandangan: Bayi Tertangkap dalam Bisnis, Tragedi Perdagangan Anak-anak

    16 Februari 2026

    5 Karakter JJK yang Terselamatkan Teknik Cursed Balik

    16 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Senin, 16 Februari 2026
    Trending
    • Pilih HP Android Mewah Tanpa Boros: 5 Rekomendasi Terbaik 2026!
    • Pandangan: Bayi Tertangkap dalam Bisnis, Tragedi Perdagangan Anak-anak
    • 5 Karakter JJK yang Terselamatkan Teknik Cursed Balik
    • Isradi Zainal, Rektor Universitas Balikpapan 2026-2030, Tokoh Nasional Berpengaruh Global
    • Gambar Kaligrafi Sederhana dan Indah: Inspirasi Seni Berarti
    • Wayan Koster Kritik Airbnb: Jika Tidak Patuh, Keluarkan dari Daftar
    • Cek Harga dan Spesifikasi Neta V-ii 2024 Bekas, Pilihan SUV Listrik
    • Pemerintah Keluarkan Surat Edaran Pembelajaran Selama Ramadan, Ini Skemanya
    • Ketum Jakmania Minta Mauricio Souza Optimalkan Pemain Baru Usai Kalah dari Arema FC
    • Mencicipi Menu Pasar Bedug di Kafe Modern untuk Berbuka Puasa
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Olahraga»KONI Umumkan 23 Cabang Olahraga Tanding di NTT untuk PON 2028

    KONI Umumkan 23 Cabang Olahraga Tanding di NTT untuk PON 2028

    adm_imradm_imr16 Februari 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Persiapan PON 2028 di NTT

    Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) telah mengumumkan bahwa sebanyak 23 cabang olahraga akan dipertandingkan dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Hal ini menjadi bagian dari persiapan yang dilakukan oleh KONI NTT untuk memastikan pelaksanaan PON berjalan dengan lancar dan sukses.

    Sekretaris KONI NTT, Alfonsus Theodorus, menjelaskan bahwa NTT memiliki target untuk meraih 37 medali emas dan masuk 10 besar dalam PON tersebut. Angka ini didasarkan pada data dari PON sebelumnya, di mana diperlukan sekitar 20 hingga 22 cabang olahraga agar bisa mencapai peringkat 10 besar.

    “Angka emas itu main di 20 sampai 22 (cabang olahraga) kalau mau masuk 10 besar,” ujar Alfonsus, Kamis (12/2/2026).

    Selain itu, KONI NTT juga melakukan rapat konsolidasi bersama cabang olahraga yang memiliki peluang tinggi meraih medali emas. Rapat ini merupakan tindak lanjut dari rapat perdana pengurus KONI NTT sebelumnya. Dalam rapat tersebut, disusun rencana strategis agar masing-masing cabor dapat mempersiapkan diri secara optimal menuju PON 2028.

    Rencananya, dari 23 cabor yang dipertandingkan, akan disebar di seluruh wilayah NTT. Misalnya, sepak bola putra direncanakan digelar di Kota Kupang, sedangkan sepak bola putri akan diadakan di Kabupaten Ende. Perencanaan ini telah disampaikan ke KONI Pusat dan akan didiskusikan dengan pihak daerah agar ada kesiapan anggaran APBD untuk mendukung pelaksanaan, terutama dalam hal persiapan sarana.

    “Pak Ketum menginginkan supaya dari 23 cabor yang di kita itu. Kita sudah punya mapping tersebar di NTT,” katanya.

    Di sisi lain, Provinsi NTB sebagai tuan rumah bersama akan mempertandingkan 24 cabor. Salah satu cabor, yaitu atletik, kemungkinan akan digelar di Jakarta karena minimnya sarana dan biaya pelaksanaan yang cukup besar di NTT. Meski demikian, penamaan cabor tetap berasal dari NTT dan NTB sebagai tuan rumah PON tahun 2028.

    “Ada satu cabor yang kita geser mainkan di Jakarta, akuatik karena dari sisi pembiayaan cukup besar sekali, sarana prasarananya,” ujar Alfonsus.

    Selain itu, cabor seperti angkat besi, tenis meja, dan selancar juga telah direncanakan untuk digelar di beberapa kabupaten. Alfonsus menyatakan bahwa pihaknya akan segera memanggil dan memberi informasi kepada KONI kabupaten untuk segera merumuskan rencana.

    Venue dan Pengembangan Stadion Oepoi

    KONI NTT telah meninjau beberapa venue di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang untuk pertandingan beberapa cabor. Venue yang ditinjau antara lain Grha Poltekkes Kupang, lapangan Unkris Kupang untuk pertandingan badminton dan volly, asrama haji, serta lapangan cricket di Kabupaten Kupang yang bisa digunakan untuk gaet ball.

    “Nanti kita akan diskusi supaya ada pemerataan dengan Kabupaten sehingga PON ini bukan hanya sukses prestasi tapi sukses penyelenggaraan, sukses juga ekonomi dan tertopang oleh pariwisatanya,” ujarnya.

    Salah satu proyek penting adalah pengembangan Stadion Oepoi. Saat ini, kapasitas stadion ini akan ditingkatkan dari 10 ribu orang menjadi 25 ribu orang. Pengembangan ini membutuhkan dana sebesar Rp 168 miliar dari APBN. Selain kapasitas, pengembangan ini juga mencakup lintasan bagi cabor atletik, sepakbola, area parkir, hingga ruang UMKM.

    Pemerintah Provinsi NTT telah menyurati Kementerian Pemuda dan Olahraga. Koordinasi akan terus dilakukan oleh KONI NTT. Secara desain, pemerintah telah memiliki gambaran secara umum.

    Sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto, tidak ada lagi pembangunan venue baru saat PON. Oleh karena itu, KONI NTT hanya melakukan pengembangan pada sarana yang sudah ada, termasuk di Stadion Oepoi.

    “Ini akan diskusi supaya dalam waktu dekat optimalkan Stadion Oepoi supaya direncanakan pembukaan di situ nanti,” katanya.

    Setelah penyelenggaraan PON, Stadion Oepoi akan dikelola oleh UPT sarana prasarana dari Dinas Pemuda dan Olahraga. Instansi ini akan menjaga fasilitas tersebut, sehingga bisa menghasilkan pendapatan asli daerah (PAD) yang dapat digunakan untuk merawat fasilitas tersebut.




    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Ketum Jakmania Minta Mauricio Souza Optimalkan Pemain Baru Usai Kalah dari Arema FC

    By adm_imr16 Februari 20260 Views

    Pelatih Semen Padang Waspadai Gabi, Antonic Sebut Arema Berbeda

    By adm_imr15 Februari 20267 Views

    Berita Arema FC Terkini: Misi Walisson Maia Tampil Penuh Lawan Semen Padang

    By adm_imr15 Februari 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Pilih HP Android Mewah Tanpa Boros: 5 Rekomendasi Terbaik 2026!

    16 Februari 2026

    Pandangan: Bayi Tertangkap dalam Bisnis, Tragedi Perdagangan Anak-anak

    16 Februari 2026

    5 Karakter JJK yang Terselamatkan Teknik Cursed Balik

    16 Februari 2026

    Isradi Zainal, Rektor Universitas Balikpapan 2026-2030, Tokoh Nasional Berpengaruh Global

    16 Februari 2026
    Berita Populer

    Kejari Kabupaten Malang Geledah Kantor Dispora, Dalami Dugaan Penyelewengan Dana Hibah KONI

    Kabupaten Malang 6 Februari 2026

    Kabupaten Malang– Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Malang menggeledah Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten…

    Keluhan Pasien Poli Gigi Puskesmas Arjuno, Kadinkes Kota Malang Beri Penjelasan

    6 Februari 2026

    Kabar Transfer: AC Milan Beralih dari Vlahovic ke Striker Nomor 9

    9 Februari 2026

    Unduh Jadwal Imsakiyah Ramadan 2026, Lengkap Muhammadiyah dan Kemenag

    8 Februari 2026
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?